Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29746 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ambar Wahdini; Pemb. Ede Surya Darmawan; Penguji: Mieke Savitri, Edi Margono
S-5262
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ervina Riyanti; Pemb. Amal Chalik Sjaaf; Penguji: Mieke Savitri, Yenny Zilfa
S-5323
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Masfufah; Pem. Ede Surya Darmawan; Penguji: Mieke Savitri, Armyn Effendi
S-4997
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hardini Putri ZZ; Pemb. Ronnie Rivany; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Ratnawati Soekarno
S-5276
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sonia Kartika Hapsari; Pemb. Ede Surya Darmawan; Penguji: Mieke Savitri, Ketut Sudarsana
S-5248
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Astri Syativa; Pem. Agustin Kusumayati; Penguji: I Made Djaja, Alamsyah
S-4985
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ryanti Oktafiani; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Dewi Damayanti
Abstrak: ABSTRAK Penelitian ini membahas mengenai gambaran kinerja UPT Puskesmas Kecamatan Cinere Depok pada Program Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue (P2DBD).Angka Bebas Jentik (ABJ) Kecamatan Cinere pada tahun 2016 sebesar 97,91% adalah yang tertinggi dibandingkan dengan kecamatan laindi Kota Depok dan telah melampaui target yang ditetapkan yaitu ≥ 95%. Jumlah kasus DBD di Kecamatan Cinere pada tahun 2016 sebesar 2016 sebesar 59 kasus adalah yang terendah dibandingkan dengan kecamatan lain di Kota Depok. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap para informan yang terlibat dalam P2DBD serta telaah dokumen.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kinerja UPT Puskesmas Kecamatan Cinere menggunakan metode Malcolm Baldrige, sehingga hal-hal yang sudah baik dapat menjadi pembelajaran dan diadopsi oleh puskesmas lain. Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan; perencanaan program; fokus pelanggan; manajemen pengukuran,analisis, dan pengetahuan; fokus sumber daya manusia, manajemen proses dan hasil secara keseluruhan sudah baik. Setiap kriteria telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan pada petunjuk teknis pelaksanaan dan di integrasikan satu sama lain. Kata kunci: P2DBD, Malcolm Baldrige, Pelaksanaan program This study discusses about an overview of the performance UPT Puskesmas Kecamatan Cinere Depok on Dengue Hemorrhagic Disease Control Program (P2DBD). Larva Free Rate/Angka Bebas Jentik (ABJ) Cinere in 2016 of 97.91% is the highest compared to other sub-districts in Depok City and has exceeded the set target of ≥ 95%. The number of cases of dengue fever in Cinere in 2016 by 2016 of 59 cases is the lowest compared to other sub-districts in Depok City. This research is a qualitative research with in-depth interview method to the informants involved in P2DBD and document review. The purpose of this research is to know the performance of UPT Puskesmas Kecamatan Cinere using Malcolm Baldrige method, so that things that have good can become learning and adopted by other. The results showed that leadership; program planning; customer focus; measurement, analysis, and knowledge management; workforce focus, operations focus and overall results are good. Each criterion has been implemented in accordance with the provisions of the implementation technical guidelines and integrated with each other. Key words: P2DBD, Malcolm Baldrige, Program Implementation
Read More
S-9797
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Laksmi, Ida Ayu Kadek Ratih Prisma; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Puput Oktamianti, Elfia
Abstrak: Berdasarkan hasil Riskesdas 2013, DKI Jakarta memiliki prevelensi Tuberkulosis Paru tertinggi diantara provinsi di Indonesia yaitu sebesar 0.06%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran proses pelaksanaan kegiatan program pengendalian Tuberkulosis di Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode wawancara mendalam kepada informan yang terkait dalam program pengendalian Tuberkulosis di Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan Tahun 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan pelaksanaan kegiatan penemuan pasien TB dilakukan oleh petugas TB secara pasif maupun aktif, diantaranya kegiatan penyuluhan, penjaringan pasien dengan investigasi kontak serumah, skrinning pasien yang memiliki gejala-gejala Tuberkulosis. Kegiatan pengobatan Tuberkulosis dilakukan setelah pemeriksaan dahak, penegakkan diagnose dan pemberian OAT dengan dosis yang sesuai kebutuhan pasien serta pengawasan selama pengobatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan kegiatan dalam program pengendalian TB sudah dilakukan dengan berbagai cara dan sumber daya yang sudah cukup memadai. Kesadaran dan stigma yang ada pada masyarakat menjadi tantangan dalam melakukan kegiatan penemuan pasien TB dan pengobatan Tuberkulosis.
Read More
S-10136
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lyda Amalia; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Yovsyah, Dwi Sulistyowati
Abstrak: HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, karena terus terjadi peningkatan kasus setiap tahunnya. Berdasarkan Infodatin AIDS 2016, bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan jumlah kasus HIV tertinggi. Dari tahun 2014 sampai tahun 2016, terjadi peningkatan insiden HIV di Puskesmas Kecamatan Tanah Abang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui determinan yang berhubungan dengan status HIV/AIDS pasien di Poli VCT (Voluntary Counselling and Testing) Puskesmas Kecamatan Tanah Abang Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari data pasien di Poli VCT yang sudah terinput ke SIHA (Sistem Informasi HIV dan AIDS) pada bulan Januari sampai Desember tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel seluruh pasien di Poli VCT yang memenuhi kriteria inklusi. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel adalah 1229 sampel. Penelitian dilakukan pada bulan April sampai Mei tahun 2018 di Puskesmas Kecamatan Tanah Abang. Analisis dalam penelitian ini adalah univariat, bivariat dan stratifikasi. Hasil analisis menunjukan variabel yang berhubungan bermakna dengan status HIV/AIDS adalah jenis kelamin (P= 0,000), tingkat pendidikan (P= 0,007), pekerjaan (P= 0,025), status perkawinan (P= 0,009 dan P=0,022), status penyakit sifilis (P= 0,000), hubungan anal seks berisiko (P= 0,032), dan bergantian peralatan suntik (P= 0,000). Variabel jenis kelamin merupakan variabel confounding pada hubungan vagina seks berisiko dengan status HIV/AIDS (P-Interaksi= 0,371 , Perubahan PR= 11,36%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, status perkawinan, status penyakit sifilis, hubungan anal seks berisiko, bergantian peralatan suntik dengan status HIV/AIDS, dan jenis kelamin merupakan variabel confounding pada hubungan vagina seks berisiko dengan status HIV/AIDS.
Kata Kunci : Pasien di Poli VCT; Determinan HIV/AIDS, Status HIV/AIDS

HIV/AIDS is a serious public health problem because its incidence continues to raise each year. Based on AIDS Infodatin 2016, it is found that DKI Jakarta is the province with the highest number of HIV cases. Since 2014 to 2016, there is an increased of incidence of HIV in Primary Health Center Tanah Abang. The purpose of this study is to know the determinants related to HIV / AIDS patients status at VCT (Voluntary Counseling and Testing) Primary Health Center Tanah Abang in 2017. This study used a secondary data derived from patient data in Polyclinic VCT which had been computed to SIHA (System Information on HIV and AIDS) from January to December 2017. This study used a crosssectional design with a sample of all patients in VCT Polyclinic who met the inclusion criteria. The sampling method used is total sampling with total sample is 1229 samples. The study was conducted from April to May 2018 at Primary Health Center Tanah Abang. The analysis in this study is univariate, bivariate and stratification. The results of the analysis showed significant variables with HIV/AIDS status were sex (P = 0,000), education level (P = 0.007), occupation (P = 0.009), marital status (P = 0.009 and P = 0.022), syphilis status (P = 0.000), risky anal sex relationship (P = 0.032), and sharing injection equipment (P = 0,000). Sex variables are confounding variables in risky vaginal sex relationship with HIV/AIDS status (P-Interaction = 0.371, PR change = 11.36%). This study concluded that there is a relationship between sex, education level, occupation, marital status, syphilis status, risky anal sex relationship, sharing injection equipment with HIV/AIDS status, and sex is a confounding variable on risky vaginal sex relationship with status HIV/AIDS.
Keywords: VCT Patients; Determinants of HIV/AIDS; HIV/AIDS Status
Read More
S-9869
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yudaningrum Widayanto; Pembimbing: Fahmi D. Saifuddin
T-140
Depok : FKM UI, 1987
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive