Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34185 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Yusi Mutia A; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Adi Sasongko, Yani Mulyani
S-5300
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuli Luthfiana; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Kurniawan
S-7124
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mardiah Hayati; Pembimbing: Endah Wuryaningsih; Penguji: Anwar Hasan, Sarining Rahajoe
S-5498
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Melinda Siahaan; Pembimbing: Tri Krianto, Luknis Sabri
T-1576
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Octaryana; Pembimbing: Ratna Djuwita Hatma; Penguji: Tri Yunis Miko, Trio Toufik Edwin
Abstrak: Jumlah kasus AIDS di Indonesia semakin meningkat, sampai periode Juni2013 sebesar 43.667 kasus. ABK merupakan mobile migrant population yangmemiliki perilaku seksual berisiko HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuanmengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksualberisiko terkait HIV/AIDS pada ABK di Poliklinik KKP Kelas I Tanjung Priok.Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain penelitian yaitucross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ABK yangmelakukan kegiatan Medical Check Up (MCU) di poliklinik KKP Tanjung Priok.Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ABK yang melakukan kegiatanMCU dengan kriteria inklusi berjenis kelamin laki-laki, masa kerja minimal 3bulan, WNI, dan menandatangani informed consent. Hasil penelitianmenunjukkan 30,7% ABK memiliki perilaku seksual berisiko terkait HIV/AIDS.Karakteristik ABK terbanyak pada umur >30 tahun (56,7%), menikah (59,3%),pendidikan terakhir SMP keatas (78,7%), pulang ke daerah asal kurang dari 9bulan sekali (78,7%), lama berlabuh ≤ 3 hari (59,3%), usia seks pertama >21tahun (51,3%), tingkat pengetahuan kurang (53,3%), sikap negatif (54,7%), dankurang terpapar informasi HIV/AIDS (56,7%). Faktor-faktor yang secara statistikmemiliki hubungan dengan perilaku seksual berisiko adalah status pernikahan,pendidikan, frekuensi pulang ke daerah asal, lama berlabuh, usia seks pertama,pengetahuan, sikap dan keterpaparan media informasi. Sehingga perlu diberikanKIE mengenai HIV/AIDS dan penggunaaan kondom yang berkesinambungan serta penyediaan ATM kondom.Kata Kunci : Perilaku seksual berisiko, HIV/AIDS, ABK
The number of AIDS cases in Indonesia has increased, until the period ofJune 2013 amounted to 43.667 cases. The crew of ship is a mobile migrantpopulation who have HIV/AIDS-risk sexual behaviors. This research aims to havedescription of the factors correlation with risk sexual behavior related toHIV/AIDS in the crew at the Polyclinic of Port Health Office Class I of TanjungPriok. This research is an observational research using cross-sectional designstudy. Research population was entire the crew that have Medical Check Up(MCU) in the Polyclinic of Port Health Office Class I of Tanjung Priok. Researchsample was partially of the crew that have Medical Check Up (MCU) withinclusion criteria male, work period at least 3 months, Indonesian, and signedinformed consent. The result showed 30,7% of the crew have HIV/AIDS-risksexual behavior. Most of the crew characteristic are above 30 years old (56,7%),get married (59,3%), educational grade over junior high school (78,7%), back totheir hometown less than once in 9 months (78,7%), longer anchore less than 3days (59,3%), age of first sex in over 21 years old (51,3%), level of knowledgelow (53,3%), negative demeanor (54,7%), and less exposure to HIV/AIDSinformation (56,7%). The factors that are statistically have correlation with risksexual behavior was marital status, education, frequency back to their hometown,longer anchored, age of first sex, knowledge, attitudes and media exposureinformation. So that needs to be given information, education and communicationabout HIV/AIDS and sustainable use of condoms and provision of condoms ATM.Keywords : risky sexual behavior, HIV/AIDS, the crew.
Read More
S-8531
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Mega A. Agus; Pembimbing: Soedarto Ronoatmodjo; Penguji: Renti Mahkota, Nunuk Agustina
S-8445
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Diany Teksa Maharani; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Yovsyah, Nurjannah Sulaiman
Abstrak: Proyeksi pada tahun 2030 adalah terjadinya penurunan terhadap angka kematian akibat penyakit menular pada populasi di dunia, sedangkan penyakit akibat HIV/AIDS akan mengalami peningkatan yang jumlahnya dipengaruhi oleh aksesibilitas masyarakat terhadap pengobatan ARV dan upaya pencegahan penularan HIV/ AIDS. Kelompok paling rentan rentan terhadap infeksi HIV adalah usia muda. Banyak usia muda terlibat dalam perilaku seksual berisiko karena pengambilan perilaku berisiko pada kelompok ini. Di antara LSL muda, tingkat infeksi HIV yang tinggi disebabkan oleh perilaku seks berisiko. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor perilaku seks berisiko HIV/ AIDS pada LSL usia muda yakni 15-24 tahun. Faktor risiko meliputi usia, pendidikan, pengetahuan, keterpajanan informasi kesehatan, usia hubungan seks pertama, layanan tes HIV, layanan kesehatan lain, konsumsi alkohol, dan konsumsi NAPZA. Penelitian menggunakan data sekunder STBP 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah kros seksional dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji kai kuadrat α = 0,05. Hasil didapatkan terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan (p value=0,001; PR=1,4; CI=1,3-2,5), layanan tes HIV (p value=0,000; PR=1,7; CI=2,0-3,4), layanan pencegahan lain (p value=0,000; PR=1,6; CI=1,9-3,2), dan konsumsi alkohol (p value=0,009; PR=1,2; CI=1,1-1,8) dengan perilaku seks berisiko HIV/ AIDS.
Kata Kunci: perilaku seks berisiko HIV/ AIDS, usia muda, LSL

The projection in 2030 is decreased number of deaths from infectious diseases in the world's population, while diseases caused by HIV / AIDS will increase is influenced by public accessibility to ARV treatment and efforts to prevent transmission of HIV / AIDS. The most vulnerable group vulnerable to HIV infection are young people. Many young people engage in risky sexual behavior because of risky behaviors decision in this group. Among young MSM, high rates of HIV infection are caused by risky sexual behavior. The purpose of this study is to determine the factors of risky sexual behavior of HIV/ AIDS in young MSM age 15-24 years. Risk factors include age, education, knowledge, exposure to health information, age of first sex, HIV testing service, other health service, alcohol consumption, and drug consumption. The study utilize secondary STBP 2018 data. The research design use cross sectional with univariate and bivariate analyzes with chi square test α = 0.05. The results show that there are significant relationship between knowledge (p value=0,001; PR=1,4; CI=1,3-2,5); HIV test service (p value=0,000; PR=1,7; CI=2,0-3,4), other health service prevention (p value=0,000; PR=1,6; CI=1,9-3,2), and alcohol consumption (p value=0,009; PR=1,2; CI=1,1-1,8) with risky sexual behavior of HIV / AIDS.
Keywords: HIV/ AIDS risky sexual behavior, young age, MSM
Read More
S-10311
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ginto Saputra; Pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Anwar Hassan, Sri Nowo Retno
S-5520
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bayu Firmansyah; Pembimbing: Endah Caroline Wuryaningsih; Penguji: Evi Martha, Anwar Hassan, Bambang Sutrisna; Morina Klara
Abstrak: Perilaku Pencegahan HIV-AIDS adalah semua hal yang berhubungan dengan aktifitas untuk mencegah terinfeksi HIV-AIDS. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan gambaran mendalam mengenai perilaku pencegahan HIV-AIDS pada Kelompok Berisiko Tinggi di Kabupaten Cianjur dengan menggali informasi mengenai sosiodemografi, self efficacy dan ketersediaan fasilitas.Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan disain Rapid Assesment Procedures (RAP) dengan menggunakan analisa isi.Informan kelompok berisiko tinggi pada penelitian ini sebagian besar berada pada usia produktif, berpendidikandasar, dengan lama menjadi kelompok berisiko tinggi antara 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun, dan tidak mempunyai pekerjaan lain. Adapun status perkawinan pada informan berisiko tinggi terdiri dari janda, belum menikah dan menikah.Semua informan kelompok berisiko tinggi pada penelitian ini mempunyai persepsi yang salah terutama mengenai penggunaan kondom dan mengenai HIV-AIDS.Informan kelompok berisiko tinggi masih ada yang belum terpapar penyuluhan dan belum melakukan VCT secara rutin.
Read More
T-4223
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ghea Sugiharti; Pembimbing: Tri Yunis Miko Wahyono; Penguji: Mieke Savitri, Yovsyah, Emah Rohaemah
T-5477
Depok : FKM UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive