Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39773 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Lenni Hernawati; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Nabilah Abdurrahman
s-5531
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Ansori; Pembimbing: Ratna Djuwita; Penguji: Lukman Hakim Tarigan, Endang Laksminingsih Achadi, Dien Sanyoto Besar, Kirana Pritasari
Abstrak:

Bayi umur 4 - 6 bulan mulai mendapatkan makanan pendamping ASI (MP-AS1) secara bertahap, disamping masih tetap mendapat ASI. Pada masa ini kekebalan anak yang didapat secara pasif dari ibunya mulai menurun, sementara bayi mulai mendapatkan makanan yang kurang mencukupi dari kebutuhannya. Beberapa basil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi KEP pada bayi lebib dari 15% berdasarkan indeks status gizi (BB/U). Hal ini menunjukkan bahwa masalah gizi pada bayi merupakan hal yang serius yang perlu segera ditangani.Penelitian ini menganalisis data sekunder dari Penelitian " Pola menyusui, Usia penyapihan dan Pemberian MP-ASI dalam Kaitannya dengan Status Gizi Batita (6 - 36 bulan) Di Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Mir Sumatera Selatan Tabun 2001". Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh tentang kekuatan hubungan umur pertama kali pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi. Pada penelitian ini desain yang digunakan adalah cross sectional (potong lintang). Sampel adalah bayi umur 6 - 12 bulan yang mendapatkan ASI. Analisis yang digunakan adalah univariat, bivariat dan multivariat_Hasil penelitian didapatkan bahwa prevalensi KEP sebesar 20,7%, rata-rata umur pemberian MP-ASI 3,8 bulan, sedangakan bayi yang diberi MP-ASI < 4 bulan sebesar 31,0%. Asupan energi dari rata-rata 764 kkal sedangkan asupan protein 16 gr. Dari basil analisis multivari.at didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara umur pertama kali pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi umur 6 - 12 bulan. Bayi yang mendapatkan MP-ASI pada umur < 4 bulan kemungkinan akan mengalami risiko gizi kurang 5,2251 kali dibandingkan dengan bayi yang mendapatkan MP-ASI pads mnur 4 - 6 bulan setelah dikontrol oleh asupan energi. Ternyata asupan energi berperan sebagai confounder, atau mempunyai pengaruh dalam meningkatkan hubungan umur pertama kali pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi.Untuk meningkatkan status gizi bayi maka perlu dilakukan peningkatan pelaksanaan monitoring pertumbuhan melalui kegiatan UPGK di posyandu, selain itu kepada ibu menyusui hams diupayakan untuk tidak memberikan makanan prelakteal dan memberikan MP-ASI dini, karena bila sudah mendapat makanan prelakteal dan IvfP-ASI yang diberikan pada umur < 4 bulan bisa merugikan bayi. Petugas kesehatan berperan penting dalam memberikan pendidikan/konseling terhadap ibu hamil tentang manajemen laktasi. Agar bayi dapat memenuhi kebutuhan gizinya perlu dikembangkan makanan lokal melalui pelatihan pembuatan makanan lokal yang memenuhi syarat gizi dan cita rasa.


 

The Relationship between the First Age of Introducing Complementary Feeding with Nutritional Status of Babies aged 6 - 12 Months at Pedamaran Subdistrict Ogan Komering Ilir District South Sumatera in 2001Babies aged 6 -12 months begins to get complemernary feeding gradually while still breast feeded. In this age, baby immunity which was received passively from his mother decreases, while he begins to receive an inadequate food. Several researches show that protein energy malnutrition (PEM) prevalence to babies is more than 15% based on nutritional status index (Weight/Age). This shows that baby nutrition remains serious matter to overcome.The research analyzes secondary data obtained from the previous research titled "Breast feeding pattern, weaning age and complementary feeding in relation to the nutrition status of baby under three years ( 6 - 36 months) at Pedamaran Subdistrict, Ogan Komering Ilir District, South Sumatera in 2001". This research purpose is to obtain the relational strength between the first age of introducing complementary feeding and nutritional status of babies 6 - 12 months. This research uses cross sectional design, through univariat, bivariat, and multivariate analyses. Samples are baby aged 6 - 12 months who received Breast milkThe research result shows that Protein Energy Malnutrition (PEM) prevalence is 20,7%, mean of ages introducing complementary feeding is 3,8 months, mean of  babies of age of introducing complementary feeding < 4 months is 31,0%, mean of energy intake is 764 kkal, and mean of protein intake is 16 gr. Multivariate analysis shows that there is significant relationship between first age of introducing complementary feeding and nutritional status of infant age 6 -12 months. Babies who received complementary feeding <4 months possible might experience with under nutrition (Weight/Age) risk more than 5,2251 than babies who received complementary feeding at 4 - 6 months of age after controlled by energy intake. Apparently, energy intake plays as confounder role, or has influence to increase the relationship between first age of complementary feeding and nutritional status of infants.In order to improve baby nutritional status, there should be monitoring improvement through UPGK program at Posyandu. In addition, mother is expected not to administer prelacteal food and able to administer exclusive breast-feeding, because babies given prelacteal and administered of introducing complementary feeding at the age <4 months, they will be harmful. On the other hand there should be information given both to health officers and pregnant mothers about lactation management . In order to baby nutrient necessity, there should be it needs local/ordinary foods development through the training of local food production which fulfills nutrition condition and flavor.

Read More
T-1484
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ummi Kalsum; Pembimbing: Ratna Djuwita Hatma, Airin Roshita; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Anies Irawati, Entos Zainal
T-2082
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur`aeni; Pembimbing: Kusharisupeni; Penguji: Yvonne Magdalena, May Haryanti
S-5339
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nourmatania Istiftiani; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Kusharisupeni, Sa`diah Multi Karina
S-6634
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Albertus Setiawan; Pembimbing: Endang L. Achadi; Penguji: Anies Irawati, Sandra Fikawati
S-5801
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dewi Rahmawati; Pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani; Penguji: Kusharisupeni, Ida Ruslita
S-5558
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Haeranah; Pembimbing: Endang L. Achadi
S-3794
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurmala Hayati; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Henny Hermayani
Abstrak: Pembahasan skripsi ini mengenai hubungan karakteristik ibu (pendidikan,pengetahuan, status pekerjaan, pendapatan keluarga, kenaikan berat badan selamakehamilan), karakteristik bayi (berat badan lahir, jenis kelamin), praktek pemberian makan (praktek pemberian ASI dan MP ASI) dengan status gizi bayi6-11 bulan di Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung tahun 2012. Penelitian inimenggunakan desain studi cross sectional dengan jumlah sampel 77 bayi usia 6-11 bulan. Variabel yang memiliki hubungan bermakna dalam penelitian ini adalah pendidikan ibu, pengetahuan ibu tentang gizi, pendapatan keluarga dan praktek pemberian ASI. Penulis menyarankan agar meningkatkan kegiatan pendidikangizi bagi ibu, melalui penyuluhan di posyandu terutama yang berkaitan denganpemberian ASI Eksklusif, PUGS (Panduan Umum Gizi Seimbang), sertameningkatkan pengawasan menganai sosialisasi terkait ASI Eksklusif.Kata kunci: Status gizi bayi, praktek pemberian makan, ASI, MP ASI
This research is about the correlation maternal characteristics (educational level,level of knowledge, employment status, family income, the weight gain duringpregnancy), infant characteristics (gender and birth weight), feeding practices(breastfeeding practices and complementary feeding) with nutritional status ofinfants aged 6 until 11 months in Jatinegara, Cakung Subdistrict, in 2012. Thedesign of this research is cross sectional. The sampel of this research is 77 infantsaged 6 until 11 months. The independent variabels are maternity education,maternity knowledge of nutrition, the family income, and the practice ofbreastfeeding. Based on the result of this research improving the activities aboutmaternity knowledge of nutrition by attending illuminations at Posyanduespecially related to exclusive breastfeeding and improving the control ofsocialization related to exclusive breastfeeding.Keywords: Infant nutritional status, feeding practices, breastfeeding,complementary feeding
Read More
S-7637
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive