Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40356 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
M. Jali; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Zakianis, Didik Supriono
S-5587
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
M. Yulianto; Pembimbing: I Made Djaja; Penguji: Zakianis, Bangun Manalu
S-5567
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Shabrina Khairani; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi; Penguji: Zakianis, Dura Vendela
S-9997
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adzra Dhiya Jannati; Pembimbing: Al Asyary; Penguji: Bambang Wispriyono, Azri Dwi Mahfudzi
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asosiasi antara tingkat kebisingan dengan kejadian tekanan darah tinggi (hipertensi) pada pekerja di unit water pump PT X tahun 2020. Metode yang digunakan adalah cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengolahan data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat menggunakan uji chi square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik.
Read More
S-10552
Depok : FKM-UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nadya Hasna; Pembimbing: Dewi Susanna; Penguji: Ema Hermawati, Heri Nugroho
Abstrak: Kesehatan dan keselamatan dalam bekerja merupakan hak bagi setiap pekerja. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi fisik lingkungan di tempat kerja yang biasa menjadi tempat para pekerja beraktivitas sehari-hari masih berpotensi menimbulkan banyak bahaya, Salah satunya adalah bahaya kebisingan. Kebisingan dapat terjadi di tempat kerja baik itu industri maupun non-industri. Pajanannya yang terjadi terus-menerus dan tidak sesuai dengan ketentuan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan baik itu auditory maupun non-auditory. Oleh karena itu, penelitian ini ingin mengetahui hubungan tingkat pajanan kebisingan dengan keluhan subjektif (non-auditory) yang meliputi penilaian gangguan fisiologis, psikologis dan komunikasi pada 84 pekerja di area unit produksi pabrik tepung PT.X Cilegon, Banten. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara masa kerja, usia, kebiasaan merokok, penggunaan alat pelindung telinga, kebiasaan menggunakan earphone, kebiasaan mendengarkan musik bersuara keras, dan juga pelatihan dengan gangguan fisiologis, psikologis dan komunikasi. Namun, angka kejadian gangguan fisiologis, psikologis dan komunikasi pada pekerja menunjukkan angka yang cukup tinggi yaitu sebanyak 26,2% pekerja mengalami gangguan fisiologis, 47,6% pekerja mengalami gangguan psikologis, dan sebanyak 48,8% pekerja mengalami gangguan komunikasi. Oleh karena itu, perusahaan tetap perlu menindaklanjuti terkait permasalahan kebisingan ini agar tidak menimbulkan risiko dan juga masalah kesehatan yang lebih besar kedepannya.
Kata kunci : Kebisingan, gangguan non-auditory, gangguan fisiologis, gangguan psikologis, gangguan komunikasi.

Health and safety at work are rights of every worker. However, it cannot be denied that the physical condition of the environment in the workplace which is used to be a place for workers to do their daily activities is still potential to cause many hazards, one of which is the danger of noise. Noise can occur in the workplace both industrial and non-industrial. Exposure that occurs continuously and not in accordance with the provisions can cause various health problems both auditory and non-auditory. Therefore, this study wants to find out the relationship between the level of noise exposure and subjective (non-auditory) complaints which include assessment of physiological, psychological and communication disorders of 84 workers in the production unit area of the flour mill PT.X Cilegon, Banten. The results of this study indicate that there is no statistically significant relationship between years of service, age, smoking habits, use of ear protection equipment, habit of using earphones, habit of listening to loud music, and also training with physiological, psychological and communication disorders. However, the incidence of physiological, psychological and communication disorders among workers showed a fairly high rate, namely as many as 26.2% of workers experiencing physiological disorders, 47.6% of workers experiencing psychological disorders, and as many as 48.8% of workers experiencing communication disorders. Therefore, companies still need to follow up related to this noise problem so as not to pose risks and also greater health problems in the future.
Keywords : Noise, non-auditory disorders, physiological disorders, psychological disorders, communication disorders
Read More
S-10241
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andrew Ebeneizer Timanta; Pembimbing: Budi Haryanto; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, Nurhayati Caesatia
S-9596
Depok : FKM UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nanik Prihartini; Pembimbing: Bambang Wispriyono; Penguji: Rachmadi Purwana, Abdur Rahman, Ricki M. Mulia, Evi Nuryana
T-3183
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Kusumawati; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Laila Fitria, Didik Supriyono
S-7405
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cheryl Khairunnisa Miyanda; Pembimbing: Ema Hermawati; Penguji: Laila Fitria, Wisnu Eka Yulyanto
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat kebisingan di lingkungan kerja, faktor karakteristik pekerja (umur, masa kerja, durasi kerja, riwayat keturunan, dan IMT), serta perilaku pekerja (pemakaian APT, perilaku merokok, dan aktivitas fisik) dengan tekanan darah pada pekerja di Unit Utilities dan Oil Movement PT Pertamina (Persero) Refinery Unit VI Balongan tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectioal. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 72 pekerja pada unit Utilities dan Oil Movement. Data kebisingan didapatkan dari pengukuran langsung menggunakan sound level meter. Data tekanan darah pekerja didapatkan melalui pengukuran langsung menggunakan sphymomanometer digital. Berdasarkan uji chi-square, terdapat hubungan yang signifikan antara kebisingan > 85 dBA dengan tekanan darah tinggi pada pekerja (p-value=0,011, OR=4,474). Terdapat pula hubungan yang signifikan antara variabel umur (p-value=0,001, OR=7,048), masa kerja (p-value=0,019, OR=6,650), durasi kerja (p-value=0,012, OR=4,250), riwayat keturunan (p-value=0,021, OR=4,607), indeks masa tubuh (p-value=0,002, OR=5,714), penggunaan APT (p-value=0,011, OR=0,208) dan aktivitas fisik (p-value=0,004, OR=6.333). Sedangkan variabel merokok tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan tekanan darah pekerja (p-value=0,660, OR=1,477).
Kata kunci: Kebisingan, Tekanan Darah Tinggi, Hipertesi, Industri

This study aims to analyze the relationship of noise levels in the work environment, factors of worker characteristics (age, length of work, duration of work, hereditary history, and BMI), worker behavior (use of PPE, smoking behavior, and physical activity) with blood pressure on workers in Utilities and Oil Movement Units of PT Pertamina (Persero) Refinery Unit VI Balongan in 2020. This study uses quantitative research methods with cross sectional study design. The number of samples of this study are 72 workers in the Utilities and Oil Movement Units. Data of noise is obtained from direct measurements using a sound level meter. Data of worker blood pressure is obtained through direct measurements using a digital sphymomanometer. Based on the chi-square test, there was a significant relationship between noise > 85 dBA and high blood pressure in workers (p-value = 0.011, OR = 4.474). There is also a significant relationship between age variables (p-value = 0.001, OR = 7.048), years of service (p-value = 0.019, OR = 6.650), duration of work (p-value = 0.012, OR = 4,250), hereditary history (p-value = 0.021, OR = 4.607), body mass index (p-value = 0.002, OR = 5.714), use of PPE (p-value = 0.011, OR = 0.208) and physical activity (p-value = 0.004, OR = 6,333). While the smoking variable does not have a significant relationship with workers' blood pressure (p-value = 0.660, OR = 1.477).
Key words: Noise, High Blood Pressure, Hypertension, Industry
Read More
S-10483
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuni Indriati Fatonah; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Abdur Rahman, Suyud Warno Utomo, June Mellawati, Ricki M. Mulia
T-3262
Depok : FKM UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive