Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 36223 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Baharudin Anwar Siregar; Pemb. R. Gambiro Prawirosudirdjo
A-188
Jakarta : FKM UI, 1976
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kesmas. Indonesia (MKMI), XXVIII, No.11, 2001 , hal. 644-647, ( Cat. ada di bendel 1991-2001 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sudarti
A-36
Jakarta : FKM UI, 1975
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia : early age of marriage and pregnancy among women in Indonesia (Daftar isi: 1.Faktor-faktor yang mempengaruhi perkawinan dan kehamilan wanita muda di Daerah Istimewa Aceh; 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia Daerah Sumut. ; 3. Pola perkawinan di Kec. Batipuh dan Sepuluh Koto Kab. Tanah Datar Prop. Sumbar (Laporan pendahuluan dari suatu studi kasus; 4. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkawinan pada wanita muda usia di Prop. Sumsel; 5. Masalah perkawinan dan kehamilan wanita usia muda di Jawa Barat; 7. Pengaruh perkawinan dan kehamilan wanita muda usia di Jawa Barat; 8. Pengaruh perkawinan dan kehamilan wanita usia muda; 9. Masalah perkawinan dan kehamilan wanita muda usia di Jateng; 10. Usia kawin muda dan permasalahannya di DIY; 11. Perkawinan dan kehamilan pada wanita usia muda di Jatim; 12. Masalah kehamilan pada usia muda di Jatim; 13. Keluarga Jawa Timur; 14. Tinjauan tentang besarnya masalah perkawinan dan kehamilan muda usia di Sulsel; ; 15. Faktor-faktor dan implikasi dari perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia ditinjau dari sudut kesehatan; 16. Faktor-faktor dan implikasi perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia di Indonesia ditinjau dari sudut kesehatan anak; 17. Akibat perkawinan dan kehamilan wanita usia muda terhadap kesehatan anak; 18. Implikasi perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia ditinjau dari segi kesehatan anak; 19. Faktor-faktor dari perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia ditinjau dari sudut kesehatan ibu dan janin; 20. Faktor-faktor dan implikasi dari perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia di Indonesia ditinjau dari sudut kesehatan ibu; 21. Problema klinis kehamilan primi muda; 22. Implikasi kesehatan reproduksi dalam perkawinan usia muda; 23. Faktor-faktor dan imlikasi dari perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia di Indonesia, ditinjau dari sudut kesehatan masyarakat; 24. Faktor dan implikasi dari perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia, ditinjau dari dudut kesehatan masyarakat; 25. Faktor-faktor dan implikasi dari perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia di Indonesia, ditinjau dari sudut psikologi; 26. Faktor-faktor dan implikasi dari perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia di Indonesia, ditinjau dari sudut psikologi; 27. Faktor-faktor dan implikasi dari perkawinan dan kehamilan pada wanita usia muda usia di Indonesia, ditinjau dari sudut sosial budaya; 28. Fakktor-faktor dan implikasi dari perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia, ditinjau dari sudut sosial budaya; 29. Faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi kehamilan dan persalinan usia muda di Jawa Barat; 30. Faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi usia kawin: suatu studi kasus di Desa Harjobinangun Yogyakarta ; 31. Pengaruh perkawinan dan kehamilan pada wanita usia muda (suatu tinjauan sosial Sulawesi Selatan); 32. Faktor sosial budaya yang mempengaruhi terjadinya perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia di Bali; 33. Faktor-faktor dan implikasi dari perkawinan dan kehamilan pada wanita muda usia di Indonesia, ditinjau dari sudut Agama Islam; 34. Faktor-faktor dan implikasi dari perkawinan dan kehamilan pada wanita usia muda, ditinjau dari sudut Agama Islam; 35. Implikasi sosial psychologis dari perkawinan dan kehamilan pada wanita usia muda di Sulawesi Selatan (suatu tinjauan dari sudut Agama Islam); 36. Tinjauan Islam pada masalah perkawinan dan kehamilan ibu; 37. Upaya menunda perkawinan dan kehamilan usia muda di Jawa Barat; 38. Program/kegiatan yang mungkin dikembangkan untuk mengatasi masalah perkawinan dan kehamilan wanita usia muda di Jawa Barat; 39. Kegiatan yang perlu dikembangkan dalam mengatasi perkawinan dan kehamilan wanita muda usia di Sulawesi Selatan)
P 612.661598 SAM p
[s.l.] : Jakarta IAKMI 1987, s.a.]
Prosiding   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tito Achmad Satori; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Kusharisupeni, Endang Laksminingsih Achadi, Susilowati Herman, Ramchan Raoef
Abstrak:

Kadar seng dalam darah anak balita merupakan indikator yang paling tepat untuk menentukan status seng pada manusia. Defisiensi seng pada anak balita berkaitan erat dengan gangguan pertumbuhan, imunitas tubuh menurun, gangguan pada kulit, disfungsi kognitif dan anoreksia sedangkan kelebihan seng dapat berakibat degenerasi otot jantung, muntah, diare, demam dan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model prediksi terhadap status seng dalam darah pada anak balita (6-59 bulan) di Propinsi Maluku tahun 2007. Rancangan penelitian ini adalah analisis data sekunder Studi Masalah Gizi Mikro di Indonesia dengan rancangan penelitian cross sectional (potong lintang) pada bulan Juni-Juli 2012. Jumlah sampel sebanyak 351 anak balita (6-59 bulan). Pengolahan dan analisis data menggunakan Uji T Independen dan Uji Korelasi untuk bivariat sedangkan untuk multivariat menggunakan Uji Regresi Linear dengan Model Prediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi defisiensi gizi mikro di Propinsi Maluku Tahun 2007 masih merupakan masalah kesehatan masyarakat dimana prevalensi defisiensi seng sebesar 39,6%, prevalensi defisiensi vitamin A sebesar 27,4% dan prevalensi anemia sebesar 39%. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan secara statistik antara kadar retinol dalam darah, kadar hemoglobin dalam darah, dan status kesehatan anak dengan kadar seng dalam darah anak balita. Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa variabel kadar retinol dalam darah, kadar hemoglobin dalam darah, status kesehatan anak dan pendidikan ibu dapat digunakan untuk menentukan kadar seng dalam darah anak balita adalah. Hasil penelitian menyarankan untuk menggunakan kadar hemoglobin dan kadar retinol sebagai prediksi kadar seng dalam darah, memberikan perhatian khusus terhadap program penanggulangan masalah gizi mikro, meningkatkan konsumsi zat gizi mikro sesuai dengan AKG serta disarankan untuk dapat melakukan penelitian gizi mikro tingkat nasional secara berkala.


  Zinc levels in the blood of underfive children are the most appropriate indicator to determine the zinc status in humans. Zinc deficiency in underfive children are closely related to impaired growth, decreased body immunity, skin disorders, cognitive dysfunction and anorexia while excess zinc can cause heart muscle degeneration, vomiting, diarrhea, fever and anemia. This study aims to obtain a predictive model of zinc levels in the blood of underfive children (6-59 months) in Maluku in 2007. The design of this study is secondary data analysis of Micronutrient Problem Studies in Indonesia with a cross sectional study design. The size of sample are 351 underfive children (6-59 months). Processing and data analysis using Independent T Test and Simple Correlations and Regression Test for bivariate analysis, while for the multivariate analysis using Correlations and Regression Linear Test Prediction Model. The results showed that the prevalence of micronutrient deficiencies in the province of Maluku in 2007 still a public health problem which the prevalence of zinc deficiency by 39.6%, vitamin A deficiency by 27.4% and anemia by 39%. Results from bivariate analysis showed significant correlation between retinol and hemoglobin levels in the blood, and children health status with zinc levels in the blood of underfive children. The results of the multivariate test showed that variable into the linear regression model to determine levels of zinc in the blood of underfive children are the levels of retinol in the blood, hemoglobin levels in the blood, children health status and maternal education. The results suggested to using retinol level and hemoglobin levels as a predictor of zinc levels in the blood, giving special attention to micronutrient program, to increase consumption of micronutrients in accordance with the RDA, and micronutrient research at national le

Read More
T-3682
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Medika, No.12, Desember 1993, hal. 29-33
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Chodri Sarosi Siregar; Pemb. Rachmadhi Purwana
A-323
Jakarta : FKM UI, 1978
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Djoko Kartono
Seri Gizi 16
Bogor : P3G, 1993
Laporan Penelitian   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahayu Astuti; Pembimbing: Kemal N. Siregar; Sudijanto Kamso
T-1882
Depok : FKM-UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive