Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 38053 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Iwan Nefawan; Pembimbing: Adi Sasongko; Penguji: Tri Krianto, Wahanudin
S-5835
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Winarsi; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo; Penguji: Kodrat Pramudho, Ely Setyawati
Abstrak:

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2007) perilaku buang air besar di jamban merupakan salah satu perilaku higienis. prevalensi nasional berperilaku benar dalam buang air hesar (BAB) adalah 71,1%. Sementara persenlase rumah tangga yang menggunakan jamban Ieher angsa 68,9% dan hanya 46,3% tempat pembuangan akhir tinja menggunakun tangki/SPAL (saniter) (Susenas, 2007). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahul faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan jaminan oleh masyarakat di Kecamatan Banyuasin Ill Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan Tahun 2009. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional yang dilakukan pada bulan Februari 2009 terhadap 192 keluarga yang luar rumah setelah dikontrol oleh variahel sikap, keterpaparan penyuluhan, pembinaan petugas dan dukungan tokoh masyarakat. Berdasarkan hasil tersebut disarankan agar Dinas Kesehatan melakukan advokasi kepada pihak aksekutif (Bupati) dan pihak legislatif (DPRD komisi D) untuk mendapatkan dukungan program dan penganggaran, meningkatkan kegiatan KIE (Komunikasi lnformasi Edakasi) mengenai penggunaan jamban saniter, bekerjasama dengan sektor terkait (Dinas PU Cipta Karya) dalam pemenuhan cakupan air hersih, menghimbau masyarakat khususnya yang helwn punya jamhan untuk membangun jaroban di dalam rumah, mengembangkan media komunikasi massa baik cetak maupun elektronik, pelatihan penyegaran petugas, pemhentukan dan pelatihan kader dan hennitra dengan tokoh masyarakat. Bagi peneliti lain agar mengemhangkan instrumen penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar den deasin yang berheda serta telaah secara mendalam mengenai pcnggunaan jamban saniter.


 

According to ruskesdas (Basic Health Research) (2007), defecating behavior in the privy is one of hygienic behavior. National prevalence of the right defecating behavior (BAB) is 7!.1%. And percentage of households who use special privy (leher angsa) is 68.9% and only 46.3% of privies use tanks/SPAL (sanitary) (Susenas, 2007). 3.72 times to use sanitary privy compared wjth privy outside home and attitude, information coverage, officers guidance and social figures support as control variables and social figures' support variables have a significant relation with privy use. Based on this research results, it is recommended to Health Service Department to propose suggestion to executive {regent) and legislative (regional representatives, Commission D) in order to support Health Promotion Programs and Environment Sanitation and to allocate fund for both programs, not only to stress behavioral change of defecating but also how to use the privies sanitary, cooperate with the concerned parties (Regional Public Work Department, Cipta Karya) to make freshwater availability, building a water - closet in their homes if they don't have it yet, to develop public media whether its printed or electronic, retrain the officers, formatting, and training cadre, and work together with the well - known people in the society. For other researcher to develop the instrument used in the research with more samples and a different design. Also a deeper understanding in the use of sanitized privy.

Read More
T-3069
Depok : FKM-UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rosnani; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Tris Eryando, Evi Martha, Miklon, Venny Rismawanti
Abstrak:
Rendahnya persalinan di fasilitas kesehatan dan di tolong oleh tenaga kesehatan di wilayah kecamatan Rakit Kulim. Tujuan penelitian adalah diperoleh informasi yang mendalam mengenai gambaran praktik persalinan di rumah suku Talang Mamak. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan phenomenology dengan melakukan wawancara mendalam terhadap 6 orang informan, 2 orang informan pangkal dan 7 orang informan kunci. Hasil penelitian diperoleh dari praktik persalinan di rumah suku Talang Mamak antaralain: praktik budaya saat persalinan dan nifas: praktik budaya yang membahayakan persalinan di rumah seperti kurang layaknya tempat/ruang untuk bersalin, kebersihan alat yang digunakan saat bersalin, metode yang digunakan, penolong persalinan yang tidak terlatih, pantangan makanan bagi ibu nifas, dan pemberian makanan pada bayi baru lahir sedangkan praktik budaya persalinan dan nifas yang mendukung persalinan di rumah antaralain; perawatan plasenta, perawatan ibu nifas dengan jamu dan pemakaian barot; rendahnya pengetahuan ibu tentang tanda bahaya persalinan dan nifas yang dipengaruhi rendahnya tingkat pendidikan serta kurangnya informasi yang diperoleh oleh ibu; rendahnya persepsi ibu tentang persalinan dan nifas berisiko karena menganggap persalinan meruapakan proses alami bagi seorang ibu; tingginya kepercayaan ibu terhadap dukun karena pengalaman, tradisi turun temurun, percaya kepada hal-hal ghaib, pelayanan yang diberikan dan merupakan orang yang telah lama dikenal oleh ibu; aksesibilitas fisik terhadap pemanfataan pelayanan kesehatan yang tidak jauh dapat dicapai dengan kenadraan roda dua dan biaya transportasi murah; aksesibilitas ekonomi terhadap pemanfataan pelayanan kesehatan dimana sebagian besar ibu merupakan ibu rumah tangga, keputusan dimabil oleh ibu kandung dan biaya persalinan dan nifas tidak menjadi masalah; Fasilitas kesehatan adanya perbedaan pelayanan yang diberikan dalam persalinan dan nifas Kesimpulan: Faktor yang mempengaruhi praktik persalinan di rumah suku Talang Mamak adalah Praktik budaya persalinan dan nifas; pengetahuan tentang tanda bahaya persalinan; persepsi tentang persalinan dan nifas beriko; kepercayaan terhadap dukun, sedangkan yang tidak mempengaruhi: aksesibilitas fisik terhadap pemanfataan pelayanan kesehatan; aksesibilitas ekonomi terhadap pemanfataan pelayanan kesehatan; dan fasilitas kesehatan. Pentingnya melakukan upaya untuk meningkatkan pelayana kesehatan dengan memperhatikan fac\ktor-faktor yang dapat mempengaruhi pemanfataan pelayanan kesehatan.

The low number of deliveries in health facilities and assisted by health workers in the Rakit Kulim sub-district. The research objective was to obtain in-depth information about the description of childbirth practices in the Talang Mamak tribe house. The qualitative research method uses the phenomenology approach by conducting in-depth interviews with 6 informants, 2 base informants and 7 key informants. The results of the study were obtained from the practice of childbirth at the Talang Mamak tribe house, among others: cultural practices during childbirth and postpartum: cultural practices that endanger childbirth at home such as less suitable places / spaces for delivery, cleanliness of the tools used during childbirth, methods used, birth attendants untrained, abstinence from food for postpartum mothers, and provision of food for newborns, while the cultural practices of childbirth and postpartum culture that support home births are among other things; placenta care, postpartum care with herbs and use of barots; low knowledge of mothers about the danger signs of childbirth and childbirth which is influenced by low levels of education and lack of information obtained by mothers; Low perceptions of  mothers about childbirth and childbirth are risky because they think that childbirth is a natural process for a mother; the high level of mother's trust in the dukun because of her experience, hereditary traditions, her belief in unseen things, the services she provides and is a person who has been known to her for a long time; physical accessibility to the utilization of health services that is not far away can be achieved by two-wheeled impetus and cheap transportation costs; economic accessibility to the utilization of health services where most mothers are housewives, the decision is taken by birth mothers and the costs of childbirth and postpartum are not a problem; In health facilities, there are differences in the services provided during childbirth and postpartum. Conclusion: The factors that influence the practice of childbirth in the Talang Mamak tribe house are cultural practices of childbirth and postpartum; knowledge of the danger signs of childbirth; perceptions of risky labor and childbirth; trust in dukuns, while those that do not affect: physical accessibility to the use of health services; economic accessibility to the utilization of health services; and health facilities. The importance of making efforts to improve health services by taking into account the factors that can affect the utilization of health services.

Read More
T-5921
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Verlina Yohana Kawangung; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Helda, Rusmawati Silaban
S-5477
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Asri Masitha Arsyati; Pembimbing: Sudarti Kresno; Penguji: Rina Artining Anggorodi, Sri Tjahyani Budi Utami, Suryono, Muhtar Lintang
Abstrak:

Thesis ini membahas pemilihan KB Vasektomi dan faktor-faktor yang melatarbelakangi pemilihan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor pada bulan Maret sampai bulan Juni 2011. Sampel informan berjumlah 42, terdiri dari 10 key informan, 16 informan akseptor vasektomi dan 16 akseptor non vasektomi. Penelitian ini kualitatif dengan rancangan RAP (Rapid Assesment Prosedure) menggunakan metode wawancara mendalam dan analisis dokumen. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengetahuan tinggi, motivasi, nilai anak, dukungan istri, biaya gratis vasektomi serta pengaruh dari PLKB dan Lurah merupakan faktor yang mempengaruhi keinginan pria memilih KB Vasektomi. Namun dukungan istri, akses pelayanan sulit, kepercayaan, tidak ada media vasekomi serta mitos merupakan faktor yang menghambat pemilihan KB Vasektomi. Kata Kunci : KB,Vasektomi


 This research describes the choice of vasectomy contraceptive and any factors under that choice. This research has done in Leuwiliang Rural Bogor Region from March to June 2011. The number of informant sample are 42, consist of 10 keys informant, 16 vasectomy acceptor‘s informant and 16 non-vasectomy acceptor‘s. This is qualitative research with RAP (Rapid Assessment Procedure) design, using indepth interviews and document analysis. The result of this research conclude knowledge, motivation, child value, wife support, free of vasectomy‘s fee, and motivating support from PLKB and chief of village are factors that influenced men needed vasectomy contraceptive chosen. However, wife support, difficult accessibility health services and myth factors that barrier of vasectomy contraceptive choice. Key words : Vasectomy, contraceptive

Read More
T-3327
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Renta Nilawati Sibagariang; Pembimbing: Sudarti Kresno; Penguji; Endah W, Hernani, Ismoyowati
Abstrak:

ABSTRAK Stigma terhadap penderita kusta masih mempakan masalah utama di Indonesia, dimana hal ini secara program berdampak pada keterlambatan pendedta untuk diobati dan secara individu bcrdampak negatif pada kondisi fisik, mental, sosial, dan ekonominya. Namun sampai saat ini masih sangat sedikit penelitian yang menggali masalah stigma masyarakat terhadap penderita kusta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi yang mendalam tentang pcngetahuan, persepsi, kepercayaan, sikap masyarakat terhadap pendenta kusta yang berhubungan dengan teljadinya stigma terhadap penderita kusta. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi dengan menggunakan metode kualitatiil dimana pengumpulan data dilakukan dengan telaah dokumen, Focus Group Discussion (FGD), dan wawancara rnendalam. lnforman kunci terdiri dari wasor kusta, juru kusta, tokoh masyarakat, penderita kusta, mantan penderita kusta, dan infonnan terdiri dari petugas kcschatan di puskesmas dan masyarakat non pcnderita kusta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teljadinya stigma bcrhubungan dengan pengetahuan yang rendah temang cara penularan pcnyakit kusta, persepsi bahwa penyakit kusta adalah penyakit yang sangat menular dan dapat menyebabkan mutilasi bahkan kematian. Terjadinya stigma di Kecamatan Simpenan juga berhubungan dcngan sikap masyarakat yang takut tertular dan ketika melihat kecacatzm yang mengerikan yang ditimbulkan oleh penyakit kusta. Ditemukan juga bahwa penderita kusta yang cacat mendapatkan perlakuan negatif yang Iebih berat dibanding dengan penderita yang lidak cacat Selain itu ditemukan juga bahwa penderita kusta dcngan tingkat kecacatan yang sama namun bcrbeda status sosial ckonominya, akan mendapatkan perlakuan negatif yang berbeda pula. Dengan demikian disarankan untuk meningkatkan pengetahuan melalui KIE dcngan metode dan media yang diinginkan kepada seluruh lapisan masyarakat dan petugas kesehatan. Lcbih lanjut, penemuan dan pengobatan penderita secara dini oleh petugas kesehatan dan dibantu dengan peranserta tokoh masyarakat mennpakan hal yang esensial.


ABSTRACT Stigma related to leprosy is still a big problem in Indonesia, where regarding to leprosy control program it influences to patient delay for treatment and regarding to person affected it aH`eets negatively to his/her physical, mental, social and economic status. Particularly, studies that have explored stigma in community toward people aifected leprosy are rare. The purpose this study was to get deep information of knowledge, perception, belief, attitude of community toward people affected leprosy relating to occurrence of stigma. It is based on qualitative study conducted at Simpenan, in Sukabumi district where data collecting were obtained through document observation, Focus Group Discussion (FGD), and in-depth interview. Key informant of this study consists of district leprosy supervisor, leprosy health worker, community leader, people affected leprosy, ex-leprosy patient and others informant are health worker at hea.lth center and community (non people affected leprosy). This study shows that the occurrence of stigma are related to lack of knowledge about the course of infection of the disease, perception that leprosy is very contagious disease and might caused mutilation and death. The occurrence of stigma in Simpenan also related to community attitude who afraid of to be contracted and Scare t0 the appearance of terrible impainnent due to leprosy. Also found that people affected with disability get more negative treatment from community compare to people affected without disability. it is highlight further that even with similar grade of disability, social-economical differentiation makes significant difference on treatment by community. Therefore it suggests to improve knowledge of community and health workers through IEC which use appropriate media and method. One most important in preventing of disability is to find and treat patient timely by health worker with community leader participation.

Read More
T-2534
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sinansari; Pembimbing: Hadi Pratomo; Penguji: Sarining Rahayu, Rita Damayanti
S-5385
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
F. Detiniaty; Pembimbuing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Ella Nurlaela Hadi, Mieke Savitri, Rufina Bonur Tamayati Pardosi, Ni Gusti Ayu Ketut Dewi Pramoni
Abstrak:

ABSTRAK Nama :    F. Detiniaty Program Studi :    Ilmu Kesehatan Masyarakat Judul :   Perilaku Ibu dalam Pemberian Makan Bayi dan Anak Stunting Usia 0-23 Bulan (Studi Kualitatif di Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa Tahun 2017) Perilaku ibu dalam Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) pada periode kritis (usia 0-23 bulan) sangat penting untuk mencegah kondisi stunting pada bayi/anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku ibu dalam pemberian makan bayi dan anak stunting usia 0-23 bulan di Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, tahun 2017. Pendekatan Kualitatif menggunakan desain Rapid Assessment Procedure dengan metode pengumpulan data diskusi kelompok terarah, wawancara mendalam, dan observasi terhadap informan ibu yang sudah dan belum mendapatkan konseling/penyuluhan PMBA. Pengetahuan dan sikap ibu yang positif terhadap informasi terkait PMBA yang diperoleh dari konseling/penyuluhan tidak menjamin terlaksananya perilaku pemberian makan bayi dan anak dengan benar. Adanya faktor dukungan keluarga, tradisi yang tidak mendukung, akses dan pemanfaatan pangan serta praktik pemberian informasi melalui penyuluhan menjadi salah satu yang menghambat kegiatan PMBA. Perilaku ibu dalam pemberian makan bayi dan anak stunting usia 0-23 bulan di Kecamatan Lape belum optimal. Perlu adanya evaluasi pelaksanaan kegiatan konseling PMBA di lapangan. Kata kunci : stunting, perilaku ibu, pemberian makan bayi dan anak (PMBA)


ABSTRACT Name : F. Detiniaty Study Program : Public Health Science Title : Mother's Behavior in Infants and Young Child Feeding Stunting Age 0-23 Months (Qualitative Study in Lape Sub-district, Sumbawa Regency in 2017) Mother’s behavior in Infant and Young Child Feeding (IYCF) in critical periods (ages 0-23 months) is very important to prevent stunting conditions in infants/children. This study aims to determine the behavior of mothers in feeding infant and stunting children aged 0-23 months in Lape Sub-district, Sumbawa Regency in 2017. Qualitative approach using Rapid Assessment Procedure design with data collection methods of focus group discussion, indepth interviews, and observation of mother’s informants who had had and have not received IYCF counseling/education. Knowledge and a positive attitude towards mother IYCF related information obtained from counseling/education does not guarantee the implementation of feeding infants and children properly. The existence of family support factors, unsupported tradition, access and utilization of foods and the practice of providing information through counseling to be one that inhibits IYCF activities. Mother’s behavior in feeding infant and stunting children 0-23 months in Lape Sub-District is not optimal. It is necessary to evaluate the implementation of IYCF counseling activities in the field. Keywords: stunting, maternal behavior, infant and young child feeding (IYCF)

Read More
T-5040
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ratu Nuraini Solihah; Pembimbing: Sudarti Kresna; Penguji: Artining Anggorodi, Anwar Hasan, Kodiat Juarsa
Abstrak: Abstrak

Tesis ini membahas tentang pemilihan tempat persalinan di rumah oleh ibu dengan riwayat ANC lengkap di Kecamatan Cimanuk Kabupaten Pandeglang, pada tahun 2012. Pelayanan kesehatan, fasilitas dan informasi kesehatan sudah tersedia, pemanfaatan terhadap pelayanan ANC dan bidan sebagai penolong persalinan sudah tinggi namun belum sepenuhnya dapat mendorong masyarakat untuk memilih fasilitas kesehatan sebagai tempat persalinannya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yang menggunakan pendekatan Rapid Assesment Procedures (RAP). Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa sebagian dari masyarakat memilih rumah sebagai tempat persalinannya, namun sebagiannya lagi memilih fasilitas kesehatan sebagai tempat persalinannya. Penelitian ini juga menyarankan untuk meningkatkan peran lingkungan keluarga, masyarakat dan petugas dalam mendukung pemanfaatan fasilitas kesehatan untuk persalinan.


This thesis discusses the selection of the delivery at home by mothers with a history of complete ANC in Cimanuk sub district, Pandeglang District, year 2012. Health services, facilities and health information is available, the utilization of the ANC and the midwife as a birth attendant is high but has not been fully able to encourage people to choose a health facility as a place of confinement. This research is a qualitative study, which uses the approach of Rapid Assessment Procedures (RAP). The results of this study found that the majority of people choosing a home as a place of confinement, but partly choosing health facility as a place of confinement. This study also suggested to increase the role of the family, the community and staff in supporting the utilization of health facilities for delivery.

Read More
T-3714
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dini Wahyuni; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Nuning M.K. Masjkuri, Christina Widaningrum
S-6201
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive