Ditemukan 624 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Harry L. Helms
R 001.6424 HEL c
Indianapolis, Ind. : H.W. Sams, 1980
Referensi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
by Tomothy P. Haidinger, Dana R. Richardson
658.0544 HAI m
New York : John Wiley & Sons, 1975
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
R 621.3819503 SPE c
Waltham, Mass. : Blaisdell, 1968
Referensi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Marija J. Norusis
001.642 NOR i (RS)
Chicago, Illinois : SPSS Inc, 1983
Reserved (pinjaman 1 hari) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Titis Dewi Wahyuni, Ni'matun Nurlaela
005.1 WAH m
Depok : Program DIII AKK, 2003
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
oleh Dewaki Kramadibrata, Mamlahatun Buduroh, Priscila F. Limbong dan Syahrial
499.221 KRA l (RS)
Depok : Universitas Indonesia, 2007
Reserved (pinjaman 1 hari) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sumarsono; Pembimbing: Anton M. Moeliono, E.K.M. Masinambow, Asim Gunawan
Abstrak:
Kajian ini mengenai salah satu aspek ke dwi bahasaan , yaitu pamertahanan bahasa. Objeknya adalah bahasa Melayu Loloan, sebuah ragani bahasa Melayu yang di pakai oleh minoritas muslim didalam kota Negara, Bali. Masalah yang dikaji ialah faktor-faktor yang mendukung pemertahanan bahasa Melayu Loloan terhadap bahasa Bali, bahasa yang menjadi bahasa ibu guyup mayoritas Bali, dan bagai mana kondisi pemertahanan itu terhadap bahasa Indonesia saat ini. Dengan ancangan sosiologi, metode survei, dan teknik wawancara, kuesionier, dan pengalnatan partisipasi , peneliti menjaring data utama berupa pengakuan pribadi (self-report) dart dua gerierasi dengan percontoh 290 kepala keluarga dan 120 ariak rnuda (13-21), dan 28 anak (6-12) tentang sikap, penguasaan, dan pengguriaan bahasa yang merijadi khazarrah kevahasaan rrlereka, yaltu bahasa Melayu Loloan (sebagal bahasa ibu= Bi), bahasa Bali (sebagai bahasa kedua= B2), dan bahasa Indonesia (sebagai B2 baru). Hasilnya ialah di temukannya beberapa faktor yang mendukung peme rtahanan bahasa Melayu Loloan terhadap bahasa Bali, mencakupi faktor eksternal dan faktor internal yang saling berpaut. Dua faktor penting yang tergolong faktor eksternal ialah (1) adanya letak konsentras pemukiman yang secara geograf is , agak terpisah dan i letak pemukiman guyup mayoritas; dan sikap toleransi, atau setidak-tidaknya s i kap akomodatif . guyup mayoritas Bali yang tanpa rasa enggan menggunakan bahasa Melayu Loloan dalam interaksi mereka dengan warga guyup minoritastas. Dari tubuh guyup Loloan sendiri ditemukan tiga faktor panting pendukung pemertahanan bahasa, yaitu sikap atau pandangan keislaman guyup Loloan yang tidak akomodatif terhadap guyup, dan bahasa Bali, sehingga bahasa ini tidak digunakan dalam interaksi intra kelompok Loloan; loyalitas yang tinggi terhadap bahasa Melayu Loloan karena bahasa ini dianggap sebagai lambang guyup Melayu Loloan yang beragama Islam; sedangkan bahasa Bali di pandang sebagai lambang guyup Bali yang Hindu. Akhirnya faktor kesinambungan pengalihan (transmisi) bahasa melayu Loloan dari generasi ke generasi berikutnya. Pemertahanan itu menjadi agak melemah dalam menghadapi ekspansi bahasa Indonesia. Bahasa ini dipandang tidak mengandung konotasi agama tertentu, di anggap tidak berbeaa dengan bahasa Melayu Loloan karena itu dianggap sebagai milik mereka juga terutama oleh posisi mereka sebagai orang Indonesia. Akibatnya, pada saat ini bahasa Indonesia sudah mendominas ranah pemerintahan , pendidikan , dan agama, dan sudah menjalankan peran sebagai alat komunikasi antar kelompok, menggeser peran yang semula dijalankan oleh bahasa Melayu Loloan atau bahasa Bali.
Read More
D-151
Jakarta : FS UI, 1990
S3 - Disertasi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
CB: Q 2085
[s.l.] :
Jakarta: Multi Utama Publ, 2002, s.a.]
Hibah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
by W. David Yates
613.62 YAT s (Rs)
[s.l.] : CRC Press, 2015
Reserved (pinjaman 1 hari) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Richard Pepper Fisher
R 331.11 FIS r
Chicago : JIAN, 1995
Referensi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
