Ditemukan 22599 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Dinar Kirana; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Ridwan Z. Syaaf, Mayarni
S-5983
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yunike Mayanda; Pembimbing: Robiana Modjo; Penguji: Ridwan Z. Syaaf, Agus Uditomo
S-6171
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Adhitya Ryan Saputra; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
Abstrak:
Read More
Pada masa sekarang kendaraan merupakan sarana yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari. Hal ini disebabkan adanya kebutuhan manusia untuk berpindah tempat amaun memindahkan barang dari suatu tempat ke tempat yang Iain dengan Iebih efektif dan efisien. Teknologi yang terus berkembang telah mendorong terciptanya kendaraan yang bertenaga besar dan berkecepatan tinggi jauh dari kemampuan manusia. Kecepatan yang tinggi serta tenaga yang besar inilah yang menjadi bahaya utama dan menjadikan berkendaraan merupakan kegiatan yang mengandung resiko kecelakaan yang cukup besar. Penelitian dilakukan di PT Pertamina EP area Jambi yang melibatkan kendaraan operasional yang digunakan. Operasi kendaraan ini menjadi perhatian karena adanya peningkatan angka kecelakaan yang terjadi. Berangkat dari permasalahan diatas dilakukan penelitian dengan tujuan mendapatkan gambaran besar peranan faktor yang berhubungan dengan kecelakaan bermotor di area operasional PT Pertamina EP Jambi antara Iain faktor Unsafe Action, Unsafe Conditon serta Law lnforecement. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan disain cross sectional, yakni mengambil data pada sesuatu waktu (one point in time), dimana pengumpulan data dan observasi dilakukan dalam waktu bersamaan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya faktor-faktor yang cukup menonjol peranannya dalam kecelakaan bermotor di area operasional PT Pertamina EP Jambi dan tinjauan lebih Ianjut terhadap faktor2 yang menonjol tersebut mengarah kepada 2 hal pokok yang perlu ditingkatkan yaitu perilaku pengemudi dan kondisi tidak aman.
Currently the use of vehicles is becoming integrated with daily life activities of people.this situation is related to the need of people to have reliable of transportation which ins more effective and efficient for moving and objects or goods or other else from one place to another technology development has invited vehicles, which having great power and capable to move faster. Consequently,these great power speed are major hazard lead to accident during its operation. Research has conducted at PT Pertamina EP area of Jambi entangling vehicle of used operational. this Vehicle operation become attention caused by improvement of accident number that happened. Starting from the above problem,this research is carried out to achive the objective to have a view regarding the contribution of each factor to the accident of motor vehicle at Operation area PT PERtamina EP Jambi e.g Unsafe Action,Unsafe Condition, and Law lnforcement. This research use quantitative approach and qualitative designed by sectional cross, namely take data at something time ( time in point one), where data collecting and observation conducted during at the same time. The conclusion of this research shown that the prominent factors are strongly contributed in motor vehicle in Operation area PT PERtamina EP Jambi. Further classification concluded that 2 major factors, driving behavior and unsafe condition should be improved.
T-2547
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Stefani Avelliana Megaranti; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Sjahrul M. Nasri, Rubi Ginanjar
Abstrak:
Terjadi 508 kasus kecelakaan Bus Transjakarta di tahun 2021, hasil investigasi yang dilakukan oleh KNKT mengungkapkan salah satu penyebabnya adalah kelelahan pramudi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keluhan dan analisis faktor risiko terkait fatigue pada pramudi Bus Rapid Transit dan Non-BRT Transjakarta Tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik. Sampel penelitian sebanyak 124 Pramudi BRT dan Non-BRT Transjakarta. Variabel Independen pada penelitian ini yaitu factor risiko terkait pekerjaan (Durasi Kerja, Shift Kerja, Waktu Istirahat, Commuting Time, Beban Kerja). Variabel kovariat pada penelitian ini yaitu factor risiko terkait pekerja (Usia, Jenis Kelamin, IMT, Konsumsi Kafein, Riwayat Penyakit Hipertensi, Riwayat Penyakit Diabetes, Kuantitas Tidur). Penelitian cross-sectional menggunakan kuesioner Swedish Occupational Fatigue Index (SOFI) untuk mengukur kelelahan dan NASA-TLX untuk mengukur beban kerja. Analisis data dilakukan secara bivariat dengan uji kai kuadrat dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian ini menujukkan sebanyak 48,4 % (60) pramudi mengalami fatigue dan sebanyak 55,6% (64) pramudi tidak mengalami fatigue. Variabel IMT, usia, dan Kuantitas tidur memiliki hubungan yang signifikan dengan kelelahan. Faktor pekerjaan yang paling dominan memengaruhi kelelahan adalah beban kerja walaupun tidak ditemukan hubungan secara signifikan
There were 508 cases of Transjakarta Bus accidents in 2021, investigation results conducted by the National Transportation Safety Committee (KNKT) revealed that one of the causes was driver fatigue.The aims of this study is describe fatigue complaints and analyze fatigue-related risk factors on Drivers of Transjakarta BRT (Bus Rapid Transit) and Non-BRT in 2022. This researc is a quantitative study with an analytical descriptive research design. The research sample was 124 Drivers of Transjakarta BRT and NonBRT.. The independent variables in this study are work-related risk factors (Work Duration, Shift Work, Rest Time, Commuting Time, and Workload). The covariates in this study were worker-related risk factors (Age, Gender, BMI, Caffeine Consumption, Hypertension, Diabetes, and Sleep Quantity). This research is cross-sectional study used the Swedish Occupational Fatigue Index (SOFI) questionnaire to measure fatigue and the NASA-TLX questionnaire to measure workload. Data analysis performed are bivariate with kai square test and multivariate with logistic regression. The study result showed that 48.4% (60) drivers experienced fatigue and 55.6% (64) drivers did not experience fatigue. Variables BMI, age, and sleep quantity have a significant relationship with fatigue. The most dominant work-related factor affect fatigue is workload, although no significant relationship was found
Read More
There were 508 cases of Transjakarta Bus accidents in 2021, investigation results conducted by the National Transportation Safety Committee (KNKT) revealed that one of the causes was driver fatigue.The aims of this study is describe fatigue complaints and analyze fatigue-related risk factors on Drivers of Transjakarta BRT (Bus Rapid Transit) and Non-BRT in 2022. This researc is a quantitative study with an analytical descriptive research design. The research sample was 124 Drivers of Transjakarta BRT and NonBRT.. The independent variables in this study are work-related risk factors (Work Duration, Shift Work, Rest Time, Commuting Time, and Workload). The covariates in this study were worker-related risk factors (Age, Gender, BMI, Caffeine Consumption, Hypertension, Diabetes, and Sleep Quantity). This research is cross-sectional study used the Swedish Occupational Fatigue Index (SOFI) questionnaire to measure fatigue and the NASA-TLX questionnaire to measure workload. Data analysis performed are bivariate with kai square test and multivariate with logistic regression. The study result showed that 48.4% (60) drivers experienced fatigue and 55.6% (64) drivers did not experience fatigue. Variables BMI, age, and sleep quantity have a significant relationship with fatigue. The most dominant work-related factor affect fatigue is workload, although no significant relationship was found
S-10924
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dewi Insani Mufliha; Pembimbing: Baiduri; Penguji: Hendra, Indri Hapsari Susilowati
S-4825
Depok : FKM UI, 2006
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
David Kusmawan; Pembimbing: Indri H. Susilowati; Penguji: Ridwan Zahdi Syaaf, Heny D. Mayawati, Charles Tampubolon
T-5824
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nur Afrilianti Mardiani; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Robiana Modjo, Puji Supriyanto
S-6447
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rizka Komala Dewi; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Hendry Akmal
S-6345
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Finski Oktodela; Pembimbing: Syahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Chandra Satrya, Haito Chandra, Devie Fitri Octaviani
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kecelakaan angkutan bus umum yang terjadi di Jakarta, selian itu juga bertujuan melihat distribus frekuensi faktor- faktor penyebab kecelakaan seperti faktor manusi, kendaraan dan lingkungan. Dari hasil penelitian ini di dapat bahwa faktor kendaraan merupakan faktor yang paling dominan menyebabkan kecelakaan dengan 3607 kasus kecelakaan atau sebesar 92.3% dari total kecelakan ang terjadi. Dari faktor pengemudi, faktor pengemudi lengah adalah faktor yang dominan menyebabkan kecelakaan dibandingkan dengan viii faktor lainnya yaitu sebesar 1463 kasus kecelakaan atas sebesar 37.5% dari total kecelakaan yang terjadi Kata kunci: Kecelakaan, Faktor pengemudi, Faktor kendaraan, faktor lingkungan
Read More
T-4469
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Finski Oktodela; Pembimbing: Syahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Chandra Satrya, Haito Chandra, Devie Fitri Octaviani
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kecelakaan angkutan bus umum yang terjadi di Jakarta, selian itu juga bertujuan melihat distribus frekuensi faktor- faktor penyebab kecelakaan seperti faktor manusi, kendaraan dan lingkungan. Dari hasil penelitian ini di dapat bahwa faktor kendaraan merupakan faktor yang paling dominan menyebabkan kecelakaan dengan 3607 kasus kecelakaan atau sebesar 92.3% dari total kecelakan ang terjadi. Dari faktor pengemudi, faktor pengemudi lengah adalah faktor yang dominan menyebabkan kecelakaan dibandingkan dengan viii faktor lainnya yaitu sebesar 1463 kasus kecelakaan atas sebesar 37.5% dari total kecelakaan yang terjadi Kata kunci: Kecelakaan, Faktor pengemudi, Faktor kendaraan, faktor lingkungan
Read More
T-4469
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
