Ditemukan 26238 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Rahmah Febriana P; Pembimbing: Meily Kurniawidjaja; Penguji: Hendra, Kemas Ahmad Widad
S-6132
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rizki Priyadi; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Mila Tejamaya, Syahrul Munir
Abstrak:
Kesehatan dan keselamatan kerja (K3)adalah suatu upaya pemikiran dalam menjamin keutuhan dan kesempurnaan jasmani maupun rohani manusia pada umumnya dan pekerja pada khususnya, serta hasil karya budaya dalam rangka menuju masyarakat adil dan makmur. Tingginya resiko kecelakaan dan kesehatan pada pekerja di industri saat ini sudah seharusnya menjadi perhatian utama baik bagi pekerja, pengusaha, maupun pemerintah khususnya di PT. Pertamina (Persero) LPG dan Gas Products Region III Depot LPG Tanjung Priok dalam hal analisis risiko pada proses bongkar muat tabung LPG ukuran 3 Kg. Dengan memahami dan merealisasikan teori manajemen risiko segala potensi risiko yang terdapat pada setiap proses kerja yang dilakukan akan di minimalisasi dan dapat dilakukan pencegahan serta pengendalian lebih lanjut pada proses kerja yang dimaksud.
Health and Safety (HSE) is an effort to preserve the unity of thought and perfection of the human body and spirit in general and workers in particular, and the work culture in the framework towards a just and prosperous society. The high risk of accidents and health of workers in the industry today should be a major concern both for workers, employers, and government, especially in the PT. Pertamina (Persero) LPG and Gas Products Region III Depot LPG Tanjung Priok in terms of risk Analysis in the process of loading and unloading of LPG 3 Kg size. By understanding and realization of the theory of risk management all the potential risks inherent in any process of the work done will be done in the minimization and prevention and further control the work process is.
Read More
Health and Safety (HSE) is an effort to preserve the unity of thought and perfection of the human body and spirit in general and workers in particular, and the work culture in the framework towards a just and prosperous society. The high risk of accidents and health of workers in the industry today should be a major concern both for workers, employers, and government, especially in the PT. Pertamina (Persero) LPG and Gas Products Region III Depot LPG Tanjung Priok in terms of risk Analysis in the process of loading and unloading of LPG 3 Kg size. By understanding and realization of the theory of risk management all the potential risks inherent in any process of the work done will be done in the minimization and prevention and further control the work process is.
S-7730
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Arinanda Utomo; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Djunaidi, Zulkifli; Kusminanti, Yuni
S-6894
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Burhan Yessy Kawulusan; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja
S-3199
Depok : FKM-UI, 2003
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dewi Anggraini; Pembimbing: L.Leily Widjaya
S-3628
Depok : FKM-UI, 2004
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Clairine Sola Gratia Hagins; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Indri Hapsari, Adrianus Pangaribuan
S-8054
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ridwan Tri Armandas; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Zulkifli Djunadi, Daris Hendarko
S-6301
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mirza Saleh Khan; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Mirsupi Usman
Abstrak:
Read More
Tingginya tingkat penguapan dari benzene, toluene, dan xylene (BTX) dalam bensin membuat pekerja di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) berisiko tinggi terpajan BTX secara inhalasi. Adanya aktivitas pengisian bahan bakar kendaraan bermotor dan aktivitas pengisian tangki pendam (underground tank) membuat pekerja di SPBU berisiko tinggi kontak dengan bensin yang mengandung BTX secara dermal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai besarnya tingkat risiko kesehatan pada pekerja di SPBU X Beji Depok akibat pajanan BTX melalui rute pajanan inhalasi dan dermal. Design penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan metode CHRA dari DOSH Malaysia untuk menilai tingkat risiko kesehatan. Penilaian risiko kesehatan rute pajanan inhalasi dilakukan secara kuantitatif. Sementara itu, penilaian risiko kesehatan rute pajanan dermal dilakukan secara kualitatif. Berdasarkan observasi dan wawancara terdapat 5 similar exposure group (SEG) untuk pajanan BTX secara inhalasi, yaitu Operator Shift-1, Operator Shift-2, Operator Shift-3, Shift Leader, dan Supporting Team. Lalu, untuk pajanan BTX secara dermal terdapat 2 SEG, yaitu Operator dan Shift Leader. Untuk pajanan inhalasi benzene, SEG Operator Shift-1, Operator Shift-2, dan Shift Leader memiliki tingkat risiko kesehatan tinggi (high risk), sedangkan SEG lainnya memiliki tingkat risiko moderat (moderate risk). Untuk pajanan aditif toluene dengan xylene secara inhalasi hanya SEG Operator Shift-3 yang memiliki tingkat risiko moderat (moderate risk), sedangkan SEG lainnya memiliki tingkat risiko rendah (low risk). Untuk pajanan secara dermal, kedua SEG memiliki tingkat risiko tinggi (high risk) akibat pajanan benzene, sedangkan akibat pajanan toluene dan xylene kedua SEG memiliki tingkat risiko moderat (moderate risk). Rekomendasi yang diberikan adalah mengganti nozzle menjadi nozzle otomatis, memasang vapor recovery system, memasang rubber splash collars di sekitar nozzle, dan memberlakukan layanan self-service.
The high evaporation rate of benzene, toluene and xylene (BTX) in gasoline puts workers at public fuel stations (SPBU) at high risk of inhalation exposure to BTX. The existence of motor vehicle refueling activities and underground tank filling activities puts workers at high risk of dermal contact with BTX containing gasoline. This study aims to assess the level of health risk to workers at gas station X Beji Depok due to BTX exposure through inhalation and dermal exposure routes. The research design used was descriptive analysis using the CHRA method from DOSH Malaysia to assess the level of health risk. The health risk assessment of inhalation exposure route was done quantitatively. The health risk assessment of the dermal exposure route was carried out qualitatively. Based on observations and interviews, there are 5 similar exposure groups (SEG) for BTX inhalation exposure, namely Operator Shift-1, Operator Shift-2, Operator Shift-3, Shift Leader, and Supporting Team. Then, for dermal BTX exposure, there are 2 SEG, namely Operator and Shift Leader. For benzene inhalation exposure, the SEG of Operator Shift-1, Operator Shift-2, and Shift Leader have a high health risk level, while the other SEG have a moderate risk level. For inhalation exposure to toluene additive with xylene, only the SEG of Operator Shift-3 have a moderate risk level, while the other SEG have a low risk level. For dermal exposure, both SEG have a high risk level due to benzene exposure, while due to toluene and xylene exposure both SEG have a moderate risk level. Recommendations are to change the nozzle to an automatic nozzle, install a vapor recovery system, install rubber splash collars around the nozzle, and implement self-service.
S-11744
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Bahrudin Efendi; Pembimbing: Hendra; Penguji: Ridwan Z. Syaaf, Amiroel Pribadi, Mayarni
T-3307
Depok : FKM UI, 2011
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Eka Nurma; Pembimbing : Chandra Satrya; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Irma Setiawaty Wulandari
Abstrak:
Penelitian ini mengenai penilaian risiko keselamatan kerja pada proses repaint di kegiatan pemeliharaan tabung LPG di Pabrik Tabung Elpiji Pertamina Plumpang, Jakarta. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besarnya tingkat risiko keselamatan kerja yang ada pada pekerja di bagian proses repaint tabung LPG. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat bahaya mekanik, elektrik, dan fisik. Pada basic risk diketahui bahwa terdapat 18 risiko yang termasuk dalam kategori very high. Pada existing risk, pengendalian yang telah dilakukan mampu menurunkan risiko sampai kategori acceptable, namun masih ada risiko dalam kategori priority 3 dan substancial. Rekomendasi pengendalian yang diberikan mampu menurunkan risiko menjadi kategori acceptable dan priority 3.
This study is about occupational safety risk assessment in LPG cylinder at Elpiji Cylinders Manufacture Pertamina Plumpang, Jakarta. This study aims to find out occupational safety risk level in worker at LPG cylinder LPG repaint process activities. The result of research explained that LPG gas cylinder repaint process have mechanical hazard, electric hazard, and physical hazard. There are 18 risk in very high categories. In existing risk level, existing control can reduce risk until acceptable category, but there are residual risk in priority 3 and substancial. Control recommendation can reduce risk until acceptable and priority 1 level.
Read More
S-7946
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
