Ditemukan 40743 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Resyana Yunita; Pembimbing: Budi Haryanto Penguji: Sri Tjahjani Budi Utami, Diana M. Pakpahan
S-6109
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sandra Yossi Siregar; Pembimbing: Ririn Arminsih Wulandari; Penguji: Zakianis, Yasep Setiakarnawijaya
S-6470
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Puji Amrih Lestari; Pembimbing: Budi Haryanto; Penguji: Budi Hartono, Bambang Wispriyono, Beben Saiful Bahri, Inggariwati
Abstrak:
Infeksi Saluran Pernapasan Akut adalah penyebab utama dari morbiditas serta mortalitas dari penyakit menular di seluruh dunia. Provinsi DKI Jakarta merupakan ibukota Indonesia yang memiliki lima kota besar yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat serta Kepulauan Seribu. Pencemaran udara ambien dari tahun ke tahun cenderung meningkat. Sebagai kota yang sedang berkembang Provinsi DKI Jakarta turut menyumbangkan emisi udara yang menyebabkan menurunnya kualitas udara melalui kegiatan penduduk, kegiatan perindustrian dan transportasi. Dampak dari konsentrasi SO2 udara ambien yang tinggi merupakan salah satu dari meningkatnya penyakit saluran pemafasan akut atau disebut juga ISPA. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi SO2 dengan kejadian ISPA pada balita di Provinsi DKI Jakarta Menurut Musim Tahun 2018-2021. Desain penelitian menggunakan studi ekologi time series analysis dengan durasi penelitian mulai tahun 2018-2021. Data sekunder diperoleh dari institusi pemerintahan terkait, yaitu BMKG, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Analisis dilakukan menggunakan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di lima kota besar di DKI Jakarta untuk mengetahui kualitas udara selama 4 tahun terakhir berdasarkan musim hujan dan kering. Terdapat hubungan yang signifikan antara suhu udara dengan kejadian ispa pada balita di Provinsi DKI Jakarta menurut musim tahun 2018-2021, sedangkan untuk konsentrasi SO2, kelembaban udara dan curah hujan tidak memiliki hubungan yang signifikan (p>0,05). Untuk kekuatan yang rendah di variabel konsentrasi SO2 dengan arah yang negative, suhu udara memiliki kekuatan sedang dengan arah hubungan yg negatif. Sedangkan kelembaban udara dan curah hujan memiliki kekuatan yg sangat rendah dengan arah hubungan yang positif. Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta agar dapat dilaksanakan tindakan kesehatan terkait dengan ISPA pada balita. Intervensi yang lebih efektif di bidang promosi dan perlindungan kesehatan serta pencegahan risiko lingkungan iklim terhadap kesehatan penduduk, khususnya pada anak- anak
Acute Respiratory Infections are a major cause of morbidity and mortality from infectious diseases worldwide. DKI Jakarta is the capital city of Indonesia which has five major cities, namely Central Jakarta, North Jakarta, South Jakarta, East Jakarta, West Jakarta and the Thousand Islands. Ambient air pollution from year to year tends to increase. As a developing city, DKI Jakarta Province contributes to air emissions that cause a decrease in air quality through population activities, industrial activities and transportation. The impact of high ambient air SO2 concentrations is one of the reasons for the increase in acute respiratory disease or also known as ARI. The purpose of this study was to determine the relationship between SO2 concentration and the incidence of ARI in children under five in DKI Jakarta according to the 2018-2021 season. The research design uses an ecological time series analysis study with the duration of the study starting from 2018-2021. Secondary data were obtained from related government institutions, namely BMKG, the Environment Agency and the DKI Jakarta Provincial Health Office. The analysis was carried out using the Air Pollutant Standard Index (ISPU) in five major cities in DKI Jakarta to determine air quality for the last 4 years based on the rainy and dry seasons. There is a significant relationship between air temperature and the incidence of ARI in children under five in DKI Jakarta Province according to the 2018-2021 season, while for SO2 concentration, air humidity and rainfall there is no significant relationship (p>0.05). For low strength in the variable SO2 concentration with a negative direction, air temperature has a moderate strength with a negative relationship direction. While air humidity and rainfall have a very low strength with a positive relationship direction. DKI Jakarta Provincial Health Office in order to carry out health actions related to ARI in toddlers. More effective interventions in the areas of promotion and protection of health and prevention of the risks of the climate environment to the health of the population, in particular to children
Read More
Acute Respiratory Infections are a major cause of morbidity and mortality from infectious diseases worldwide. DKI Jakarta is the capital city of Indonesia which has five major cities, namely Central Jakarta, North Jakarta, South Jakarta, East Jakarta, West Jakarta and the Thousand Islands. Ambient air pollution from year to year tends to increase. As a developing city, DKI Jakarta Province contributes to air emissions that cause a decrease in air quality through population activities, industrial activities and transportation. The impact of high ambient air SO2 concentrations is one of the reasons for the increase in acute respiratory disease or also known as ARI. The purpose of this study was to determine the relationship between SO2 concentration and the incidence of ARI in children under five in DKI Jakarta according to the 2018-2021 season. The research design uses an ecological time series analysis study with the duration of the study starting from 2018-2021. Secondary data were obtained from related government institutions, namely BMKG, the Environment Agency and the DKI Jakarta Provincial Health Office. The analysis was carried out using the Air Pollutant Standard Index (ISPU) in five major cities in DKI Jakarta to determine air quality for the last 4 years based on the rainy and dry seasons. There is a significant relationship between air temperature and the incidence of ARI in children under five in DKI Jakarta Province according to the 2018-2021 season, while for SO2 concentration, air humidity and rainfall there is no significant relationship (p>0.05). For low strength in the variable SO2 concentration with a negative direction, air temperature has a moderate strength with a negative relationship direction. While air humidity and rainfall have a very low strength with a positive relationship direction. DKI Jakarta Provincial Health Office in order to carry out health actions related to ARI in toddlers. More effective interventions in the areas of promotion and protection of health and prevention of the risks of the climate environment to the health of the population, in particular to children
T-6138
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ruri Widowati; Pembimbing: Budi Haryanto; Penguji: Sri Tjahjani Budi Utami, Didik Supriyono
S-8312
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Wahyu Danil; Pembimbing: Budi Haryanto; Penguji: Zakianis, Bety, Setyorini
S-5574
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Efi Kurniatiningsih; Pembimbing: Budi Hartono; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, Ema Hermawati, Leo Hariono
Abstrak:
Konsentrasi PM2,5 dalam ruang mempengaruhi kesehatan apabila terhirup oleh manusia terutama pada kelompok rentan seperti balita. Balita yang tinggal dalam rumah dengan konsentrasi PM2.5 tidak memenuhi syarat memiliki risiko terhadap kejadian gejala ISPA. Penelitian ini dilakukan dengan desain studi cross sectional pada balita diwilayah kerja Puskesmas Mekarmukti yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di desa Mekarmukti, Pasirgombong dan desa Wangunharja sebanyak 130 orang. Penentuan gejala ISPA pada balita berdasarkan hasil wawancara dan observasi menggunakan kuesioner sedangkan pengukuran konsentrasi PM2,5 dalam ruang menggunakan Haz dustEPAM 5000.Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi logistik ganda. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang signifikan antara konsentrasi PM2,5 dengan gejala ISPA pada balita (8,47 ; 3,52-20,36). Faktor lain yang mempengaruhi adalah statusmerokok (1,38; 0,58-3,26), jenis kelamin (1,22; 0,58-2,55), status gizi (1,64; 0,56-4,84), suhu (2,48; 0,97-6,32) dan kelembaban (1,96; 0,89-4,34). Analisis multivariat menunjukkan bahwa balita yang tinggal dalam rumah dengan konsentrasi PM2,5 tidak memenuhi syarat memiliki risiko 15,71 kali mengalami gejala ISPA setelah dikontrol dengan variabel kelembaban dan pendapatan orang tua. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan bermakna antara konsentrasi PM2.5 dengan kejadian gejala ISPA pada balita. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian dan pencegahan terhadap efek PM2.5 dengan konseling kesehatan lingkungan dan peningkatan promosi kesehatan terkait faktor risiko gejala ISPA pada balita
Read More
T-6447
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Maya Kartika; Pembimbing: Budi Haryanto; Penguji: Dewi Susanna, Rahmat Suherwin
S-6828
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Akrima Fajrin Nurimani; Pembimbing: Suyud Warno Utomo; Penguji: Budi Hartono, Melati Ferianita Fachrul
S-9170
Depok : FKM-UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Yuniatun; Pembimbing: Laila Fitria; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, Yulia Fitria Ningrum
Abstrak:
Kejadian penyakit merupakan hasil hubungan interaktif antara manusia dan perilakunya serta komponen lingkungan yang memiliki potensi penyakit. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan konsentrasi PM2.5 terhadap kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pedagang di Terminal Bus Senen. Hasil penelitian ini menunjukkan konsentrasi PM2.5 mencapai 219 μg/m3. Didapatkan pedagang dengan ISPA sebesar 28% dari 93 sampel. Terdapat hubungan yang signifikan antara lama kerja dengan kejadian ISPA (p=0,027). Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara paparan PM2.5 , umur, status gizi, status merokok dan durasi kerja. Selanjutnya diperlukan pemantauan uji emisi kendaraan dan pemantauan kualitas udara.
Read More
S-9975
Depok : FKM-UI, 2019
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dwianti Kanti Rahayu; Pembimbing: Budi Haryanto; Penguji: Ema Hermawati, Ida Choridah
S-7521
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
