Ditemukan 35199 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Neni Yuniyati; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Hendra, Yulianto S. Nugroho
S-6158
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dewi Afriyanti; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Anondho Wijanarko
S-7360
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Satria Panji Wijayanto; Pembimbing: Mila Tejamaya; Penguji: Dadan Erwandi, Karyani Sani Manurung
Abstrak:
ABSTRACT Laboratorium merupakan salah satu temapt kerja yang memiliki potensi bahaya dan risiko K3 yang cukup besar. Dengan digunakannya berbagai peralatan dan bahan, para pengguna laboratorium, khususnya Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI), terpajan berbagai jenis bahaya seperti bahaya kesehatan dan keselamatan. Oleh karena itu dituntut penerapan metode pengendalian guna mereduksi potensi bahaya dan risiko K3 tersebut. Pelatihan adalah salah satu metode control yang dapat diterapkan di laboratorium FT, bersamaan dengan metode pengendalian lain baik engineering, administratif, atau dengan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pelatihan K3 yang diperlukan oleh pekerja laboratorium sehingga dapat dilakukan program pelatihan yang efektif dan efisien untuk menjawab permasalahan K3 yang ada di laboratorium.Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada pekerja laboratorium dan observasi di laboratorium. Proses analisis laboratorium atau tempat kerja meliputi analisis organisasi, pekerjaan, dan personal. Hasil dari analisis organisasi dapat melihat dukungan dari pihak manajemen terkait pelaksanaan K3 di laboratorium, Hasil dari analisis pekerjaan dapat melihat bahaya dan risiko dari pekerjaan di laboratorium, serta analisis personal melihat pengetahuan dan data pelatihan dari pekerja di laboratorium sehingga menghasilkan matriks pelatihan K3 untuk laboratorium FT UI. Pelatihan yang lebih dibutuhkan untuk pekerja laboratorium yaitu bersifat konseptual dan orientasi kepada perilaku K3 di laboratorium.
ABSTRACT Laboratory is one of the potential workplace that has large hazards and risks of Occupational Health and Safety (OHS). With the use of a variety of equipment and materials, particularly Laboratory, Faculty of Engineering, University of Indonesia (UI FT), laboratory users exposed to various types of hazards such as health and safety hazards. Therefore, the application of control methods are required in order to reduce potential hazards and risks of OHS. Training is one of the control methods that can be applied in the laboratory, in conjunction with other control methods either engineering, administrative, or personal protective equipment. This study aims to analyze the training needs of OHS, required by the laboratory worker training program so that it can be done effectively and efficiently to address the problems that exist in laboratorium. This research uses a qualitative design with in-depth interviews and observation to laboratory workers in the laboratory. The process of laboratory analysis or analysis covering workplace organization, work, and personal. The results of the analysis of the organization can see the support from management regarding the conduct of OHS in the laboratory, results of job analysis to see the dangers and risks of work in the laboratory, as well as the analysis of knowledge and personal look at the data in the training of laboratory workers resulting OHS training matrix for laboratory in FT UI. More orientation training is needed for laboratory workers and conceptual to change the behavior of OHS in the laboratory.
Read More
S-8358
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mutiara Ayu Asmara; Pembimbing: Ridwan Zahdi Syaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Farida Tusafariah
S-7356
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ahmad Susilo; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Eko Anjang Budi
Abstrak:
Pada tahun 2000, Indonesia telah mencapai target global dalam eliminasi kusta. Namun, masih ada 14 provinsi yang belum mencapai target eliminasi. Angka penemuan kasus baru penyakit kusta cenderung statis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kecenderungan angka penemuan kasus baru penyakit kusta dan faktor-faktor yang berhubungan dengan angka penemuan kasus baru penyakit kusta di Provinsi DKI Jakarta tahun 2009-2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi ekologi dan dianalisis dengan menggunakan uji korelasi. Diperoleh hasil bahwa kondisi sosial ekonomi (proporsi penduduk miskin, indeks pembangunan manusia, dan pengeluaran per kapita penduduk) memiliki hubungan yang sangat kuat dengan angka penemuan kasus baru penyakit kusta kecuali untuk variabel proporsi penduduk miskin. Sedangkan untuk kondisi iklim (suhu rata-rata, kelembaban rata-rata, intensitas cahaya matahari rata-rata) memiliki korelasi yang kuat dan kepadatan penduduk memiliki korelasi sedang dengan angka penemuan kasus baru penyakit kusta. Ketiga hasil ini tidak bermakna secara statistik (nilai p>0,005). Hasil uji yang bermakna didapatkan pada uji korelasi antara proporsi penduduk miskin dengan angka penemuan kasus baru penyakit kusta di Kepulauan Seribu (r=0,926 , nilai p=0,024) dan uji korelasi indeks pembangunan manusia di Jakarta Pusat (r= -0,888 , nilai p=0,044), Jakarta Utara (r= -0,949 , nilai p=0,014), dan Kepulauan Seribu (r= -0,913 , nilai p=0,031). Diperlukan kerjasama lintas sektor dan kemitraan dengan berbagai pihak dalam upaya pengendalian penyakit kusta
Read More
S-8676
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hikmah Dyah Permata Sari; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Dadan Erwandi, Muhamad Dawaman
Abstrak:
Penelitian ini membahas tentang gambaran pemenuhan dari pelaksanaan sistemtanggap darurat di Fakultas Teknik Universitas Indonesia tahun 2016 berdasarkanPedoman Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat Universitas Indonesia yangmengacu pada NFPA 1600 edisi 2016. Penelitian merupakan penelitian kualitatifdengan desain penelitian deskriptif analitik. Metode yang digunakan berupawawancara, observasi langsung, dan telaah dokumen menggunakan instrumenchecklist self-assessment for conformity NFPA 1600 edisi 2016. Penelitiandilakukan terhadap enam elemen di dalam NFPA 1600 edisi 2016 dan diperolehhasil dengan total rata-rata terpenuhi sebesar 58,20%, tidak terpenuhi sebesar29,40% dan tidak dapat teraplikasikan (not applicable) sebesar 12,40%.
Read More
S-9077
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Elga Rivanti; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Hendra, Tata Soemitra
S-6274
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Luqmantoro; Pembimbing: Sjahrul M. Nasri; Penguji: Mila Tejamaya, Hendra, Masjuli, Agus Joko Haryanto
Abstrak:
MIC (Methyl Isocyanate) adalah bahan kimia yang sangat berbahaya dan beracun yang telah terbukti menjadi sumber bencana pada tragedi Union Carbide Bhopal tahun 1984. PT X sebagai perusahaan penghasil MIC harus memastikan adanya perlindungan keselamatan proses yang baik. Untuk memastikan hal tersebut perlu dilakukan penilaian risiko secara sistematis dan menyeluruh terhadap alat atau proses produksi MIC. Tesis ini membahas penilaian keselamatan proses menggunakan teknik Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). 57 potensi kegagalan teridentifikasi di penelitian ini. Hasil penelitian memberikan gambaran tentang profil severity, occurance dan detection serta diperolehnya nilai Risk Priority Number (RPN) dari ke-57 potensi kegagalan tersebut. Profil FMEA yang dihasilkan menjadi input untuk membuat skenario terburuk potensi kegagalan ganda. 8 nilai RPN tertinggi dengan potensi keparahan mayor diperoleh untuk segera ditindaklanjuti dengan tindakan perbaikan. Selain itu, diperoleh pula 2 potensi kegagalan ganda terburuk yang harus menjadi perhatian. Di akhir tesis ini rekomendasi diberikan kepada PT X baik rekomendasi teknis terkait hasil penilaian risiko ini maupun rekomendasi yang bersifat umum untuk meningkatkan perlindungan keselamatan proses di PT X.
Kata Kunci: Keselamatan proses, potensi kegagalan, severity, occurance, detection, Risk Priority Number (RPN)
Read More
Kata Kunci: Keselamatan proses, potensi kegagalan, severity, occurance, detection, Risk Priority Number (RPN)
T-4464
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nasidah; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Hendra, Mila Tejamaya, Datu Rizal Asral, Muhammad Fertiaz
T-4066
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Romadoni; Pembimbing: Suharnyoto Martomulyono; Penguji: Hendra, Ahmad Munir
S-4719
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
