Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32728 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Biyanti Lisatriana; Pembimbing: Tris Eryando; Penguji: Popy Yuniar, Ade Sutrisno
S-6300
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sugiyarto; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Martia Rahmaniati Makfukl, R.A. Maria Yuliani, Prie Helga Ismiati
T-3746
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sugiyarto; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Martia Rahmaniati Makfukl, R.A. Maria Yuliani, Prie Helga Ismiati
T-3746
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sugiyarto; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Martia Rahmaniati Makfukl, R.A. Maria Yuliani, Prie Helga Ismiati
T-3746
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sugiyarto; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Martia Rahmaniati Makfukl, R.A. Maria Yuliani, Prie Helga Ismiati
T-3746
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sugiyarto; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Martia Rahmaniati Makfukl, R.A. Maria Yuliani, Prie Helga Ismiati
T-3746
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deviana; Pembimbing: Iwan Ariawan; Penguji: Indang Trihandini, Tris Eryando, Sulistiono, Neni Nuraeni
Abstrak:

Mutu layanan yang berkualitas hanya dapat dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang memiliki pengetahuan, ketrampilan, dan sikap yang profesional. Diktat merupakan salah satu alternatif pendekatan untuk membantu meningkatkan mutu tenaga kesehatan. Pemerintah selalu memberikan kesempatan kepada seluruh pegawai termasuk pegawai Departemen Kesehatan untuk meningkatkan mutu tenaga kesehatan yang bersangkutan.Salah satu pendekatan yang telah dikembangkan untuk peningkatan profesionalisme adalah melalui Diktat Jarak Jauh (DJJ). Melalui DJJ tenaga kesehatan tidak perlu meninggalkan tempat tugasnya dan dapat mencapai sasaran tenaga kesehatan yang berada di berbagai unit pelayanan kesehatan. Kemajuan teknologi informasi khususnya teknologi komunikasi berbasis komputer sangat pesat. Kemajuan teknologi tersebut menawarkan cara altematif untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh.Untuk terlaksananya DJJ berbasis elektronik yang bermutu diperlukan infrastruktur sistem yang baik seperti adanya pemahaman yang baik dari para manusia yang terlibat dalam kegiatan ini baik sebagai peserta belajar maupun sebagai penyelenggara (brainware), kesiapan perangkat keras (hardware) yang mendukung terlaksananya komunikasi, kesiapan perangkat lunak (software). Selain itu persiapan yang matang sebelum mengimplementasikan sebuah pembelajaran jarak jauh memegang peran penting demi kelancaran proses pembelajaran, seperti penentuan mekanisme teknis komunikasi selama proses pembelajaran yang didukung dengan suatu kewenangan dalam berbagi peran, menentukan model instruksional yang menentukan keefektifan proses belajar untuk interaktivitas antara pembelajar, tutor/ narasumber, dan pihak pendukung/ penyelenggara dan materi pembelajaran harus dirancang.Tujuan penelitian ini adalah merancang basis data untuk sistem informasi penyelenggaraan kegiatan Diktat Jarak Jauh Kesehatan Berbasis Elektronik yang dapat menunjang dalam efektifitas kegiatan melalui penyediaan informasi yang diperlukan untuk pengendalian dan perbaikan hasil kegiatan. Untuk menetapkan variabel yang akan dijadikan dasar dalam basis data pada sistem informasi yang akan dirancang, dilakukan kajian pra analisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif di Kota Probolinggo, Jawa Timur.Dari hasil kajian pra analisis diperoleh hasil bahwa infrastruktur sebagaimana yang telah disebutkan di atas sangat menentukan keberhasilan kegiatan DJJ berbasis elektronik. Hal lainnya yaitu adanya suatu mekanisme yang dipersiapkan secara matang mulai dari persiapan sampai dengan penilaian serta tersedianya data yang terintegrasi dan dapat dengan mudah diakses oleh pihak yang terlibat dalarn kegiatan ini dapat memberikan informasi dalam melaksanakan kegiatan sehingga dapat menunjang untuk terwujudnya koordinasi yang baik.Berdasarkan hasil kajian pra analisis di atas, selanjutnya disusun rancangan basis data untuk sistem informasi penyelenggaraan yang dapat menyajikan informasi mengenai efektifitas komunikasi antar pelaku dalam sistem, hasil pencapaian kegiatan pembelajaran, penyebaran pembelajar tiap unit kerja berdasarkan jenis diktat yang diikuti. Rancangan sistem yang disusun dibatasi pada mekanisme kegiatan meliputi pengumpulan dan pengolahan data, rancangan basis data, rancangan input, rancangan output, sistem menu serta kebutuhan hardware, software, dan brainware.Selanjutnya saran untuk penyelenggaran kegiatan DJJ Kesehatan berbasis Elektronik, perlu persiapan infrastruktur yang balk guna tercapainya komunikasi yang untuk mendukung koordinasi yang baik. Infrastruktur tersebut meliputi manusianya (brainware), perangkal kerns (hardware), perangkat lunak (software) serta aturan yang mengatur peran para pelaku dalam sistem. Selain itu persiapan lainnya yang jugs merupakan hal panting untuls keberhasilan kegiatan ini seperti mekanisme kegiatan, rancangan instruksional pembelajaran, ketersediaan data yang terintegrasi dan dapat diakses oleh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.Pengelolaan sistem penyelenggaraan kegiatan ini sebaiknya dipegang oleh daerah dengan bantuan teknis dari Bapelkes dan Pusdiklat untuk rancangan-rancangan jenis diktat yang akan ditawarkan, model pembelajaran, modul dan bahan penyerta yang diperlukan serta untuk menjaga mutu diktat melalui akreditasi dan sertifikasi diktat dan institusi diktat.


 

Database Design for Implementing Information System for Long Distance Health Training and Education of Electronic Base in Probolinggo, East JavaThe qualified service quality can be only performed by. Health officer heaving knowledge, skill and professional attitude. Training and education is one of alternative approach to promote health officer quality. Government always gives all of employers included health department employers the opportunity to promote the quality health officer.One of approach which is developed to increase the professionalism is long distance training and education (LDTE). By implementing LDTE, health officer do not need to quit their own work and are able to reach the objective of health officers who is in several unit of health service. The progress of information technology, especially communication technology is based on computer. It officer the alternative way to carry out the activity of long distance learning.To perform LDTE based on sophisticated electronic, it is needed well infra-structure system such as the existence of understanding of involved people in this activity as participants of learning (learners) or as conductors (brainware), readiness of' hardware supporting communication performance and readiness of software. Besides that, there should be the well preparation before implementation of long distance learning will have the significant role in smoothness of learning process such as mechanism determination of technical communication during learning process which is supported with authorization in sharing the role, determination of instructional model which determines the effectiveness among learners, tutor supporting parties for conductor and the learning material that should be designed.The objective of this research is to design the conduction of database design for information system for health training and education activity in long distance which is based on electronic to support effectiveness of activity through information needed to control and improve the activity result. To determine the variable which will be the basic in database of design information system, there should be pre analysis study by using qualitative approach in Probolinggo, East Java.From pre analysis study, it is found out infrastructure as mentioned absolutely determines the success of LDTE activity based on electronic_ The other case is that there must be existence of well prepared mechanism from preparation until evaluation of integrated data. So that it can be easily accessed by the involved parties in this activity in giving the information of activity to create well coordination.Based on result of above pre analyses study, next , it is arranged the conduction information system design which provides the information of communication effectiveness inter actors in a system, result of reaching learning activity spreading the learners in each unit based on training and education followed. Design of system which is arranged is limited with activity mechanism including collecting and studying data, designing database, input design, output design, menu system and hardware, software, and brainware needs.Then, recommendation to conduct the activity of Health LDTE which has the electronic base should prepare the well infrastructure in order to reach communication in supporting the good coordination. The infrastructure consists of human (brainware), hard ware, software and rules regulation role of actors in that system. Beside that, the other significant preparation to support the success of this activity is like an activity mechanism, the existence of integrated data which can be accessed by involved parties in this activity.In management of this activity conduction, it will be better, if it is managed by regional authority by empowering the technical aid from Bapelkes (Broard of Health Implementation) and Pusdiklat for the sort of design of Diktat which will be given, Model of learning, Module and Completion materials needed to keep the quality of Diklat through promoting that there will be accreditation and job training of Diklat institution.

Read More
T-1460
Depok : FKM-UI, 2002
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meila Kushendiati; Pembimbing: Artha Prabawa; Penguji: Besral, Dien Anshari, Doni Arianto, Endang Sri Widyaningsih
Abstrak: Pada tahun 2008, atas pertimbangan pengendalian biaya kesehatan, peningkatan mutu, transparansi dan akuntabilitas dilakukan perubahan mekanisme pada program Asuransi Kesehatan Orang Miskin (Askeskin) dan diubah namanya menjadi Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon telah melaksanakan mekanisme monitoring dan evaluasi pada program Jamkesmas di Puskesmas, walaupun terbatas pada pembuatan laporan bulanan program. Kadang kala Dinas Kesehatan Kabupaten terlambat memberikan laporan karena harus menginput dan merekap seluruh laporan Puskesmas yang sering kali terlambat diberikan.
 
Untuk mengukur kinerja program Jamkesmas di Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon tidak menggunakan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan oleh Departemen Kesehatan karena indikator tersebut lebih menekankan pada pelaksanaan program Jamkesmas di Rumah Sakit. Sebagai solusi permasalahan yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, dikembangkan sistem monitoring dan evaluasi kinerja program Jamkesmas berbasis web di Puskesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon. Sistem ini dapat menghasilkan informasi kinerja program Jamkesmas di Puskesmas berdasarkan indikator kunjungan dan pemeriksaan KIA yang ada pada Standar Pelayanan Minimum (SPM).
 
Untuk mengoptimalisasikan penggunaan sistem monitoring dan evaluasi kinerja program Jamkesmas berbasis web di Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon diharapkan dapat melakukan sosialisasi manfaat dan tata cara penggunaan sistem kepada seluruh Puskesmas, serta melaksanakan pelatihan bagi petugas pencatatan dan pelaporan di Puskesmas dan Dinas Kesehatan mengenai teknik pengolahan data. Selain itu, diperlukan pula dukungan dana untuk pemeliharaan sistem tersebut.
 

In 2008, upon consideration of health care cost control, quality improvement, transparency and accountability changes made in mechanism of Asuransi Kesehatan Orang Miskin (Askeskin), and changed its name to Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Cirebon District Health Department has carried out monitoring and evaluation mechanism in Jamkesmas program at Central Public Health, although it is limited in making monthly reports of the program. Sometimes, the Health Department late on providing the report because they have to input and merge all health centers reports that is often given too late.
 
To measure the performance of Jamkesmas program at Central Public Health, Cirebon District Health Department is not using the indicators that have been established by the Ministry of Health because the indicators are more emphasis on Jamkesmas program implementation at Hospital. As the solution to existing problems in Cirebon District Health Department, we developed a web-based monitoring and evaluation performance system of Jamkesmas program in Central Public Health at Cirebon District Health Department. This system can yield information of Jamkesmas program performance based on indicators of visits and examination of child and mothers on Standar Pelayanan Minimum (SPM).
 
To optimize the use of Web Based Monitoring and Evaluation Performance System of Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) in Central Public Health, Cirebon District Health Department is expected to disseminate the benefits and using procedures of the system to all Central Public Health, as well as implementing training programs for recording and reporting officers in the Central Public Health and the Health Department about data processing techniques. Additionally, funding support is also necessary for the maintenance of the system.
Read More
T-3167
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hamdani; Pembimbing: Besral, Artha Prabawa; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, Harijanti Sri Oetami, Sumarti
Abstrak:

Berdasarkan data SUSENAS 2004 diperoleh data bahwa pemanfaatan fasilitas kesehaman dalam rangka Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) yang diselenggarakan oleh pihak di luar pcmerintah (rumah sakit swasta, praktik dokter, poliklinik, prakzik pemugas kesehatan) sangat tinggi yaitu mencapai 5l,08%, hal ini menunjukkan bahwa besamya peranan sarana pelayanan kesehatan yang diselanggarakan oleh swasta. Keadaan tersebut tidak _iauh berbeda dengan keadaan di Kabupatcn Bekasi, hal ini dikarenakan sarana pelayanan kesehatan swasta yang sangat lmnyak di Kabupaten Bekasi dimana wilayahnya yang berbatasan langsung dengan ibukota DKI Jakarta dan laju pertmnbuhan yang cukup tinggi yang disebabkan urbanisasi. Hal tersebut memicu pesatnya perkembangan sarana pelayanan kesehatan swasta yang melakukan perizinan, narnun belum semua sarana pelayanan kesehatan swasta melakukan dan mengetahui tentang perizinan di Kabupaten Bekasi. Oleh karena itu periu adanya sistem informasi pcrizinan penyclenggaraan sarana pelayanan kesehatan swasta yang berbasis web, sehingga pihak terkait dengan perizinan dapat mengakses informasi dan melakukan perizinan dengan lebih cepat. Pengembangan sistem yang dilakukan berdasarkan metode System Development LM; Cycle, yaitu planning ana&sis system, design, implementation, maintencmce dan evaluation system dengan memadukan konsep Data Base Management System dan data website sehingga menjadi kekuatan dalam Sistcm Informasi Perizinan Penyelenggaraan Sarana Pelayanan Kesehatan Swasta (SIP-PSPKS). SIP-PSPKS di desain untuk kemudahan input data dan otomasi proses pengolaharmya menjadi informasi. Output yang dihasilkan bempa laporan data sarana pelayanan kesehatan swasta berizin, tabulasi indikator perizinan, dan informasi perizinan herbasis web yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dalam menentukan kebijakan dalam meningkatkan persentase sarana pelayanan kcsehatan swasta berizin dan dapat melihat penyebaran Iokasi sarana pelayanan kesehatan swasta. Prototype aplikasi SIP-PSPKS dan Website informasi perizinan telah terbangun dan dapat diterapkan di Dinas Kesehatan Kabupatcn Bekasi karcna menggunakan teknologi yang sederha.na dengan spcsiiikasi sistem yang rendah dan ditunjang dcngan akan adanya jaringan LAN.


Pursuant to SUSENAS 2004 obtained by data that health facility exploiting in order to Individual Health Effort (UKP) which is carried out of outside government (private sector hospital, practical doctor, polyclinic, practical health officer) very high that is reaching 5l,08%, this matter indicate that the level of health service facility which carried out by private sector. The situation do not far differ from situation in Bekasi District, it because so many private health service facilities in Bekasi District where its region which abut on direct capital of DKI Jakarta and high enough growth rate caused by urbanization. The mentioned trigger its fast is growth of private health service facilities conducting permit, but not yet all private health service facilities conduct and know about permit in Bekasi District. Therefore need thc existence of permit infomation system of private health service facilities based on web, so that related parties with permit can access information and conduct permit faster. System development conducted by pursuant to System Development Life Cycle method, that is planning analysis system, design, implementation, maintenance and evaluation system with combine concept of Data Base of Management System and website data so that become strength in permit infomation system of private health service facilities ( SIP-PSPKS). SIP-PSPKS designed for amenity of data input and automation process its processing become information. Output yielded by in the form of data report of private health service facilities have pennitted, tabulation of permit indicator, and information of pemiit base on web able to be used for decision making in determining policy in improving percentage of private health service facilities have pcmiit and can see spreading of location of private health service facilities, The prototype of SIP-PSPKS application and Website of permit information have been developed and applicable in Bckasi District Health Service because using modestly technology by the low system specification and it has supported by developed of Local Area Network (LAN).

Read More
T-2578
Depok : FKM-UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ayi Furqon; Pembimbing: Sudijanto Kamso; Penguji: Martya Rahmaniati Makful, R. Sutiawan
S-4620
Depok : FKM-UI, 2006
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive