Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 39852 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Indra Kurniawan; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Alfajri Ismail
S-6535
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Devi Dwi Putriani; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Alfajri Ismail
S-6630
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Annisa Cantika; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Chandra Satrya, Ike Pujiriana
S-8308
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sylvia Afiani; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Zulkifli Djunaidi, Tubagus Hedi Saepudin
S-7326
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eka Runita Lilia Ningrum; Pembimbing: Syahrul Meizar Nasri; Penguji: Doni Hikmat Ramadhan, Agung Surya Irawan
Abstrak: Asbes merupakan nama yang diberikan untuk kelompok dari enam serat mineral berbeda yang terjadi secara alami di lingkungan. Dalam dunia industri, terkadang masih ada yang menggunakan Asbestos Containing Materials (ACMs) sebagai insulasi dan gasket. Penelitian ini dilakukan di PT X Tahun 2011. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lokasi, kondisi ACMs, serta nilai risiko ACMs. Penelitian ini dilakukan dengan cara bulk sampling, dan diidentifikasi menggunakan Polarized Light Microscopy (PLM). Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan core-cutter untuk memperoleh sampel dengan berdiameter 2-3 cm. Dari hasil bulk sample sebanyak 42 sampel, diketahui ada 18 sampel signifikan ACMs dan 24 sampel non-ACMs. Oleh karena itu, perlu dilakukan monitoring dan pengelolaan terhadap ACMs tersebut.
 

Asbestos is the name given to a group of six different mineral fibers that occur naturally in the environment. In industrial world, there are some industries that still use Asbestos Containing Materials (ACMs) as insulation and gaskets. This research was conducted in PT X at 2011. The purpose of this study was to determine location, condition of ACMs, and risk value of ACMs. The research was done by bulk sampling, and identificate used Polarized Light Microscopy (PLM). Sample had taken with core-cutter to get samples with diameter of 2-3 cm. From the bulk sample got 42 samples, 18 have significant ACMs and 24 non-ACMs. Therefore, have to monitoring and management for ACMs.
Read More
S-7806
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Khurnia Kusumas Adi Pratama; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Dadan Erwandi, Yuni Kusminanti
S-7030
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Andrean Jaya Uninga; Pemb. Hapsari, Indri; Fitriana, Erma
M-2451
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rachmi Tri Wardhani; Pembimbing : Erwandi, Dadan / Penguji : Hapsari, Indri; Millah, Izzatu
Abstrak: Penelitian ini membahas risiko keselamatan pada aktivitas bermain di area bermain outdoor TK Indria, Beji-Depok Tahun 2013. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional yang bertujuan untuk menentukan tingkat risiko keselamatan pada aktivitas bermain terkait penggunaan alat-alat permainan di area bermain outdoor dengan menggunakan metode semi kuantitatif AS/NZS 4360:2004. Penelitian ini melakukan identifikasi bahaya dan risiko di setiap tahapan (task) aktivitas bermain dengan menggunakan metode JHA (Job Hazard Analysis) dan menganalisis nilai probability, exposure, dan consequences di setiap tahapan tersebut berdasarkan tabel semi kuantitatif W.T Fine J. Hasil penelitian menyatakan bahwa tingkat risiko yang dimiliki pada setiap tahapan aktivitas bermain di area bermain outdoor meliputi level very high, priority 1, substantial, priority 3, dan acceptable.
 

 
This research discussed the safety risk in playing activity at playgorund area Kindergarten Indria, Beji-Depok 2013. Design for this research was descriptive observational study that objective to determine the level of risk safety on playing activity related playing equipment at playground area using semi quantitative method AS/NZS 4360:2004. The research identified hazard and risk using JHA (Job Hazard Analysis) and analyze the score of probability, exposure, and consequences at each stage in playing activity based on semi quantitative table W.T. Fine J. Results of this research showed that the level of risk at each stage in playing activity at playground area includes very high level, priority 1, substantial, priority 3, and acceptable.
Read More
S-7863
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agam Gemilang Pranadita Oktavianus; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Yuni Kusminanti
S-7040
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eriena Nur Alam; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Robiana Modjo, Vetra Ikhsan Fajri
Abstrak: Kompleksitas industri manufaktur mesin dan perlengkapan melibatkan beragam jenis proses produksi, salah satunya adalah pekerjaan pengelasan. Proses pekerjaan pengelasan merupakan salah satu proses industri terpenting dalam menggabungkan komponen logam atau baja. Beragam bahaya ditemukan pada proses pengelasan seperti percikan logam las, percikan api las, emisi asap las, dan manual handling selama pekerjaan berlangsung menimbulkan risiko keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menilai risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada proses pekerjaan pengelasan di area fabrikasi PT XYZ. Tahap identifikasi bahaya dan risiko dilakukan secara kualitatif melalui observasi, kegiatan brainstorming, wawancara, dan telaah dokumen perusahaan menggunakan metode Hazard and Operability Study (Studi HAZOP). Setelah itu, dilakukan analisis penilaian risiko semi kuantitatif dengan menilai perkalian dari kriteria probability dan severity berdasarkan matriks penilaian risiko PT XYZ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 tahapan proses pekerjaan pengelasan. Teridentifikasi 52 bahaya dengan dengan 49 risiko dari proses pekerjaan pengelasan. Tingkat risiko yang didapatkan meliputi 23 risiko dengan kategori sangat tinggi, 9 risiko dengan kategori tinggi, dan 17 risiko dengan kategori sedang. Penilaian risiko melibatkan pengendalian risiko sehingga nilai tingkat risiko dapat diturunkan melalui pengendalian yang telah ada dan rekomendasi pengendalian yang diberikan peneliti.
The complexity of the machinery and equipment manufacturing industry involves various types of production processes, one of which is welding work. Welding is one of the most important industrial processes in joining metal or steel components. Various hazards found in the welding process such as welding metal sparks, welding sparks, welding fumes emissions, and manual handling during work pose risks to occupational safety and health for workers. This study aims to identify and assess occupational safety and health risks in the welding work process in the PT XYZ fabrication area. The hazard and risk identification stage is carried out qualitatively through observation, brainstorming activities, interviews, and reviewing company documents using the Hazard and Operability Study (HAZOP Study). After that, a semi-quantitative risk assessment analysis was carried out by assessing the multiplication of probability and severity criteria based on PT XYZ's risk assessment matrix. The results showed that there were 12 stages of the welding work process. Identified 52 hazards with 49 risks from the welding work process. The level of risk obtained includes 23 risks with very high categories, 9 risks with high categories, and 17 risks with moderate categories. Risk assessment involves risk control so that the value of the risk level can be reduced through existing controls and control recommendations provided by researchers.
Read More
S-10976
Depok : FKM UI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive