Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34080 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
karina Pradita Siwi; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Pujianto, Iva Diansari
S-6619
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sita Febriani; Pembimbing: Surya Ede Darmawan; Penguji: Puput Oktamianti, Murni Hayati
S-6573
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fini Fajrini; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Vetty Yulianty Permansari, Z. Kamaruzzaman
S-6222
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitra Mukti Nanggoro; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Anhari Achadi, Vetty Yulianty Permanasari, Astuti, Punto Dewo
Abstrak: Latar belakang: Rumah Sakit Umum Hasanah Graha Afiah HGA merupakan RumahSakit rujukan di Kota Depok yang memiliki tugas dan fungsi sebagai tempat pelayanankesehatan, yang memiliki potensi terjadinya penyakit akibat kerja dan kecelakaan akibatkerja yang dialami oleh petugas kesehatan, pasien maupun pengunjung Rumah Sakit.RSU HGA telah mendapatkan Akreditasi Utama akan tetapi masih ditemukannya temuandalam penilaian akreditasi pada Manajemen Fasilitas dan Keselamatan MFK sepertibelum optimalnya program K3RS yang efektif untuk mencegah cedera bagi pasien,keluarga, staf dan pengunjung serta belum sepenuhnya program deteksi dini kebakarandan asap.
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor penentu perilakutidak aman oleh pelaku pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Hasanah GrahaAfiah berdasarkan Permenkes No. 66 Tahun 2016.
Metode: Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah bersifat observasionalcross sectional. Pengumpulan data primer melalui kuesioner sedangkan pengumpulandata sekunder dilakukan dengan penelusuran dokumen.
Hasil: Penelitian dilakukan padabulan April-Mei 2018 di Rumah Sakit Umum Hasanah Graha Afiah, Depok, ProvinsiJawa Barat. Sampel 127 responden yang memiliki profesi sebagai perawat, bidan, petugaslaboratorium dan petugas radiologi. Analisis chi square dan regresi logistik. Variabelyang dominan adalah pelatihan p value=0,000; OR= 4,250 dan pengetahuan pvalue=0,01; OR=3,986.
Saran: Dengan adanya penelitian ini setelah melihat hasilpenelitian diharapkan untuk dapat dipertimbangkan bagi pihak Rumah Sakit untukmengeluarkan peraturan turunan dari Permenkes No. 66 Tahun 2016 dalam bentukperaturan Rumah Sakit.

Background: RSU Hasanah Graha Afiah HGA is a referral hospital in Depok City thathas duties and functions as a place of health services, which has the potential for work relate dillnesses and accidents due to work experienced by health workers, patients and visitors Sick. RSU HGA has received Major Accreditation but still finds findings inaccreditation assessment on Facility and Safety Management such as not yet optimaleffective K3RS program to prevent injury to patient, family, staff and visitors and not yetfully fire and smoke early detection program.
Objective: The purpose of this study wasto decide the determinants of unsafe behavior by health service actors at RSU HasanahGraha Afiah based on Permenkes No. 66 Tahun 2016.
Method: This research usesquantitative approach. The research design used was observational cross sectional.Primary data collection through questionnaires while secondary data collection is doneby tracking documents.
Results: The study was conducted in April May 2018 at RSUHasanah Graha Afiah, Depok, West Java Province. Sample 127 respondents who haveprofession as nurse, midwife, laboratory officer and radiology officer. Chi square analysisand logistic regression. The dominant variable is training p value 0,000 OR 4,250 and knowledge p value 0.01 OR 3,986.
Suggestion: Given this research afterlooking at the results of the research is expected to be considered for the Hospital to issuederivative regulations from Permenkes No. 66 Tahun 2016 in the form of Hospitalregulations.
Read More
T-5248
Depok : FKM UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ade Erni Kurniati; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji : Dumilah Ayuningtyas, Hj. T Tejaningsih, H. Osep Hernandi
Abstrak: Abstrak

Tesis ini membahas analisis Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit Pada Instalasi Rawat Inap Di RSUD Kabupaten Ciamis Sebelum Dan sesudah Menjadi Badan Layanan Umum Daerah di Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dari informan terpilih.

Hasil penelitian menunjukkan dari aspek SPO, SDM, sarana prasarana pada instalasi rawat inap sesudah menjadi BLUD lebih lengkap dari segi kuantitas maupun kualitas meskipun dari aspek SPO masih ada tindakan yang tidak sesuai dengan SPO, sedangkan dari aspek SDM masih kekurangan dokter spesialis, dan dari aspek sarana dan prasarana masih kurang dalam sistem pemeliharaannya. Kesimpulannya, pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal di instalasi rawat inap belum dilaksanakan secara maksimal, karena keadaan rumah sakit yang masih mempunyai kelemahan dan kekurangan.

Saran peneliti bagi RSUD Kabupaten Ciamis diharapkan dapat lebih bekerja sama dan melakukan koordinasi yang baik dengan pihak Pemerintah Daerah agar dapat dicarikan solusi yang terbaik, dan diperlukan evaluasi berkala SPM agar pelaksanaannya lebih baik.


This thesis studied an analysis of the implementation of Hospital Minimum Service Standards of Ciamis District General Hospital at Inpatient Care Unit which was held before and after becoming Local Public Service Institution in 2013. This research used a qualitative approach by conducting detailed interview to selected interviewees.

The result of the research showed that aspects of SPO, Human Resources, infrastructures at Inpatient Care Unit, viewed after the hospital's becoming Local Public Service Institution are more quantitatively and qualitatively complete although if viewed from SPO there are still acts which are not appropriate with SPO, meanwhile viewed from Human Resources, it is still lack of specialists, and from its infrastructures, it’s maintenance system is regarded still inadequate. The Minimum Service Standards implementation at Inpatient Care Unit has not been maximally implemented because of the hospital's weaknesses and lack.

The researcher suggestion for Ciamis District General Hospital is that hopefuly there will be more cooperative good coordination with the local government in order to find the best solution, and the Minimum Service Standards periodic evaluations is required so that the implementation will be better conducted.

Read More
T-3935
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ajeng Kusumahati; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Desma Eri
S-4141
Depok : FKM-UI, 2005
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Irma Guspita Dewi; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Mieke Savitri, Puji Triastuti
S-4981
Depok : FKM-UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mohammad Rangga Herfianto; Pembimbing Lapangan: Napitupulu, Herlina
L-459
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
S1 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Justine Zohra Charollyne; Pembimbing: Hasbullah Thabrany; Penguji: Anhari Achadi, Weningtyas Purnomorini
S-6380
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Natasha Griselda Stephanie; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Ascobat Gani, Jaslis Ilyas, Dini Indrawati, Jusuf Kristianto
Abstrak:
Pengguna internet di seluruh dunia meningkat termasuk dalam dunia pemasaran. Pelaku bisnis beradaptasi dengan melakukan pemasaran melalui media sosial, termasuk rumah sakit. Rumah Sakit Khusus Daerah Duren Sawit atau dikenal dengan RSKD Duren Sawit, merupakan rumah sakit yang mulai memberikan layanan kesehatan umum bagi masyarakat. Pemanfaatan media sosial terutama Instagram digunaan sebagai sarana pemasaran produk layanan kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan social media marketing dengan niat berkunjung pasien. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan data melalui kuesioner dengan link google form kepada followers Instagram RSKD Duren Sawit. Sampel penelitian sebanyak 102 orang. Analisis dilakukan dengan metode SEM-PLS. Pada variabel social media marketing memiliki enam dimensi, yaitu aksesibilitas, kredibilitas, hiburan, interaksi, trendiness, dan word of mouth. Hasil yang diperoleh adalah hubungan langsung social media marketing pasien dengan brand awareness, brand awareness dengan niat berkunjung pasien, serta social media marketing dengan niat berkunjung pasien memiliki nilai signifikan (P-value < 0,05). Hubungan tidak langsung social media marketing dengan niat berkunjung yang dimediasi brand awareness juga menunjukkan hasil yang signifikan (P-value < 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan langsung dan tidak langsung antara social media marketing dengan niat berkunjung yang dimediasi oleh brand awareness.

Internet users around the world increase including in the world of marketing. Business people need to adapt by marketing via social media, including hospitals. Rumah Sakit Khusus Daerah Duren Sawit, as known as RSKD Duren Sawit, is a hospital that started providing general health services to the community. The use of social media, especially Instagram, is used as media marketing of health service products. The objective of this study is to find the correlation between social media marketing and pastient’s visit intentions. This study was a quantitative study with a cross sectional design. Data was collected using a questionnaire by google form link to RSKD Duren Sawit Instagram followers. The sample size was 102 followers. Data analysis used SEM-PLS method. The social media marketing variable has six dimensions, namely accessibility, credibility, entertainment, interaction, trendiness, and word of mouth. The results of analysis were obtained that the direct correlation between social media marketing and brand awareness, brand awareness and patient’s visit intention, social media marketing and patient’s visit intention were significant (P-value < 0,05). The indirect correlation between social media marketing and patient visit intention that mediated by brand awareness was also significant (P-value < 0,05). This study concluded that there were direct and indirect correlation between social media marketing and patient’s visit intention which was mediated by brand awareness.
 
Read More
T-6968
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive