Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 40128 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Wenni Dwi Setiani; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Asih Setiarini, Lola Lovita
Abstrak: Skripsi ini membahas riwayat penyakit, asupan protein dan faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi pada peserta posyandu lansia. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross sectional dan jumlah sampel 112 orang. Sampel diambil dengan kriteria umur 45-79 tahun yang menetap di Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat. Data Karakteristik (umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan), pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi seimbang, riwayat penyakit, pola konsumsi (asupan energi, protein, lemak) didapatkan melalui wawancara dengan kuesioner. Sedangkan data status gizi dengan indeks massa tubuh diperoleh dengan pengukuran antropometri. Analisa hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen menggunakan uji chi square.
 
Hasil penelitian menunjukkan proporsi responden yang mengalami gizi lebih sebesar 50% dan gizi kurang sebesar 6.3%. Dari hasil analisa bivariat diketahui adanya hubungan bermakna antara riwayat penyakit dan asupan protein dengan status gizi peserta posyandu lansia (p<0.05). Sementara data karakteristik (umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan), pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi seimbang, pola konsumsi (asupan energi, dan lemak) tidak menunjukkan adanya hubungan yang bermakna dengan status gizi (p>0.05). dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peserta posyandu lansia di Kecamatan Grogol Petamburan mengalami masalah gizi ganda. Untuk itu perlu diadakan penyuluhan gizi seimbang secara berkala dan pemantauan status gizi guna mempertahankan IMT normal.
 

The aim of this study was to discuss the historical of disease, protein intake, and other factors related to the nutritional status of the elderly posyandu participants. The cross sectional study towards 112 samples aged 45 to 79 years of age undertaken at Grogol Subdistrict, West Jakarta. Data characteristics (age, sex, education, and working status); the knowledge, attitudes, and behaviors of balanced nutrition; historical of disease; and the pattern of energy, protein, fat intake) were collected through interviews with the questionnaire. Data of the nutritional status with Body Mass Index (BMI) indicator was collected by anthropometric measurements. The analysis of association between independent variables with dependent variable used Chi Square Test.
 
The results showed the proportion of respondents with over nutrition was 50% and under nutrition was 6.3%. There were a significant association between the historical of disease and protein intake with the nutritional status of the elderly posyandu participants (p <0.05). While the data characteristics (age, sex, education, working status), knowledge, attitudes, behaviors of balanced nutrition, and the pattern of energy, and fat intake showed no significant association with nutritional status (p> 0.05). It can be concluded that the historical of disease and protein intake correlated with the nutritional status of the elderly posyandu participants. Therefore, the regular balanced nutrition counseling and the monitoring of nutritional status should be taken for all participants at the elderly posyandu to maintain a normal BMI.
Read More
S-6879
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nita Pratiwi; Pembimbing: Fatmah; Penguji: Diah M Utari, Lola Lovita
S-6952
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endah Suryani Mulyaningsih; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Triyanti, Iip Syaiful, Grace Mediana
T-2655
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muti Rowahani; Pembimbing:Fatmah; Penguji: Ahmad Syafiq, Lindawati
S-6980
Depok : FKM-UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sinta Artati Kusumardhani; Pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani; Penguji: Trini Sudiarti, Ida Ruslita
S-6638
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indriyani; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafiq, Pudjo Hartono
S-6700
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adila Prabasiwi; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafiq, Fransiska E. Mardianingsih, Fajrinayanti
Abstrak: Persepsi Ketidak cukupan ASI (PKA) adalah keadaan dimana ibu merasa ASI nya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi, asupan energi, dan PKA pada ibu bayi 0-6 bulan di Kecamatan Tegal Selatan dan Margadana Kota Tegal Tahun 2014 serta faktor-faktor yang berhubungan dan yang paling dominan terhadap PKA. Penelitian ini merupakan penelitian primer dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Mei Tahun 2014 di dua kecamatan di KotaTegal. Pengambilan data dilakukan oleh 4 orang enumerator yang mempunyai latar belakang pendidikan gizi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 responden. Hasil penelitian menunjukkan 51,1% ibu mengalami PKA.Variabel asupan energi, pengetahuan, dan IMD signifikan berhubungan dengan PKA setelah dikontrol variabel status gizi, paritas, rawat gabung, perlekatan menyusui, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan. Ibu yang pengetahuannya kurang berisiko 12,4 kali mengalami PKA dibandingkan dengan ibu yang pengetahuannya baik. Ibu yang asupannya Perceived Insufficient Milk (PIM) is the condition in which a mother feels that her breastmilk is insufficient to fulfill the needs of her baby. This study aims to describe nutritionalstatus, energy intake, and PIM among mothers of children aged 0-6 months old in TegalSelatan and Margadana Sub-Districts of Tegal City in 2014. The study also aims to identifythe factors that related and most dominantly related to PIM. This is a primary study with across sectional research design. This study was carried out on May 2014 in two sub-districtsin Tegal City. Data collection was performed by 4 enumerators with nutritional backgroundstudy. The number of sample was 88 respondents. The result of this study shows that 51,1%mothers experience PIM. Variables energy intake, knowledge, and Early Initiation ofBreastfeeding (EIB) are significantly related to PIM after controlled by variables; nutritionalstatus, parity, rooming-in, latch on, family support, and health practitioners support. Motherswith less knowledge are at risk 12.4 times more than those with good knowledge toexperience PIM. Mothers with energy intake <2200kkal/day are at risk to experience PIM 3.8times more than those with energy intake ≥2200 kkal/day. Meanwhile, mothers who do notpractice EIB are at risk to experience PIM 3.3 times more than those who practice it.Key words: PIM, nutritional status, energy intake, exclusive breastfeeding
Read More
T-4132
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fiky Rahayuningtiyas; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Rahmawati
S-7181
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Julius Caesar Panggabean; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Wahyu Kurnia Yusrin Putra, Heny Mayawati
S-7983
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive