Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 11565 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ismail; Pembimbing: Purnawan Junadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Amal C. Sjaaf, Jusuf D. Rachmat
Abstrak: Abstrak

Dalam perkembangannya menuju sasaran, PJT-RSCM belum mampu mencapai target yang diinginkannya, BOR sebesar 85 % untuk 42 tempat tidur pada tahun 2009, dimana dengan jumlah kunjungan sekarang BOR PJT-RSCM hanya sebesar 36,5 % untuk 42 tempat tidur. Dalam rangka meningkatkan angka cakupan PJT-RSCM perlu kiranya dilakukan usaha pemasaran yang berbeda dan yang lebih sesuai untuk PJT-RSCM yang merupakan rumah sakit pemerintah. Hal yang menjadi fokus penelitian adalah salah satu dari strategi pemasaran yaitu bauran pemasaran ,sosial. Akan diteliti pula masalah-masalah internal PJT-RSCM yang menjadi kendala tidak tercapainya keinginan PJT-RSCM dalam mencapai targetnya. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta dengan metode pengumpulan data dokumen, kuesioner terhadap responden dan wawancara terhadap informan. Lingkup penelitian adalah melakukan analisis situasi dan stakeholder PJT-RSCM dan menganalisis hasil kuesioner untuk mendapatkan produk, harga, tempat, promosi, kebijakan dan kerjasama bauran pemasaran sosial yang tepat untuk PJT-RSCM. Hasil penelitian berupa data-data yang memuat masalah-masalah yang ada di PJT-RSCM dan data-data bauran pemasaran sosial dari PJT-RSCM. Dari pembahasan berdasarkan analisis situasi dan stakeholder diperoleh data bahwa ada beberapa faktor di PJT yang memerlukan perhatian bersama dalam Universitas Indonesia memecahkan masalah-masalah tersebut. Masalah tersebut meliputi masalah ketenagaan, sarana dan prasarana, sumber dana, kebijakan, dukungan dari pihak korporat. Jenis pemasaran yang dapat dilakukan oleh suatu badan usaha nirlaba dan sebagai pusat rujukan penyakit jantung nasional adalah pemasaran sosial. Untuk mengatasi masalah tersebut maka upaya yang disarankan adalah usaha-usaha perbaikan pelayanan yang dapat dilakukan oleh PJT-RSCM sebagai sebuah unit dan usaha-usaha serta dukungan yang dapat dilakukan oleh RSCM sebagai korporat manajemen untuk membantu Unit PJT dalam mengatasi permasalahannya.


In a way to achieve the goal, PJT-RSCM has not be able to get the target which they desire as parameter is a BOR of 85% with 42 beds in year 2009, where with the number of patient visited to PJT, they can only get 36,5% of BOR with 42 beds. In the effort to increase the number of patient to come to PJT-RSCM, a different technique of marketing is needed which suitable for a nonprofit government hospital, built by Ministry of Health for prevention, promotion, and treatment of heart disease such as RSCM. A focus from the study is one of marketing strategy which is mix marketing, particularly social marketing mix that we are going to analyze PJT-RSCM internal issue which become an obstacle for PJT-RSCM to achieve their target. The study is held in Cipto Mangunkusumo Hospital Jakarta by collecting data document, respondents questioner, informant interview method. Scoop of study is to analyze the situation and stakeholder, and product, price, place, promotion, policy, partnership to get the right social marketing mix for PJT-RSCM. The result contain data of PJT-RSCM issues and PJT data's of its social marketing mix. From discussion we found base on situation analysis and stakeholder analysis through available data, there are few factors in PJT-RSCM need fully attention in solving those issues so PJT-RSCM can fulfill its duty to give Universitas Indonesia integrated cardiac health services. The human resource, financial issue, policy, lag of corporate support. The type of marketing mix which we suggest would be social marketing Mix because RSCM is a government nonprofit hospital and it's also suitable for PJT-RSCM as a national referal hospital. In solving those issues, PJT as a unit have to improve their health service performance and RSCM as a hospital have to help PJT in solving PJT's problems.

Read More
B-1389
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alief Muthi`ah; Pembimbing: Peter Pattinama, Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Mieke Savitri, Torang P. Batubara
Abstrak:

Menurut survei kesehatan rumah tangga yang dilakukan pada 3 °/00 dari 213 jutajumlah penduduk di Indonesia saat ini, pertahurmya dilaporkan sebanyak 639.000 pasien pcnderita penyakit jantung koroner. Khusus di DKI Jaya dengan 12 juta penduduk, per tahunnya dilaporkan sebanyak 36.000 pasien jantung koroner. Bila 40% dari jumlah pcnderita penyakit jantung di DK1 Jakarta tersebut mcmerlukan terapi khusus, maka terdapat 10.000 pasien yang membutuhkan tindakan pengobatan baik dalam bentuk Percutanneous Trans Coronary Angioplasly ( P'I`CA ) atau operasi Coronary Artery Bypass Grajfng ( CABG ). Untuk memberikan pelayanan kcpada penderita jantung tersebut, RSCM sebagai Rumah Sakit Pemerintah terbesar dan mmah sakit rujukan nasional telah mcrcsmikan Unit Pclayanan Jantung Terpadu sebagai unit departemen baru yang khusus memberikan pelayanan kesehatan jantung dcngan tujuan untuk dapat memberikan pelayanan kcsehatan jantung bag semua lapisan masyarakat. Sesuai dengan visi dan misinya dalam memberikan pclayanan tersebut, maka diperlukan pengukuran atas kinerja PJ T dalam memberikan pelayanan kepada penderita jantung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengukuran kinerja stratejik Pelayanan Janumg Terpadu (PJT) Rumah Sakit Cipro Mangkusurno (RSCM) dengan menggunakan pendekatan Balanced Scorecard (BSC). Metode _penelitian menggunakan analisis data sekunder atas kinerja PJT pada keempat perspektif BSC. Adapun hasil analisis tersebut adalah (1) PJT belum mcmiliki kelengkapan dalam keempat perspetif yang dapat diukur dengan menggunakan pendekatan BSC. Sehingga pengukuran yang disarnpaikan berdasarkan indikator yang ada pada pemyataan visi, misi dan nilai~nilai saja. Pada ketiga pernyataan tersebut belum pula didukxmg oleh dokumen pengukuran secara lengkap, seperti pada pendidikan, penelitian, rujukan dan kerjasama stratejik; (2) Kinerja PJT yang diukur pada keempat perspcktif didapatkan bahwa (a) pada perspektif keuangan PJT telah memiliki kinerja yang baik, karena tclah memiliki pertumbuhan pendapatan dan pencapaian target pendapatan yang direncanakan; (b) pada perspektif pelanggan, tingkat kepuasan pelanggan masih berada pada kinerja yang cukup saja., sehingga PJT perlu melakukan perbaikan atas layanan yang disampaikan, terutama kualitas layanan yang terbaik dengan tarif yang terjangkau; (c) pada perspektif internal proses, yang diukur dengan BTO, AVLOS, TOI, BOR, dan GDR, didapatkan bahwa PJT memiliki kinerja yang cukup baik, namun pengukuran kinerja tersebut bukan menjadi pemyataan stratejik PJT yang dituangkan ke dalam visi, misi dan nilai; (d) pada perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, didapatkan tingkat kepuasan kerja karyawan yang masih berada pada sedang-sedang saja, sehingga PJT perlu melakukan perbaikan atas kesejahteraan dan fasilitas kerja dalam menunjang kepuasan kcrja. Atas dasar hasil tersebut, maka saran penelitian adalah: (1) PJT harus memperbaiki pemyataan stratejiknya, terutama pada visi dan misi, sehingga pencapaian visi dan misi dapat terukur prestasinya; (2) Pernyataan visi, misi dan nilai yang telah ada belum didukung atas indikator pencapaian kinerjanya, seperti: (a) Pemyataan rujukan, tidak didukung oleh adanya dokumen jumlah rujukan setiap bulannya; (b) Pemyataan menjadi pusat pendidikan, dan penelitian Iayanan kardiovaskuler, tidak didukung olch adanya dokumcn jumlah penelitian yang telah dilakukan setiap bulannya; (c) Kexjasama stratejik kcpada instansi Iain dalam kardiovaskuler, tidak didukung oleh adanya dokumen jumlah kerjasama stratejik yang lelah dilakukan


According to the result of survey about health conditions for household shown that 3% of 213 millions lndonesia?s population and about 639 thousands patients has coroner heart disease a year. DKI Jaya with 12 millions population has 36 thousands patients coroner heart disease. If 40% iiom those patients need special therapy, so 10.000 patients will need treatment in fomt of Percutanneous Tran Coronary Angioplasty (PTCA) or Coronary Artery Bypass Grafting surgery (CABG). in that case, for better service, RSCM which is the biggest government hospital and reference in nation had opened special division for coroner heart disease and will reach for all society. Due to point of view and mission, they need to take measure their PJT perfomiancc to give better services for heart disease patient. The purpose of this research to measure Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) perfomiance using Balance Scorecard (BSC). This analytic method used secondary PJT data on four BSC viewpoints. 'l`he results are: 1. PJT doesn?t have all four viewpoints in order to use BSC approach. Hence, this research was using only point of view, mission, and value. On that three statements do not have complete documentation, such as trained, researched, referenced, and strategic cooperation. 2. PJT performance was using four viewpoint perspective showed : a. PJT finance has growth on revenue that they already have planned. b. On patient perspective, satisfaction level is still under target. So, PJT needs to make enhancement but on low cost. c. On internal process perspective, using BTO,AvLOS,TOL,BOR,and GDR indicated PJT has good perfomiance, but PJT did not use the statement point of view, mission, and value. d. On learning and growing perspective had showed low employee satisfaction, so PJT has to make revision for employee welfare and work facility to reach higher employee satisfaction. From the research that I made, therefore my suggestions are: 1. PJT has to make statement revision on point of view, mission, in order to reach higher performance. 2. Point of view, mission and value statement do not have performance indicator, such as: a. There are not sufficient supported of monthly reference statement. b. There are not supported by documentation of research which is already done each month for training, and cardiovascular services. c. There are not supported by completed documentation and or cooperation with other firm.

Read More
B-1057
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rachmat Kamaluddin; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito; Penguji: Pujiyanto, Helen Andriani, Eka Ginanjar, Hima Liliani
Abstrak: Penyakit jantung iskemik dan stroke masih penyebab utama kematian di dunia dalam 15 tahun terakhir. Di Indonesia, penyakit kardiovaskuler meningkat seiring bertambahnya tahun.Penyakit kardiovaskuler juga berdampak kepada pembiayaan dimana berdasarkan data BPJS dari tahun 2014-2018 terus mengalami peningkatan baik dari jumlah kasus maupun biaya. Jumlah yang besar dalam kasus maka diikuti beban pembiayaan yang besar pula. Akibat dari defisit neraca keuangan tersebut, pembayaran klaim menjadi terhambat. Selain faktor defisit, faktor administrasi internal rumah sakit dan verifikasi BPJS juga menjadi penyebab klaim belum dibayarkan. penelitian ini bertujuan mengidentifikasi permasalahan dan solusi pada berkas klaim JKN yang pending di pusat jantung terpadu Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo periode bulan Juli - Desember 2019. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian didapatkan permasalahan yaitu resume tidak lengkap, pegawai multitasking, sumber daya terbatas, kesalahan distribusi berkas klaim, sistem informasi yang belum bisa mengakomodir kebutuhan, dan faktor eksternal dari BPJS kesehatan. Solusi yang dapat dilakukan adalah Meningkatkan komitmen dan prioritas, Membangun unit khusus pengelolaan pelayanan JKN, Menyediakan dan meningkatkan kemampuan SDM yang profesional dan handal, Menyediakan sarana dan anggaran yang memadai, Menerapkan sistem yang sederhana dan tegas, Membuat sistem informasi yang real time, transparan dan terintegrasi, dan Meningkatkan adaptabilitas terhadap respon external
Ischemic heart disease and stroke are still the leading causes of death worldwide in the past 15 years. In Indonesia, cardiovascular disease increases with increasing years. Cardiovascular disease also has an impact on financing, which is based on BPJS data from 2014-2018 which continues to increase both in the number of cases and costs. A large amount in this case is followed by a large financing burden. As a result of this deficit in the balance sheet, payment of claims was hampered. In addition to the deficit factor, internal hospital administration factors and verification of the BPJS are also the cause of claims not being paid. This study aims to identify problems and solutions in the JKN claim file that is pending in the integrated heart center of Cipto Mangunkusumo Hospital for the period July - December 2019. The research design used is qualitative with a case study approach. The results showed that the problems were incomplete resume, multitasking employees, limited resources, error in the distribution of claim files, information systems that could not accommodate the needs, and external factors from BPJS Kesehatan. Solutions that can be done are increasing commitment and priority, building a special unit for the management of JKN services, providing and improving the capabilities of professional and reliable human resources, providing adequate facilities and budget, implementing a simple and firm system, creating a real time, transparent and integrated, and improves adaptability to external responses
Read More
B-2170
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dennys Hermawati; Pemb. Peter Pattinama; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Anhari Achadi, Torang P. Batubara
B-1058
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Saprina Maryani; Pembimbing: Amila Megraini; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Wahyu Sulistiadi, Anna Tjadrajani; Yout Savithri
Abstrak: Tesis ini merupakan penelitian di bidang manajemen pemasaran rumah sakit yang bertujuan untuk mengetahui segmen, terget dan posisi pasar dalam bauran pemasaran di Poliklinik Terpadu Anak Sehat (POTAS) RSAB Harapan Kita tahun 2016 dalam rangka peningkatan angka kunjungan pasien dan revitalisasi program pelayanan unggulan terpadu untuk tumbuh kembang anak. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan penyebaran kuesioner sebagai instrumen terhadap 96 responden yang memanfaatkan layanan di POTAS dan data kualitatif diperoleh dengan wawancara mendalam terhadap pihak manajemen rumah sakit, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil penelusuran terhadap dokumen dan data laporan bulanan rumah sakit, data dari Profil Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Barat. Diharapkan penelitian ini dapat memperkaya pengetahuan tentang segmen pasar rawat jalan terpadu sehingga dapat mempermudah menentukan pasar sasarannya untuk dituangkan dalam suatu penetapan dan pernyataan posisi yang akan dipergunakan sebagai dasar strategi pemasaran untuk pelayanan POTAS yang akan datang.
Kata kunci : Bauran Pemasaran, Segmentasi Target dan Posisi

This thesis is a study in marketing management hospital that aims to identify the market segmentation, targeting, and its positioning in the marketing mix at the Poliklinik Terpadu Anak Sehat (POTAS) RSAB Harapan Kita on 2016 in order to increase the number of patient visits and the revitalization of the service program featured integrated development of the child. This study is a survey using qualitative and quantitative approaches. Primary data were collected by distributing questionnaires as an instrument against 96 respondents who use the service in POTAS and qualitative data obtained indepth interviews with the hospital management, while secondary data obtained from the search results to documents and data monthly report hospital and from the Health Profile of West Jakarta. Hopefully this research can enrich the knowledge of the market segmentation of outpatient integrated so as to facilitate determining the target market for the establishment and forth in a position statement that will be used as the basis of marketing strategy for the POTAS services later.
Keywords: Marketing Mix, Segmentation Targeting and Positioning
Read More
B-1854
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Chyntia Olivia Maurine Jasirwan; Pembimbing: Amal C. Sjaaf; Penguji: Anhari Achadi, Prastuti Soewondo, Rino A. Gani, Roswin Rosnim Djaafar
Abstrak: Tesis ini merupakan suatu studi kasus di salah satu rumah sakit rujukan utama terkait penurunan volume endoskopi selama pandemi COVID-19. Perbandingan volume endoskopi sebelum dan selama pandemi menunjukkan sangat drastis terutama pada awal pandemis saat kebijakan belum memadai dan saat terdapat loncakan kasus akibat varian Delta. Faktor usia pasien, jenis kasus pasien, asal masuk perawatan, dan jenis tindakan tampak berbeda bermakna antara sebelum dan selama pandemi COVID-19. Sedangkan faktor jenis kelamin pasien hanya bermakna secara statistik pada satu periode tertentu. Faktor kasus harian COVID-19 di Jakarta tidak bermakna secara statistik. Perubahan alur pelayanan menyebabkan berbagai dampak lain dalam pelayanan endoskopi
Read More
B-2250
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endar Kusuma Yudiati; Pembimbing: Mieke Savitri; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Atik Nurwahyuni, Irwan Heriyanto
Abstrak:

ABSTRAK

Tesis ini membahas Rencana Strategis Unit Pelayanan Terpadu RSCM Kencana RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Tahun 2013 – 2017. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan operation research. Tehnik yang digunakan adalah wawancara mendalam dan Consensus Decision Making Group (CDMG). Hasil Penelitian ini adalah terbentuknya visi dan misi serta diketahuinya aspek internal dan eksternal yang mempengaruhi RSCM Kencana. Aspek internal (kekuatan dan kelemahan) dan aspek eksternal (peluang dan ancaman) yang mempengaruhi RSCM Kencana. Hasil penelitian menghasilkan analisa SWOT RSCM Kencana ada di kuadran tiga dengan strategi Turn Around, Matriks TOWS ada di internal fix it dan analisa dengan matriks IE RSCM Kencana ada di kuadran III, V dan VII yaitu Hold and Maintenance. Dimana alternatif strategi dianalisa adalah pengembangan produk. Pengembangan produk yang dipilih sebagai prioritas dari matriks QSPM adalah pembuatan paket layanan.


ABSTRACT

This thesis discussed Strategic Plan of Integrated Services Unit RSCM Kencana at RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo for 2013-2017. This study used qualitative with the operation research approach. The techniques used were in-depth interviews and Consensus Decision Making Group (CDMG). This study result is the new vision and mission. The result of the research discussed internal aspects (strengths and weaknesses) and external aspects (opportunities and threats) influencing the RSCM Kencana. The results of SWOT analysis in third quadrant with Turn Around strategy, TOWS matrix in internal fix it and IE matrix analysis is at quadrant III, V and VII which strategy used are Hold and Maintenance. Where the alternative strategy is product development. The choice of the priority development products from the QSPM matrix is making the service packet. Keywords: vision, mission and strategic planning.

Read More
B-1568
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indah Mustika Rahmadini; Pembimbing: Dumilah Ayuningtyas; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Aditya Pratama Saanin, Amila Megraini
Abstrak:
Peningkatan persaingan layanan kesehatan di era digital mendorong rumah sakit untuk mengadopsi strategi pemasaran yang lebih adaptif dan efektif. Rumah Sakit Islam Aysha, sebagai rumah sakit umum tipe C yang baru berdiri di wilayah Cibinong, memerlukan strategi pemasaran digital yang tepat untuk meningkatkan visibilitas, daya saing, dan loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pemasaran digital berbasis bauran pemasaran (7P) yang dapat diterapkan di RS Islam Aysha. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, kuesioner bauran pemasaran, serta telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RS Islam Aysha memiliki kekuatan pada aspek sumber daya manusia, lokasi strategis, dan layanan Islami, namun masih perlu penguatan di bidang promosi digital, pengelolaan website, dan edukasi kesehatan masyarakat. Berdasarkan analisis SWOT, matriks IFE-EFE, IE, serta TOWS, disusun strategi agresif yang berfokus pada penetrasi pasar digital, promosi tematik berbasis media sosial, optimalisasi website layanan, serta penguatan citra rumah sakit Islami. Strategi bauran pemasaran digital yang terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, loyalitas pasien, serta memperkuat posisi RS Islam Aysha di tengah persaingan layanan kesehatan.

The increasing competition in healthcare services in the digital era has driven hospitals to adopt more adaptive and effective marketing strategies. Rumah Sakit Islam Aysha, as a newly established type C general hospital in the Cibinong area, requires an appropriate digital marketing strategy to enhance its visibility, competitiveness, and patient loyalty. This study aims to formulate a digital marketing strategy based on the marketing mix (7P) approach applicable to Rumah Sakit Islam Aysha. The research employed a descriptive qualitative method through in-depth interviews, marketing mix questionnaires, and document reviews. The findings revealed that Rumah Sakit Islam Aysha has strengths in human resources, strategic location, and Islamic-based healthcare services but requires improvement in digital promotion, website management, and community health education. Based on SWOT analysis, IFE-EFE, IE, and TOWS matrices, an aggressive strategy was developed focusing on digital market penetration, thematic campaigns through social media, optimization of service websites, and strengthening the hospital’s Islamic brand image. The integrated digital marketing mix strategy is expected to improve public trust, increase patient loyalty, and strengthen the competitive position of Rumah Sakit Islam Aysha within the healthcare service industry.

Read More
B-2531
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ulfah Suryani; Pembimbing: Wahyu Sulistiadi; Penguji: Mieke Savitri, Yuli Prapancha Satar, Joni Chaerul
B-1035
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Masyri Robiansyah Putra; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Mieke Savitri, Vetty Yulianty Permanasari, Hannibal Pardede
B-1176
Depok : FKM-UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive