Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 32952 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Worowijat; Pembimbing: Zarfiel Tafal; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari; Marti Kusumaningsih, Sabar Paulus
T-3527
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Achmad Farchanny Tri Adryanto; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Zarfiel Tafal, Anwar Hassan, Lukman Haki, Adhi Sambodo
Abstrak: Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui kepatuhan masyarakat menggunakan kelambu berinsektisida (LLIN?s), melalui pendekatan potong lintang (cross sectional) dengan menggunakan data sekunder hasil Survei Dasar Cakupan Penggunaan Kelambu Berinsektisida di Kabupaten Sikka Propinsi Nusa Tenggara Timur pada bulan Febuari 2009.
 
Hasil penelitian didapatkan, kejadian malaria dalam 3 bulan terakhir mencapai 72,4%, persentase kepatuhan menggunakan kelambu sebesar 40% dan responden yang tidak patuh menggunakan kelambu berisiko mengalami malaria sebesar 6,16 kali (95% CI: 2,149 - 17,656) dibandingkan yang patuh menggunakan kelambu setelah dikontrol oleh pendidikan, sikap dan interaksi antara pendidikan dengan penggunaan kelambu.
 
Disarankan agar pengelola program malaria Kementerian Kesehatan mengupayakan promosi kesehatan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat menggunakan kelambu, kerjasama lintas sektor dan mendorong pemerintah daerah meningkatkan alokasi anggaran untuk menjamin ketersediaan kelambu. Dinas Kesehatan perlu melakukan penyuluhan sebelum distribusi kelambu dan monitoring serta evaluasi penggunaan kelambu di masyarakat.
 

This study aimed to determine compliance to bed nets LLIN?s relation to malariaincidence. This study analized data of Baseline Survey bed nets with insecticide in Sikka district of East Nusa Tenggara Province in February 2009.
 
The results of this study showed the incidence of malaria in the last three months was 72.4%, and the compliance to bednet use was 40%. Respondents who did not comply of using bed net had risk 6,2 times than responden who comply of using bed net after adjusted by education, attitude and interaction between education and the compliance to bed nets use.
 
It is recommended to the malaria control program Ministry of Health, to do health promotion to increase compliance to bed nets use, collaborate to other sectors and encourage local governments to increase budget allocations to ensure the availability of bed nets. District Health Office needs to conduct education before distribute bed nets and do monitoring and evaluation of the compliance to bed nets use.
Read More
T-3152
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erni Chaerani; Pembimbing: Ella Nurlaela Hadi; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Zarfiel Tafal, Lukman Hakim, Indra Supradewi
T-4255
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhamad Defri; Pembimbing: Tri Krianto; Penguji: Dian Ayubi, Roji Suherman
S-8677
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahajeng Sari Putri; Pembimbing: Zulazmi Mamdy; Penguji: Dian Ayubi, Zoya Dianaesthika Amirin
S-6446
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Ikbal; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Dian Ayubi, Dien Anshari, Ismoyowati, Yeti Intarti
Abstrak:

ABSTRAK Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perilaku tokoh agama dalam upaya pencegahan penyakit malaria, melalui pendekatan potong lintang (cross sectional) dengan menggunakan data primer di Kabupaten Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat pada bulan Mei- Juni 2010. Hasil penelitian didapatkan, tokog agama yang melaksanakan perilaku pencegahan malaria 49,3%, Faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan malaria adalah persepsi manfaat masyarakat (OR:4.222, 95% CI: 1.725 - 10.330) dalam berperilaku pencegahan malaria . Penting bagi pemerintah daerah untuk memfasilitasi peningkatan kerjasama antara Dinas Kesehatan dengan Kementerian Agama Kabupaten Bima dalam lingkup promosi kesehatan.


 ABSTRACT The study was conducted to understand the behavior of religious leaders in efforts to prevent malaria, through a cross sectional approach using primary data in Bima District, Nusa Tenggara Barat Province in May-June 2010. The results obtained 49,3%, religion leaders that carry malaria prevention behaviors. Factors associated with malaria prevention behavior is the perceived benefits of the community (OR:4.222, 95% CI: 1.725 to 10.330) in malaria prevention behavior. It is important for local governments to facilitate increased cooperation between the Department of Health with the Ministry of Religious Affairs within the scope of Bima District health promotion.

Read More
T-3299
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nia Pratiwi; Pembimbing: Ella Nurlaella Hadi; Penguji: Triyanti, Trini Sudiarti, Dyah Santi Puspitasari, Fajrinayati
Abstrak: Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius dan memiliki efek jangka panjang pada individu dan masyarakat, termasuk berkurangnya perkembangan kognitif dan fisik, berkurangnya kapasitas produktif dan kesehatan yang buruk dan meningkatnya penyakit degenerative. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorfaktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukadana Kabupaten Lampung Timur tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dengan jumlah sampel 165 anak yang diambil secara simple random sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2019 pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi stunting pada anak usia 24-59 bulan sebesar 26,1%. Variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting yaitu riwayat pemberian ASI Eksklusif dan riwayat pemberian MP ASI setelah dikontrol variabel berat lahir, panjang badan lahir, riwayat pemberian kapsul vitamin A dan penyapihan. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian stunting adalah riwayat pemberian MP ASI. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan stunting dengan memperhatikan praktik PMBA yang sesuai dan dilakukan penanggulangan stunting dengan melakukan perbaikan gizi tidak hanya pada anak usia 0-23 bulan tetapi juga usia 24-59 bulan. Kata kunci: Stunting, Makanan Pendamping ASI, Anak Usia 24-59 bulan
Read More
T-5528
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syaefty Dewi Rosa; Pembimbing: Zarfiel Tafal; Penguji: Laila Fitria, Chandra Rudyanto
S-6468
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitri Andriyani; Pembimbing: Zarfiel Tafal; Penguji: Anwar Hassan, Ahmad Eru Saprudin
S-6454
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Husna Hadianti; Pembimbing: Anwar Hassan; Penguji: Zarfiel Tafal, Ni Made Jendri
Abstrak: Remaja merupakan kelompok yang berpotensi berisiko tinggi atas perilakuseksual mereka seperti Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD), Infeksi MenularSeksual (IMS), dan HIV/AIDS, sehingga perlu mendapat perhatian serius.Keadaan emosi yang cenderung meninggi selama masa remaja diperoleh darikondisi sosial yang mengelilingi remaja masa kini.Studi ini berjenis kuantitatif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional)yang dilakukan di 3 SMAN Kabupaten Biltar. Sampel berjumlah 217 dari siswa-siswi yang diambil dengan metode simple random sampling.Hasil dari penelitian ini adalah sebagian besar (59%) remaja SMA di Kabupaten Blitar telah melakukan perilaku seksual pranikah berisiko berat. Dari 90,8%remaja yang pernah atau sedang memiliki teman kencan (pacar) sebanyak 7,1%diantaranya telah melakukan hubungan seksual pranikah. Berdasarkan analisisbivariat, jenis kelamin, sikap terhadap seksualitas, pengaruh dari teman sebaya,dan paparan media pornografi memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku tersebut.Dari penelitian ini diharapkan agar pihak orang tua, sekolah, dan dinas terkait memberikan perhatian serta informasi yang intensif terhadap remaja tentang kesehatan reproduksi supaya dapat meningkatkan pemahaman remaja, sehingga mereka akan berpikir dengan cermat sebelum melakukan perilaku seksualpranikah.
Kata Kunci: remaja, perilaku seksual.
Read More
S-7575
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive