Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34361 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Julianty Pradono, Dwi Hapsari, Puti Sari
Bulitkes Edisi Suplement
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2009
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Puti Sari Hidayangsih, Dwi Hapsari, Julianty Pradono
BPSK Vol.13, No.1
Surabaya : Balitbangkes Kemenkes RI, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
World Health Organization
613.012 WOR i
Geneva : WHO, 2001
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
World Health Organization
R 155.4 WOR i
Geneva : WHO, 2007
Referensi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bul. Pen. Sis. Kes. (Bulitsiskes), Vol.15, No.4, Okt. 2012: hal. 323-330. ( ket. ada di bendel 2012-2013 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Marisa Aristiawati Hardigaloeh; Pembimbing: Wachyu Sulistiadi; Penguji: Budi Hidayat, Dian Ayubi, Harimat Hendarwan, Paulus Januar
Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada penduduk Indonesia. Metode yang digunakan adalah cross-sectional dengan menggunakan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2007. Responden pada penelitian ini minimal berusia 12 tahun keatas (N = 725,966). Dari hasil analisis deskriptif didapatkan gambaran pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut kuratif dan preventif. Hasil uji regresi logistik memperlihatkan bahwa faktor predisposisi (umur, jenis kelamin, status kawin, pendidikan, pekerjaan utama, perilaku menggosok gigi), faktor pendukung (ketersediaan jaminan kesehatan, status ekonomi, wilayah domisili, rural/urban) dan faktor need (status kesehatan gigi dan mulut) berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut kuratif dan preventif. Status kesehatan gigi dan mulut serta ketersediaan asuransi kesehatan merupakan variabel yang paling berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut kuratif dan preventif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut kuratif dan preventif di Indonesia berhubungan dengan faktor predisposisi, pendukung dan need. Kata kunci : pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, faktor, Indonesia


 The objective of this study was to analyze factors associated with  curative and preventive dental care utilization in Indonesian population. This study used secondary cross-sectional data from the Indonesian Basic Health Research 2007 and Indonesian National Socio-Economic Survey 2007. Respondent included individuals at least 12 years old (N = 725,966). Descriptive analyses was used to describe the curative and preventive dental care utilization. Multivariate logistic regression analyses showed that predisposing factors (age, gender, marital status, education, occupation, and toothbrushing behavior), enabling factors (health insurance, economic status, domicile, rural/urban) and need factor (dental health status) were associated with curative and preventive dental care utilization. Moreover also found that both dental health status and health insurance were the most associated variables with curative and preventive dental care utilization. This study concluded that curative and preventive dental care utilization in Indonesia were influenced by all the three predisposing, enabling, and need factors. Keywords : dental care utilization, factors, Indonesia

Read More
T-3350
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Virmandiani; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Syahrizal Syarif, Johanes Edy Siswanto
Abstrak: Data dari Poli Rehabilitasi Medik 2019 didapatkan 36.48% pasien dengan Communication Disorder, hampir serupa dengan data dari CDC tahun 2012, pada usia 3-10 tahun 41,8%. Goal attainment Scale (GAS) adalah skala objektif menilai pencapain target setelah rehabilitasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Sistem Klasifikasi Komunikasi Fungsional (SKKF) terhadap perbaikan subskala dalam International Classification Of Functioning, Children & Youth (ICF-CY), yang dinilai berdasarkan GAS setelah Program Rehabilitasi 3 bulan. Desain studi kohort retrospektif. Kategori SKKF-I (komunikasi efektif) Kategori SKKF-II (komunikasi tidak efektif). Perbaikan atau GAS-1 apabila total skor menjadi ≥50.00. dari skor awal 35.8. Hasil studi ini sejumlah subjek sebanyak 202, mayoritas pada kelompok SKKF berat 109(53.96%); dan terbanyak pada kelompok usia >3.5 tahun; serta mayoritas laki-laki 61.88%. SKKF-1 mempunyai peluang lebih besar dalam memperbaiki Fokus Atensi RR=1.43; [95% IK, 1.23- 1.66]; p<0.001; Fungsi Perseptual RR=1.70; [95% IK, 1.40-2.06]; p<0.001; Fungsi Motorik Halus RR=2.43; [95% IK, 1.87-3.16];p<0.001; Fungsi eksekutif-problem solving RR=4.6; [95% IK, 2.86- 7.67];p<0.001. Analisa multivariate ARR: 4.01;[95%IK, 2.22-7.06]; p<0.001). Kesimpulan bahwa bahwa Gangguan Bicara Bahasa dengan derajat ringan-sedang, setelah dikontrol dengan asfiksia, microcephaly dan WeeFIM, akan memperbaiki GAS empat kali lebih tinggi dibandingkan derajat berat, sehingga disarankan pentingnya deteksi dini, menentukan tingkat keparahan pada anak-anak usia sebelum 4 tahun
Read More
T-6243
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mardiana, Enny Wahyu Lestari, Dian Perwitasari
JEK Vol.10, No.2
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aqmrul Munif, Lamria Pangaribuan, Raflizar
JEK Vol.9, No.2
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sudibyo Supardi, M.J. Herman, Raharni
BPSK Vol.13, No.2
Surabaya : Balitbangkes Kemenkes RI, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive