Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 172 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Kliping koran republika 2010: hal 10
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rochamah; Pembimbing: Adang Bachtiar
S-320
Jakarta : FKM UI, 1986
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Murbari Siwi; Pembimbing: Syafri G.
S-310
Jakarta : FKM UI, 1986
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suci Maudy Aulia; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Tri Krianto, Zakianis, Adi Darmawan, Lusi Nurbaiti Badri
Abstrak:
Warung Tegal sebagai bagian dari sektor informal kuliner tradisional di Indonesia berpotensi menyumbang timbulan food waste yang bersumber dari perilaku operasional pengelola, karyawan, dan konsumen pada tahap pembelian, persiapan, penyimpanan, penyajian, hingga konsumsi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gambaran perilaku food waste di Warung Tegal X, Y, dan Z. Penelitian ini melalui pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa food waste didominasi saat tahap persiapan dan penyajian, terutama pada bahan sayuran yang mudah rusak dan tidak segar, sementara lauk pauk cenderung diolah kembali untuk dijual di hari berikutnya. Ketiga warung menunjukkan sikap positif terhadap dampak lingkungan dari food waste, namun belum konsisten dalam praktik pemilahan sampah. Norma subjektif terbentuk melalui adaptasi peran pengelola dan karyawan Warung Tegal dalam mengelola makanan agar tidak terbuang. Warung Tegal X memiliki kontrol perilaku yang lebih baik dalam pemilahan, sementara Y dan Z masih rendah. Pengetahuan dasar mengenai jenis sampah makanan telah dimiliki pada setiap Warung Tegal, namun pengelolaan sampah makanan masih terbatas karena minimnya fasilitas lingkungan, akses terhadap program 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pengolahan sampah dengan maggot, sosialisasi dampak food waste, serta kurangnya dukungan dari pemerintah dan komunitas dalam mendorong perilaku ramah lingkungan.

Warung Tegal, an informal traditional culinary sector in Indonesia, has the potential to contribute to food waste caused by the operational behavior of managers, employees, and consumers during the stages of purchasing, preparation, storage, serving, and consumption. This study aimed to identify food waste behavior at Warung Tegal X, Y, and Z. A qualitative approach with a phenomenological design and thematic analysis was used in this study. The results of this study indicate that food waste most frequently occurs during the preparation and serving stages, particularly with vegetables that are prone to spoilage and are no longer fresh, while side dishes are often recycled for sale the following day. All three Warung Tegal restaurants demonstrated a positive attitude toward the environmental impact of food waste, but were inconsistent in their waste sorting practices. Subjective norms emerged through role adjustments between managers and employees of Warung Tegal restaurants in managing food waste. Warung Tegal X had better behavioral control in sorting, while Y and Z were still low. Basic knowledge about types of food waste exists in every Warung Tegal, but food waste management remains limited due to insufficient environmental facilities, lack of access to 3R programs (Reduce, Reuse, Recycle), waste management using maggots, awareness of food waste impacts, and insufficient support from the government and community in promoting sustainable behavior.
Read More
T-7249
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurmalasari; Pembimbing: Ririn Arminsih; Penguji: I Made Djaja, Yulia Fitria Ningrum
Abstrak: Warteg merupakan salah satu tempat pengolahan makanan yang dekat dengan masyarakat. Salah satu warteg saat ini bergerak dengan sistem franchise dan telah tersebar kurang lebih 240 warung di Jabodetabek. Dalam memproduksi makanan harus dilakukan dengan baik dan didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai dan sesuai peraturan yang berlaku. Pengolahan makanan yang tidak baik dapat menimbulkan kontaminasi makanan yang dapat menyebabkan terjadinya food borne disease. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu bertujuan untuk mengidentifikasi syarat fisik higiene sanitasi makanan, penerapan prinsip higiene sanitasi dan sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dan kualitas bakteriologis pada makanan, tangan penjamah, peralatan dan air pada salah satu franchise warteg yang berada di Depok. Hasil dari penelitian ini yaitu, franchise warteg di Depok telah memenuhi syarat fisik higiene sanitasi pada bangunan dan peralatan serta sudah menerapkan prinsip higiene sanitasi, tetapi belum memenuhi syarat untuk fasilitas sanitasi. Pada proses pengolahan ditemukannya titik kendali kritis yang harus dilakukan pengendalian, serta kualitas bakteriologis yang diperoleh masih ditemukannya bakteri Coliform pada makanan, talenan, pisau, tangan penjamah, air minum dan air bersih.
Read More
S-10080
Depok : FKM UI, 2019
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tania Varera; Pembimbing: Ema Hermawati; Penguji: Zakianis, Ririn Arminsih Wulandari, Yulia Fitria Ningrum, Nailul Hikmi
Abstrak: Warung Tegal merupakan jenis warung yang seringkali makanannya terkontaminasi oleh bakteri E. coli. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan waktu penyajian pangan yang lebih dari 6-8 jam dengan kontaminasi E. coli pada makanan di 51 Warung Tegal di Kecamatan Beji, Cimanggis, Sukmajaya Kota Depok tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional, dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Jumlah sampel sebanyak 51 makanan (usus ayam) di Warung Tegal, dan responden penelitian adalah seluruh penjamah makanan sebanyak 99 orang penjamah. Hasil pemeriksaan menunjukkan 36 (70.6%) sampel makanan terkontaminasi bakteri E. coli. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara waktu penyajian (p-value 0.006), penyimpanan bahan makanan (p-value 0.006), dan pengetahuan penjamah (p-value 0.031) dengan kontaminasi E. coli. Peran penjamah makanan sangat penting dalam meningkatkan kualitas makanan di Warung Tegal. Perlu adanya penyuluhan dan pelatihan praktik higiene sanitasi pengelolaan pangan untuk pemilik, pengelola, dan penjamah sebagai upaya pencegahan kontaminasi pada makanan di Warung Tegal.
Warung Tegal is a type of stall that is often contaminated with E. coli bacteria. This study aimed to determine the relationship between food serving time of more than 6-8 hours with E. coli contamination in food at 51 Warung Tegal in Beji, Cimanggis, Sukmajaya, Depok City in 2024. This study used a cross sectional study design, conducted in June 2024. The number of samples was 51 food (chicken intestine) in Warung Tegal, and the respondents were all food handlers as many as 99 handlers. The results showed 36 (70.6%) food samples were contaminated with E. coli bacteria. The results showed a relationship between serving time (p-value 0.006), food storage (p-value 0.006), and food handler knowledge (p-value 0.031) with E. coli contamination. The role of food handlers is very important in improving the quality of food in Tegal Warung. There is a need for counselling and training on food hygiene and sanitation practices for owners, managers, and food handlers as an effort to prevent contamination of food in Warung Tegal.
Read More
T-7121
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Gemari, Edisi 136, / XIII- Mei 2012, hal. 32-33
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ario Djatmiko
MJKI No.10
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Buku II, Republika. hal : 168
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sinar Kesehatan, edisi, XV/II/2008, hal : 30-31
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive