Ditemukan 8248 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Herman Sudiman
Seri Gizi 11
Bogor : P3G, 1988
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Hardjanti Harimurti; Pembimbing: Asih Setiarini
S-1923
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sasaran penerima makanan tambahan pemulihan (PMTP) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya: seri gizi
Iman Sumarno
Seri Gizi 11
Bogor : P3G, 1988
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lina Handayani, Surahma Asti Mulasari, Nani Nurdianis
JMPK Vol.11, No.01
Yogyakarta : FK UGM, 2008
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Temy Ramadan; Pembimbing : Sandra Fikawati; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Giri Wurjandaru
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program PMT-P untuk Balita pada duaPuskesmas kecamatan di Jakarta Utara tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif deskriptif untuk mengetahui masukan (SDM, anggaran, sarana dan prasarana,bahan makanan tambahan), proses (perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi),dan keluaran (balita sasaran yang menerima makanan tambahan, hari makan anak) sertametode kuantitatif potong lintang untuk mengetahui proses (pelaksanaan, pemantauandan evaluasi) dan keluaran (balita sasaran yang menerima makanan tambahan, hari makananak) program pada kedua Puskesmas. Data penelitian didapatkan dengan metodewawancara mendalam, diskusi kelompok terarah, wawancara terstruktur, dan observasi.Informan penelitian ini adalah masing-masing 1 orang TPG, 1 orang kepala Puskesmas,dan 8 orang kader pada kedua Puskesmas. Serta responden penelitian masing-masing 10orang ibu dari sasaran program pada kedua Puskesmas. Penelitian dilakukan diPuskesmas Kecamatan Pademangan dan Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok. Hasildari penelitian di Puskesmas Kecamatan Pademangan menunjukkan TPG yang diisi olehtenaga kesehatan lain, belum tersedia gudang penyimpanan yang baik, makanantambahan dengan kuantitas berlebih dan kualitas kurang baik, perbedaan istilah sasaranprogram, perbedaan indikator, penolakan dari sasaran, hari makan anak yang tidakdipantau, dan kenaikan berat badan yang tidak terlalu bermakna. Sedangkan penelitian diPuskesmas Kecamatan Tanjung Priok menunjukkan anggaran yang dirasa kurang cukup,kuantitas makanan tambahan yang berlebih, perbedaan istilah sasaran, perbedaanindikator, kenaikan berat badan yang tidak terlalu bermakna, penolakan dari sasaran, danjumlah hari makan anak yang tidak dipantau.Kata Kunci:Evaluasi program; Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan untuk Balita.
Read More
S-9628
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Amelia
Seri Gizi 15
Bogor : P3G, 1992
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sudjasmin
Seri Gizi 16
Bogor : P3G, 1993
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ekowati Retnaningsih; Pembimbing: Endang L. Achadi
S-838
Depok : FKM UI, 1995
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Stephanie Yesica; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Trini Sudiarti, Eko Prihastono, Fajrinayanti
Abstrak:
Tesis ini membahas program pemberian makanan tambahan berupa biskuit pabrikan bagi balita gizi kurang (pengukuran perbandingan berat badan menurut panjang atau tinggi badan balita) yang telah dilakukan Pemerintah Indonesia sejak tahun 2004 - 2022. Pada praktiknya Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) berupa biskuit pabrikan juga diberikan bagi balita dengan berat badan kurang (pengukuran perbandingan berat badan menurut umur). Perlu adanya analisis untuk mengetahui hubungan pemberian makanan tambahan dengan Prevalensi Balita Berat Badan Kurang dan Gizi Kurang di Indonesia Tahun 2022. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dengan desain cross-sectional. Data yang digunakan adalah Data Sekunder Sigizi Terpadu / EPPGBM dari Kementerian Kesehatan RI. Data tersebut meliputi jumlah balita penerima PMT-P dan balita dengan berat badan sangat kurang (severely underweight), berat badan kurang (underweight) dan gizi kurang (moderate wasted) seluruh provinsi di Indonesia tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pemberian makanan tambahan dengan prevalensi balita berat badan kurang (underweight) nilai P = 0,026 (CI = 0,007-0,101), sangat kurang (severely underweight) nilai P = 0,026 (CI = -0,101 s/d -0,007) dan gizi kurang (moderate wasted) nilai P = 0,021(CI = 0,056-0,650). Seluruh nilai P <0.005 menunjukkan ada hubungan prevalensi balita berat badan kurang dan gizi kurang. Penelitian menyarankan program pemberian makanan tambahan berupa biskuit dilanjutkan diikuti dengan program pendekatan keluarga bagi balita gizi kurang dan adanya penambahan pelaporan faktor determinan kejadian balita gizi kurang di aplikasi EPPGBM.
---
This thesis discusses the supplementary feeding program in the form of manufactured biscuits for malnourished toddlers (measurement of the ratio of body weight according to the length or height of toddlers) that has been carried out by the Government of Indonesia from 2004 - 2022. In practice, supplementary feeding in the form of manufactured biscuits is also given to toddlers with underweight (a measure of the ratio of body weight to age). An analysis is needed to determine the relationship between supplementary feeding and the Prevalence of Underweight and Malnourished Children in Indonesia in 2022. This research is a quantitative study using secondary data with a cross-sectional design. The data used is Integrated Nutrition Secondary Data / EPPGBM from the Indonesian Ministry of Health. The data includes the number of toddlers receiving PMT-P and severely underweight, underweight and wasted toddlers in all provinces in Indonesia in 2022. The results show that there is a relationship between supplementary feeding and prevalence of underweight toddlers P value = 0.026 (CI = 0.007-0.101), severely underweight P value = 0.026 (CI = -0.101 to -0.007) and moderate wasted P value = 0.021(CI = 0.056-0.650). All P values <0.005 indicated that there was a relationship between the prevalence of underweight and malnutrition. The research suggested that the supplementary feeding program in the form of biscuits be continued followed by a family approach program for undernourished toddlers and additional reporting of the determinants of the incidence of undernourished toddlers in the EPPGM application.
Read More
T-6761
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Taqwallah; Pembimbing: Yayuk Hartriyanti
T-754
Depok : FKM UI, 1999
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
