Ditemukan 5237 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Khairuddin N.M.
LP 176 KHA p
Yogyakarta : PPK UGM, 1998
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Khairuddin N.M.
LP 176.042 KHA p
Yogyakarta : Ford Foundation-PPK UGM, 1998
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fransisca Triana Agtadininta; Pembimbing: Zulazmi Mamdy; Ppenguji: Zarfiel Tafal, Serdi Siregar
S-5772
Depok : FKM UI, 2009
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fredrik Rudolof; Pembimbing: Adi Sasongko; Penguji: Anwar Hasan, Serdi Siregar
S-6165
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rahmawaty Polempa; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Popy Yuniar, Eti Rohati, Eli Saripah
Abstrak:
Read More
Pelecehan seksual terhadap anak merupakan permasalahan serius yang memerlukan upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi kesehatan reproduksi yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi edukasi kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan serta membentuk sikap pencegahan pelecehan seksual pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi pre-test and post-test control group. Sampel penelitian berjumlah 96 siswa sekolah dasar kelas 4 6 yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen sejumlah 66 siswa dan kelompok kontrol 30 siswa. Kelompok eksperimen memperoleh intervensi edukasi kesehatan reproduksi, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap pencegahan pelecehan seksual sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik untuk mengidentifikasi perbedaan perubahan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi edukasi kesehatan reproduksi secara signifikan meningkatkan pengetahuan siswa sekaligus memperkuat sikap pencegahan pelecehan seksual dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi yang dirancang secara komunikatif dan sesuai perkembangan anak efektif sebagai strategi preventif dalam melindungi anak dari risiko pelecehan seksual. Kata kunci: intervensi, kesehatan reproduksi, pelecehan seksual, sekolah dasar.
Sexual abuse against children is a serious issue that requires early preventive efforts through reproductive health education tailored to children’s cognitive development stages. This study aimed to analyze the effectiveness of a reproductive health education intervention in improving knowledge and fostering preventive attitudes toward sexual abuse among elementary school students. A quantitative approach with a quasi experimental pre-test and post-test control group design was employed. The sample consisted of 96 students in grades 4–6, divided into an experimental group (66 students) and a control group (30 students). The experimental group received the reproductive health education intervention, while the control group received no treatment. Data were collected using structured questionnaires measuring students’ reproductive health knowledge and their attitudes toward preventing sexual abuse before and after the intervention. Statistical tests were conducted to identify differences in changes between the two groups. The results showed that the reproductive health education intervention significantly improved students’ knowledge and strengthened their preventive attitudes toward sexual abuse compared to the control group. These findings highlight that communicative, age-appropriate reproductive health education is an effective preventive strategy to protect children from the risk of sexual abuse. Keywords: intervention, reproductive health, sexual abuse, elementary school.
T-7566
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rahmawaty Polempa; Pembimbing: Milla Herdayati; Penguji: Popy Yuniar, Eti Rohati, Eli Saripah
Abstrak:
Read More
Pelecehan seksual terhadap anak merupakan permasalahan serius yang memerlukan upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi kesehatan reproduksi yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas intervensi edukasi kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pengetahuan serta membentuk sikap pencegahan pelecehan seksual pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen kuasi pre-test and post-test control group. Sampel penelitian berjumlah 96 siswa sekolah dasar kelas 4 6 yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen sejumlah 66 siswa dan kelompok kontrol 30 siswa. Kelompok eksperimen memperoleh intervensi edukasi kesehatan reproduksi, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan sikap pencegahan pelecehan seksual sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik untuk mengidentifikasi perbedaan perubahan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi edukasi kesehatan reproduksi secara signifikan meningkatkan pengetahuan siswa sekaligus memperkuat sikap pencegahan pelecehan seksual dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan reproduksi yang dirancang secara komunikatif dan sesuai perkembangan anak efektif sebagai strategi preventif dalam melindungi anak dari risiko pelecehan seksual. Kata kunci: intervensi, kesehatan reproduksi, pelecehan seksual, sekolah dasar.
Sexual abuse against children is a serious issue that requires early preventive efforts through reproductive health education tailored to children’s cognitive development stages. This study aimed to analyze the effectiveness of a reproductive health education intervention in improving knowledge and fostering preventive attitudes toward sexual abuse among elementary school students. A quantitative approach with a quasi experimental pre-test and post-test control group design was employed. The sample consisted of 96 students in grades 4–6, divided into an experimental group (66 students) and a control group (30 students). The experimental group received the reproductive health education intervention, while the control group received no treatment. Data were collected using structured questionnaires measuring students’ reproductive health knowledge and their attitudes toward preventing sexual abuse before and after the intervention. Statistical tests were conducted to identify differences in changes between the two groups. The results showed that the reproductive health education intervention significantly improved students’ knowledge and strengthened their preventive attitudes toward sexual abuse compared to the control group. These findings highlight that communicative, age-appropriate reproductive health education is an effective preventive strategy to protect children from the risk of sexual abuse. Keywords: intervention, reproductive health, sexual abuse, elementary school.
T-7566
Depok : FKM-UI, 2026
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Sumarni DW; Setyowati, Lientje
LP 331.4 SUM p
Yogyakarta : Ford Foundation & PPK UGM, 1999
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ahmad Sofian
LP 362.76 KEK
Yogyakarta : Ford Foundation & PPK UGM, 1999
Laporan Penelitian Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Warta Demografi, 35. No.4 , 2005, hal. 5-13. ( ket. ada di bendel 2005 - 2006)
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
F.R. Habsari Eko Prapti; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih, Elizabeth Kristi Poerwandari
T-1835
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
