Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 17317 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Suwandono, Agus ... [et al.]
JInMA-Vol.61/No.8
Jakarta : IDI, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Kedokteran Indo. (MKI), Vol.47, No.7, Juli 1997, hal. 335-341
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ratnadi J., J. Widyaharsana
CDK No.40 (1985)
Jakarta : Kalbe Farma, 1985
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pierlita Rini ... [et al.]
Bulitkes Vol.43, No.4
Jakarta : Balitbangkes Depkes RI, 2015
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anik Widijanti, Margaretha, Natalia Malo
MJKI No.8, Tahun XL
Jakarta : Medika Media Mandiri, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
M. Sabir, Yadi, Mochammad Hatta
JKY Vol.11, No.1
Jakarta : LP. Univ. Yarsi, 2003
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ivana Yulian Hendarsin; pembimbing: Nurhayati Adnan; Penguji: Putri Bungsu, Hadianti Adlani, Herman Kosasih
Abstrak:

Latar Belakang Indonesia merupakan daerah hyper-endemic dengue dengan siklus epidemik yang rutin terjadi. Kriteria klasifikasi WHO tahun 2009 mendefinisikan kumpulan gejala, tanda dan hasil laboratorium yang dapat mendeteksi mayoritas kasus dengue namun untuk konfirmasinya membutuhkan tambahan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan NS1 maupun Immunoglobulin M.
Metode Penelitian Penelitian cross-sectional dengan data sekunder dari pasien demam akut di tiga lokasi Kabupaten Tangerang yaitu RSUD Kabupaten Tangerang, Puskesmas Kelapa Dua dan Puskesmas Bojong Nangka. Reference test berupa pemeriksaan RT-PCR, sedangkan index test adalah kriteria klasifikasi WHO tahun 2009 dan pemeriksaan RDT NS1. Analisis data dilakukan dengan uji diagnostik berupa uji reabilitas dan validitas.
Hasil Penelitian Kekuatan tingkat kesepakatan pada kriteria klasifikasi WHO tahun 2009 terhadap pemeriksaan RT-PCR maupun RDT NS1 adalah fair sedangkan pemeriksaan RDT NS1 terhadap RT-PCR didapatkan tingkat kesepakatan substantial. Sensitivitas kriteria klasifikasi WHO tahun 2009 didapatkan sebesar 72% (95%CI 65-78.2) lebih tinggi daripada pemeriksaan RDT NS1 65.6% (95%CI 58.4-72.4), namun spesifisitasnya sangat rendah (52.4% vs 97.6%). Kombinasi kriteria klasifikasi WHO tahun 2009 dan RDT NS1 secara serial memiliki sensitivitas 50.8% dan spesifisitas 98.1% dibandingkan kombinasi paralel menunjukkan hasil sensitivitas 86.8% dan spesifisitas 51.9%.
Kesimpulan Berdasarkan uji reabilitas hanya pemeriksaan RDT NS1 yang memiliki tingkat kesepakatan substantial. Berdasarkan uji validitas sensitivitas kriteria klasifikasi WHO tahun 2009 tidak cukup baik dalam skrining kasus dengue sehingga penggunaannya sebaiknya digantikan kombinasi paralel agar kasus dengue yang tidak terdiagnosis dapat berkurang.


Background Dengue is hyperendemic with frequent epidemic cycles in Indonesia. Tangerang district is among the regions with a high dengue burden. The 2009 WHO dengue case classification has a set of symptoms, signs, and laboratory findings that can identify most dengue cases; however, dengue cases need to be confirmed by additional laboratory diagnostic tests, such as NS1 and Immunoglobulin M testing. Method A cross-sectional study using secondary data from acute fever patients in three different locations in Tangerang District: Bojong Nangka PHC, Kelapa Dua PHC, and Tangerang District Hospital. The 2009 WHO dengue case classification and the NS1 RDT as index test, whereas the reference test is RT-PCR. Validity and reliability tests are used to analyze data. Results The observed agreement on the 2009 WHO dengue case classification for RT-PCR and NS1 RDT examinations was fair, although among NS1 RDT and RT-PCR was substantial. The sensitivity of the 2009 WHO dengue case classification was 72% (95%CI 65-78.2) higher than the NS1 RDT 65.6% (95%CI 58.4-72.4), but the specificity was considerably lower (52.4% vs 97.6%). The serial combination of the 2009 WHO dengue case classification and NS1 RDT in this study had a sensitivity of 50.8% and a specificity of 98.1%, while the parallel combination showed a sensitivity of 86.8% and a specificity of 51.9%. Conclusion Based on the reliability test, only the NS1 RDT has a substantial level of agreement. Based on the validity test, the sensitivity of the 2009 WHO dengue case classification is insufficient for screening dengue cases; therefore, a parallel combination can be used instead to lower the number of undiagnosed dengue cases.

Read More
T-7359
Depok : FKM-UI, 2025
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nasrin Kodim
MJKI No.5
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Anik Widijanti, Eriza Tjahjono
MJKI No.5
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Febrinasari; Pembimbing: Sjahrul M. Nasri; Penguji: L. Meily Kurniawidjaja, Yuni Kusminanti
S-5843
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive