Ditemukan 35537 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Novita Restiani; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Triyanti, Itje Aisah Ranida
S-7170
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rizky Puti Oktaviany; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti
S-7820
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Iviola Febriana; Pembimbing: Wahyu Kurnia Yusrin Putra; Penguji: Sandra Fikawati, Ni Putu Dewi Arini
Abstrak:
Read More
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kebugaran muskuloskeletal pada remaja SMP Strada Santa Anna Jakarta Timur dan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kebugaran muskuloskeletal, yaitu asupan gizi makro (energi, karbohidrat, protein, lemak per hari), status gizi (IMT/U), aktivitas fisik, latihan kekuatan otot. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif yang dilakukan dengan desain cross-sectional dengan sampel 111 orang. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Strada Santa Anna Jakarta Timur dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara kuesioner asupan food recall 2x24 jam, aktivitas fisik melalui PAQ-C, latihan kekuatan otot melalui MSEQ-short, data BB/TB melalui pengukuran antropometri. Rata-rata kebugaran muskuloskeletal dengan metode Standing Long Jump (SLJ) sebesar 151,43 ± 36,92 cm. Rata-rata SLJ pada laki-laki (175,28 ± 32,67 cm) lebih tinggi daripada rata-rata SLJ pada perempuan (126,25 ± 21,08 cm). Hasil penelitian menunjukkan hubungan signifikan antara jenis kelamin, aktivitas fisik, asupan energi, asupan karbohidrat, dan asupan protein dengan kebugaran muskuloskeletal pada siswa/i SMP Strada Santa Anna tahun 2025. Intervensi dari sekolah, seperti edukasi peningkatan asupan gizi sesuai komposisi yang dianjurkan, mengonsumsi makanan beragam, mengurangi makanan tinggi GGL, serta meningkatkan aktivitas fisik anaerobik dapat membantu meningkatkan kebugaran muskuloskeletal siswa SMP Strada Santa Anna.
This study aims to describe the level of musculoskeletal fitness among junior high school students at SMP Strada Santa Anna, East Jakarta, and to analyze the factors associated with musculoskeletal fitness, including macronutrient intake (daily intake of energy, carbohydrates, protein, and fat), nutritional status (BMI-for-age), physical activity, and muscle strength training. This is a quantitative study using a cross-sectional design with a sample of 111 students. The research was conducted on eighth-grade students at SMP Strada Santa Anna, East Jakarta, by collecting primary data through interviews using a 2x24-hour food recall questionnaire, physical activity assessed using the PAQ-C, muscle strength training measured using the MSEQ-short, and body weight/height measured through anthropometric assessments. The average musculoskeletal fitness measured by the Standing Long Jump (SLJ) method was 151.43 ± 36.92 cm. The average SLJ score for males (175.28 ± 32.67 cm) was higher than that for females (126.25 ± 21.08 cm). The results showed significant relationships between gender, physical activity, energy intake, carbohydrate intake, and protein intake with musculoskeletal fitness among students at SMP Strada Santa Anna in 2025. School-based interventions, such as education on proper nutritional intake, consuming a diverse diet, reducing foods high in sugar, salt, and fat (SSF), and increasing anaerobic physical activity, can help improve the musculoskeletal fitness of SMP Strada Santa Anna students.
S-11899
Depok : FKM-UI, 2025
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Luh Anggi Vertikal; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Ahmad Syafiq, Dewi Damayanti
S-7183
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nursetya Afini; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Triyanti, Yudaningsih
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dari status gizi dan faktor-faktor yangberhubungan dengan status gizi tersebut pada siswi di SMPN 200 Jakarta. Penelitian inimenggunakan metode cross-sectional dan pengambilan sampel secara random berkelompok(cluster sampling). Pengambilan data penelitian dilakukan pada April 2013 dan menggunakaninstrumen penelitian berupa timbangan, microtoise, dan kuesioner. Sampel penelitian initerdiri dari 160 siswi kelas 7 dan 8 dan dianalasis dengan menggunakan uji chi-square. HasilPenelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 15,6% responden memiliki status gizi kurus.Penelitian ini juga menemukan bahwa status gizi berhubungan secara signifikan dengan citratubuh (p-value 0.000), frekuensi makan utama (p-value 0.007), dan konsumsi makan pagi (p-value 0.001). Disarankan adanya program edukasi gizi seperti pelatihan penilaian status gizidan penyuluhan tentang status gizi agar remaja putri dapat menilai status gizinya secara akuratdan tidak salah dalam mempersepsikan citra tubuhnya.
Kata Kunci: Status gizi, citra tubuh, pola konsumsi, aktivitas fisik, remaja.
The aim of this study was to determine the percentage of nutritional status and its correlatesamong students (adolescent girls) at SMPN 200 Jakarta. This study used cross-sectional design and cluster sampling method. This study was conducted on April 2013 used scale,microtoise and questionnaire. The study sample consisted of 160 students of class 7 and 8 andanalyzed using the chi-square test. The result of this study shows that 15,6% of respondentsclassiffied as thinness. This study also found that nutritional status has been associated withbody image (p-value 0.000), eating frequancy (p-value 0.007), and breakfast behaviour (p-value 0.001). The researcher suggests the existence of nutrition education programs such astraining about nutritional status assessment and counseling about nutritional status so thatadolescent girls can assess the nutritional status accurately and not mistaken in perceivingtheir body image.
Keywords: Nutritional status, body image, eating pattern, physical activity, adolescent.
Read More
Kata Kunci: Status gizi, citra tubuh, pola konsumsi, aktivitas fisik, remaja.
The aim of this study was to determine the percentage of nutritional status and its correlatesamong students (adolescent girls) at SMPN 200 Jakarta. This study used cross-sectional design and cluster sampling method. This study was conducted on April 2013 used scale,microtoise and questionnaire. The study sample consisted of 160 students of class 7 and 8 andanalyzed using the chi-square test. The result of this study shows that 15,6% of respondentsclassiffied as thinness. This study also found that nutritional status has been associated withbody image (p-value 0.000), eating frequancy (p-value 0.007), and breakfast behaviour (p-value 0.001). The researcher suggests the existence of nutrition education programs such astraining about nutritional status assessment and counseling about nutritional status so thatadolescent girls can assess the nutritional status accurately and not mistaken in perceivingtheir body image.
Keywords: Nutritional status, body image, eating pattern, physical activity, adolescent.
S-7768
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fithri Nur Shobah; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Asih Setiarini, Ida Ruslita
S-5971
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Mustakim; Pembimbing: Engkus Kusdinar Achmad; Penguji: Fatmah Yusron, Indrarti Soekotjo
S-6198
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Fiky Rahayuningtiyas; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Rahmawati
S-7181
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Novita Arie Setiawati Gunawan; Pemb. Yvonne Magdalena Indrawani; Penguji: Ratu Ayu Dewi Sartika, Suroto
S-7919
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Qurratu A. Amran; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Diah M. Utari, Itje Aisah Ranida
S-7085
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
