Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 34274 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Hayyu Sari Estiningsih; Pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Rahmawati
S-7245
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tria Astika Endah Permatasari; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Kusharisupeni, Fatmah, Noerzamanti Lies Karmawati, Iskandar Zulkarnain
T-3036
Depok : FKM UI, 2008
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Emerita Stefany; Pembimbing: Ratu Ayu Dewi Sartika; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Judhiastuty Februhartanty
S-7102
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Eugeunia Angela Andrian; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Asih Setiarini, Neni Herlina Rafida
Abstrak:
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, terutama pada kelompok usia dewasa di wilayah perkotaan seperti Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor asupan (natrium, lemak, serat, kalium), Indeks Massa Tubuh (IMT), dan gaya hidup (aktivitas fisik, merokok, dan stres) dengan kejadian hipertensi serta mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhi hipertensi pada penduduk dewasa usia 45–59 tahun di Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 153 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran langsung. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan prevalensi hipertensi pada responden sebesar 54,9%, hasil ini menunjukkan bahwa lebih dari setengah responden dalam kelompok usia tersebut menderita hipertensi. Pada uji multivariat dengan memasukkan faktor asupan natrium, lemak, serat, aktivitas fisik, merokok dan stress didapatkan hasil nilai p = 0,025 pada asupan natrium (OR = 2,276) dan merokok (OR = 2,805), hal ini menjadikan keduanya sebagai faktor dominan yang berkontribusi terhadap hipertensi. 
Hypertension is one of the non-communicable diseases with a continuously increasing prevalence, particularly among the adult population in urban areas such as Jakarta. This study aims to examine the relationship between dietary factors (sodium, fat, fiber, potassium), Body Mass Index (BMI), and lifestyle factors (physical activity, smoking, and stress) with the incidence of hypertension, as well as to identify the dominant factors influencing hypertension among adults aged 45–59 years in Kemayoran District, Central Jakarta. A cross-sectional study design was employed, involving a total of 153 respondents. Data were collected through questionnaires and direct measurements. Data analysis was conducted using chi-square tests and logistic regression. The results showed a hypertension prevalence of 54.9% among respondents, indicating that more than half of individuals in this age group were affected by hypertension. Multivariate analysis, which included sodium intake, fat intake, fiber intake, physical activity, smoking, and stress, revealed that sodium intake (p = 0.025; OR = 2.276) and smoking (OR = 2.805) were the dominant contributing factors to hypertension.
Read More
S-12008
Depok : FKM-UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aidah Auliyah; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; Penguji: Diah M. Utari, Eman Sumarna
S-7302
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmawati; Pembimbing: Asih Setiarini; Penguji: Kusharisupeni, Siti Arifah Pudjonarti, Iip Syaiful, Tri Astuti Y.
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IMT terhadap kejadian hiperglikemia pada PNS di lingkungan pemerintah daerah Kota Depok yang berusia < 40 tahun di Kota Depok tahun 2009. Penelitian dilakukan dengan disain studi kasus kontrol, dilaksanakan pada bulan Maret - Mei rabun 2009. Populasi kasus adalah PNS di lingkungan pemerintah daerah Kota Depok tahun 2009 usia <40 tahun yang berdasarkan pemeriksaan kadar gula darah menderita hiperglikernia dimana kadar gula darah > !26 mg/dl. Populasi kontrol adalah PNS di lingkungan pamerintah daerah Kola Depok tahun 2009 yang berusia <40 tahun yang berdasarkan pemeriksaan kadar gula darah tidak menderita hiperglikemia dimana kadar gula darah S 126 mg/dl. Data yang dikumpulkan adalah data kadar gula darah yang merupakan data sekunder basil pemeriksaan PT Askes dengan metode GO D-PAP (Glukosa Dehydrogenase Oxidize Phosphate); tinggi hadan diukur dengan menggunakan microtoice ketelitian 0,1 em; berat badan dengan timbangan digital SECA ketelitian 0,1 kg; karakteristik responden diketahui melalui wawancara menggunakan kuesioner; Pola konsumsi diukur dengan wawancara menggunakan kuesioner FFQ; tekanan darah diukur dengan tensi meter jenis air raksa dengan merk Nova Presameter. Data dlanalisis secara univariat, bivariat dan multivariat dengan menggunakan program perangkat Iunak komputer. Jenis uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square (Kai Kuadrat) dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik ganda model faktor risiko. Hasil pengolahan dan analisis data membuktikan bahwa lndeks Massa Tubuh (IMT) berpengaruh terhadap kejadian hiperglikernia pada PNS usia <= 40 tahun.
Read More
T-3075
Depok : FKM UI, 2009
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Risna Eka Pertiwi; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti; Penguji: Trini Sudiarti, Reviana Christijani
S-7414
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Destry Rizkawati; Pembimbing: Kusharisupeni; Penguji: Engkus Kusdinar Achmad, Anies Irawati
S-7096
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuwaratu Syafira; Pembimbing: Wahyu Kurnia Yusrin Putra; Penguji: Kusharisupeni Djokosujono, Jahari Abas Basuki
Abstrak: Indeks Massa Tubuh IMT memiliki banyak manfaat, termasuk untuk memberikan gambaran obesitas suatu populasi maupun untuk merancang diet pasien di rumah sakit. Namun orang yang memiliki kesulitan menopang berat badannya atau tidak dapat berdiri tegak belum tentu dapat diukur IMT-nya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan metode alternatif menghitung IMT berdasarkan ukuran ekskremitas tubuh pada mahasiswa usia dewasa muda di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan total sampel 132 responden.
 
Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang sangat kuat antara rasio LiLA/ radic;Panjang Ulna dengan IMT r = 0,926 pada laki-laki dan r = 0,886 pada perempuan dan juga antara LiLA dengan IMT r = 0,913 pada laki-laki dan r = 0,877 pada perempuan . Model prediksi yang paling ideal digunakan adalah IMT laki-laki kg/m2 =1,109 LiLA cm ndash; 9,202 dan IMT perempuan kg/m2 = 0,236 0,825 LiLA cm dengan pertimbangan akurasi yang tinggi serta kemudahan pengaplikasian di lapangan.
 

Body Mass Index BMI serves various purposes, including to measure the prevalence of obesity in a population, and also in formulating a patient rsquo s diet at a hospital. However, the BMI of an individual with difficulties in carrying their own weight or standing up straight can not necessarily be measured. The aim of this study was to form a prediction model for the BMI of young adult students of Public Health Faculty of University of Indonesia. This study used a cross sectional design, with a total sample of 132 respondents.
 
Results of this study showed that there is a very strong correlation between MUAC radic Ulna Length and BMI r 0,926 for males and r 0,886 for females, and also between MUAC and BMI r 0,913 for males and r 0,877 for females. The prediction model considered most ideal to be used is Male BMI kg m2 1,109 MUAC cm ndash 9,202 and Female BMI kg m2 0,236 0,825 MUAC cm, based on the high accuracy levels and the convinience of application on the field.
Read More
S-9384
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive