Ditemukan 13509 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Ratnawati, Priyanti Zuswayudha Soepandi
JRI-Vol.20/No.1
Jakarta : Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, 2000
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Erlina Burhan, Faisal Yunus
JRI Vol.21, No.4
Jakarta : Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, 2001
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Cucu Irawan; Pemb: I. Made Djaja, Yovsyah; Penguji: Ririn Arminsih Wulandari, Hendri, Juhandi
Abstrak:
Read More
Penyakit Tuberkulosis paru mempakan penyakit rnenular yang menjadi masalah kesehatan di dunia karena Mycobacterieum Tuberculosa telah menginfeksi sepertiga penduduk dunia.Pa1da tahun 1993 WHO mencanangkan kcdaruratan Global penyakit Tuberkulosis, Balita merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai penyakit infeksi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah Tuberkulosis Paru karena angka kcsakitan penyakit tersebut pada balita di Kota Bandung cukup tinggi yaitu 205 penderita dari 2374 penderita kasus di Kota Bandung. Panelitian ini bertujun untuk mengctahui hubungan faktor lingkungan fisik rumah dan karakterislik balita dcngan kejadian Tuberkulosis Paru pada balita di Kota bandung tahun 2007. Desain penelitian yang digunakan adalah desain kasus kontrol dengan jumlah sampel sebanyak 176 balita yang tcrdiri dari 88 balita Tuberkulosis Paru dengan gambaran klinis dan rdntgen (+) sebagai kasus dan 88 balita Tuberkulosis Paru dengan gambaran klinis dan rontgen Negatifsebagai kontrol. Data penelitian terdiri dari data primer yang diperoleh dengan wawancara dan pengukuran dan data sekunder dengan cara observasi dokumen. Hasil uji Chi-Square mcnunjukan bahwa teldapat beberapa variabei yang berhubungan bcrmakna secara statistik dengan kejadian Tuberkuiosis Paru pada balita yaitu status gizi, kontak penderita, pengetahuan, penghasilan, kebiasaan merokok, ventilasi, kepadatan hunian dan pencahayaan. Sedangkan berdasarkan hasil analisis regresi logisrjk diketahui bahwa variabel ventilasi merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian Tuberkulosis Paru pada balita di Kota Bandung Tahun 2007 (95CI:26,l26 dan 0R=26,l26). Dari hasil pemodelan variabel penelitian diketahui pula bahwa balita dengan status gizi bl.l.!1.lk, adanya kontak penderita, ventilasi yang tidak mcmenuhi syarat, kepadatan hunian yang tidak memenuhi syarat, dan pencahayaan yang tidak memenuhi syarat mcmpunyai probabilitas terkena Tuberkulosis Paru sebesar 94% dibandingkan dengan balita yang tidak mempunyai faktor resiko tersebut. Saran yang diajukan berdasarkan hasil penelitian ini adalah Penyuluhan tcntang rumah sehat clan hygienisl untuk mencegah penularan Tuberkulosis Pam perlu ditingkatkan kepada masyarakat terutama anggota keluarganya yang positif menderita Taberkulosis Paru, dengan melibatkan tokoh masyamkat, serta lintas sektor lainnya.
TB lungs disease is contagious disease that becomes world health problem because Mycobacterium Tuberculosis has infected one-third world population. In 1993 WHO declared Global emergency of TBC disease. Baby is the most susceptible age group toward various infection diseases. One ofthe most suspicious diseases is TBC Lungs because of quite high disease rate on baby in Bandung City that is 205 patients from 2374 cases of patients in Bandung Regency. This research is aim to recognize relation of house physical environment factor and baby characteristic with TB lungs cases on baby in Bandung Regency year 2007. Research design is using case control design with total sample of 176 babies consist of 88 babies TB lungs with clinical description and x-ray (+) as cases and x-ray (-) as control. Research design consist of primary data that obtained by interview and assessment and secondary data by document observation. Data obtained analyzed with Chi-Square and logistic regression analysis to recognize relation between risk factor and TB lungs cases on babies. Chi-Square test result shows that there are variables significantly* related statistically with Tuberculosis lungs cases on babies that nutrition status, patient contact, knowledge, eaming, smoking habit, ventilation, residence density and lightning. While based on result of logistic regression analysis obtained that ventilation variable is the most dominant variable related with TB lungs cases on babies in Bandung Regency year 2007 (95 CI:26.l26 and 0R=26.l26). From result of research variable model recognized that babies with bad nutrition status, presented patient contact, disqualified ventilation, disqualified residence density and disqualified lightning has probability of infected TB lungs as much as 94% compared to babies with no factors mentioned above. Suggestion based on research result is Counseling toward healthy and hygiene housing to prevent TB lungs infection. It need improved to public especially family members that positively infected TB lungs, by involving public figure and other cross sector.
T-2580
Depok : FKM UI, 2007
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Medika, No.5, XXX, Mei 2004, hal. 331-338
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Lisnawati Maryam; Pembimbing: Helda; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Emita Ajis
Abstrak:
Read More
Tuberkulosis atau biasa disebut TBC adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Situasi TB paru di kabupaten Bogor sendiri sampai dengan februari tahun 2023. Sebanyak 13,6 % pasien yang sudah di obati, yaitu 2.476 kasus TB SO dan 103 kasus TB RO dengan jumlah capaian yang diinginkan yaitu 22.696 pasien yang diobati. Untuk diagnosa menggunakan TCM (Tes Cepat Molekuler) sudah 70%. Sedangkan untuk kasus Succes Rate TB tahun 2022 yaitu 38,4%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Persentase kejadian TB dan faktor yang berhubungan dengan kejadian TB pada orang dewasa di Kabupaten Bogor berdasarkan data tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain studi case series dengan menggunakan data SITB dan Kuesioner yang di bagikan ke narasumber. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan uji chi-square. Dengan hasil pemeriksaan TCM (+) sebanyak 67 orang dengan persentase 94,4%. Sedangkan jumlah pasien TB paru di puskesmas megamendung dengan hasil pemeriksaan ronsen (+) sebanyak 4 orang dengan presentase 5,6%. Sedangan dilihat dari demografi jumlah pasien TB paru lebih banyak diderita oleh perempuan dibandingkan laki-laki. Untuk umur 35 tahun ke bawah lebih banyak menderita TB paru. Pengetahuan pasien TB mayoritas pengetahuannya baik. Efek samping yang paling dominan adalah air kencing berwarna merah, dialami oleh 56 pasien (76,1%). Selain itu, nyeri gatal (36,6%) dan lemas (36,6%). Lingkungan juga dapat mempengaruhi TB.
Tuberculosis or commonly called TB is an infectious disease caused by the bacteria Mycobacterium Tuberculosis. The pulmonary TB situation in Bogor district itself is up to February 2023. A total of 13.6% of patients have been treated, namely 2,476 SO TB cases and 103 RO TB cases with the desired achievement being 22,696 treated patients. For diagnosis using TCM (Rapid Molecular Test) it is already 70%. Meanwhile, the TB Success Rate in 2022 is 38.4%. The aim of this research is to determine the percentage of TB incidence and factors related to the incidence of TB in adults in Bogor Regency based on data for 2024. This research uses a case series study design using SITB data and questionnaires distributed to sources. Data analysis was carried out descriptively and used the chi-square test. With TCM examination results (+) as many as 67 people with a percentage of 94.4%. Meanwhile, the number of pulmonary TB patients at the Megamendung health center with X-ray examination results (+) was 4 people with a percentage of 5.6%. Judging from the demographics, the number of pulmonary TB patients is more common among women than men. People aged 35 years and under are more likely to suffer from pulmonary TB. Most TB patients' knowledge is good. The most dominant side effect was red urine experienced by 56 patients (76.1%). Apart from that, itching pain (36.6%) and weakness (36.6%). The environment can also influence TB.
S-11776
Depok : FKM UI, 2024
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
J. Teguh Widjaja, Diana K. Jasaputra, Rina Lizza Roostati
JRI Vol.30, N0.2
Jakarta : Perhimpunan Dokter Paru, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Paru, Vol.15, No.3, Juli, 1995, hal. 92-95. ( ket. ada di bendel majalah campuran no.5 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Dadan Imanudin
MKM Vol.XXIII, No.50
Jakarta : Departemen Kesehatan RI, 1994/1995
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Majalah Dokter Keluarga (MDK), vol.4, No.5, April 1985. hal. 223-229
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
☉
