Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 22848 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Tjandra Yoga Aditama
JRI-Vol.20/No.2
[s.l.] : [s.n.] : 2000
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Inez Miriam Nurul Hikmah; Pembimbing: Lhuri Dwianti Rahmartani; Penguji: Trisari Anggondowati, Syafirah Hardani
Abstrak:

Latar belakang: Sunat perempuan masih berlangsung di Indonesia meskipun prevalensinya menurun dari 55% pada tahun 2021 menjadi 46,3% pada tahun 2024. Praktik ini dipertahankan sebagai tradisi dan bagian dari keyakinan agama meskipun memiliki risiko kesehatan dan implikasi hak asasi. Sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat dan agen perubahan di masa depan, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia perlu menjadi fokus penelitian karena sampai saat ini belum tersedia gambaran mengenai pengetahuan, sikap, dan perilaku mereka mengenai praktik sunat perempuan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik, pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia terhadap praktik sunat perempuan yang juga digambarkan berdasarkan stratifikasi karakteristik responden. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner daring pada bulan Oktober s.d. November 2025 terhadap 311 mahasiswa sarjana FKM UI. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil: Dari 311 mahasiswa yang didominasi perempuan (81,4%), beragama Islam (84,6%), berasal dari program studi kesehatan masyarakat (54,3%) dan berasal dari Jawa (87,5%), sebagian besar mengetahui praktik sunat perempuan (85,5%). Mayoritas responden juga menunjukkan sikap yang kuat untuk mendukung penghapusan praktik sunat perempuan dan regulasi yang mengaturnya, dengan proporsi persetujuan berkisar antara 73,6% hingga 94,5% pada berbagai indikator sikap. Pada aspek perilaku, hanya 15,4% responden perempuan yang memiliki riwayat disunat dan 11,9% keluarga yang masih mempertahankan praktik tersebut, sementara 90,4% responden menyatakan tidak berniat menyunat anak perempuan di masa depan. Kesimpulan: Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia menunjukkan pengetahuan yang baik, sikap yang sangat mendukung penghapusan praktik sunat perempuan serta intensi yang rendah untuk melanjutkan praktik tersebut di masa depan. Pola ini mencerminkan perbedaan apabila dibandingkan dengan gambaran populasi nasional, serta mengindikasikan adanya potensi terputusnya keberlanjutan praktik sunat perempuan antar generasi pada kelompok mahasiswa kesehatan.


Background: Although the prevalence of female circumcision in Indonesia decreased from 55% in 2021 to 46.3% in 2024, the practice remains a tradition and is considered a religious obligation by some communities. The continued existence of this practice demonstrates that cultural, religious, and health-related factors still strongly influence the community.  Objective: This study aims to describe the characteristics, knowledge, attitudes, and behavior of students at the Faculty of Public Health, University of Indonesia, regarding the practice of female circumcission, also based on stratification of respondent characteristics.  Methods: This study used a cross-sectional study design with primary data collected through an online questionnaire from October to November 2025 on 311 students of the Faculty of Public Health, University of Indonesia. Data analysis was conducted descriptively.  Results: From 311 students, predominantly female (81.4%), Muslim (84.6%), public health majors (54.3%), and Javanese (87.5%), the majority were aware of the practice (85.5%). The majority of respondents also expressed strong support for the abolition of female circumcision and its regulations, with approval ranging from 73.6% to 94.5% across various attitude indicators. In terms of behavior, only 15.4% of female respondents had a history of circumcision and 11.9% of families still maintained the practice, while 90.4% of respondents stated they had no intention of circumcising their daughters in the future.  Conclusion: Students from the Faculty of Public Health, Universitas Indonesia, demonstrated good knowledge, strongly supportive attitudes toward the abolition of female genital mutilation, and low intentions to continue the practice in the future. This pattern reflects a difference compared to the national population and indicates a potential disruption in the continuity of female genital mutilation practices across generations among health students.

Read More
S-12179
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Riny Sumarna; Pembimbing: Rina A. Anggorodi; Penguji: Dien Anshari, Adhi Darmawan Tato
S-5665
Depok : FKM-UI, 2009
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bayu Rahadian; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Rita Damayanti, Mia Damiyati, Budiharto, Widiastuti Soerojo
Abstrak: Tesis ini membahas tentang bagaimana hubungan pengetahuan dan sikap dengan niat melaksanakan konseling berhenti merokok di antara mahasiswa profesi dan spesialis kedokteran gigi di RSKGM FKG UI. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang. Sikap merupakan variabel yang paling besar mempengaruhi niat melakukan konseling berhenti merokok, setelah dikontrol oleh variabel umur, jenis kelamin, pendidikan, status merokok, dan pengetahuan. Nilai OR (OR adjusted) = 59,795 (95% CI 14,777-241,957). Hasil penelitian ini menyarankan agar ada upaya pembentukan sikap terhadap perilaku konseling berhenti merokok melalui pendidikan yang terencana, terarah, dan berkesinambungan. Kata kunci : konseling berhenti merokok ̧ pengetahuan, sikap, niat
Read More
T-4232
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Takat Supriyanto; Pembimbing: Chandra Satrya
S-1841
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dono Widiatmoko; Pembimbing: Hafizzurrachman
S-744
Depok : FKM UI, 1994
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Prawito; Pembimbing: Soekidjo Notoatmodjo
S-944
Depok : FKM UI, 1996
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maya Anindiya; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Indri Hapsari Susilowati, Hanny Harjulianti, Farida Tusafariah
Abstrak: Latar Belakang: Ilmu Kedokteran Gigi merupakan salah satu bidang yang rawan untuk terjadinya kontaminasi silang antara pasien-dokter gigi, pasien-pasien dan pasien perawat. Kontrol Infeksi dapat mencegah terjadinya infeksi silang.
Tujuan: Melihat hubungan Pengetahuan, Perilaku dan Faktor Lingkungan terhadap keberhasilan upaya Kontrol infeksi pada Mahasiswa Program Profesi Fakultas Kedokteran gigi Univesritas "x" di Jakarta.
Metode: Metode penelitian yang digunakan cross sectional dengan Model penelitian Sequential Explonatory design. Penelitian dilakukan pada Mahasiswa Program Profesi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas "X" di Jakarta yang sudah melewati pendidikan profesi selama 2 (dua) semester, dengan jumlah sampel sebanyak 101 mahasiswa.
Hasil: Upaya Kontrol Infeksi pada Mahasiswa Program Profesi Fakultas Kedokteran gigi universitas "X" di Jakarta masih kurang baik.Ini dipengaruhi oleh pengetahuan, perilaku dan faktor lingkungan masih kurang baik dan mempunyai p value < 0,05 sehingga mempunyai hubungan yang signifikan terhadap upaya kontrol infeksi.
Kesimpulan: Pengetahuan dan Perilaku dapat ditingkatkan dengan membentuk program yang berisikan promosi kesehatan dalam bentuk poster-poster, standart operasional prosedur berdasarkan standard precautions dan seminar-seminar bagi mahasiswa program profesi fakultas kedokteran gigi.

Background: Dentistry is one of a science which has a high sensitivity to caused cross-contamination between the patient-dentist, patient-patient and patient-nurse. Infection control may prevent cross-infection.
Objective: Knowing the relationship between Knowledge, Behavior and Environmental Factors with successfull of Infection Control by the students of Professional Program Study of the Faculty of Dentistry, Universitas "x" in Jakarta.
Methods: The method used is cross sectional with research model Sequential Explonatory Design. The study which has the total sample of 101 students was conducted and involved the students of Professional Program Study of the Faculty of Dentistry, University "X" in Jakarta, which has passed the professional education for two (2) semesters.
Results: Infection Control Efforts conducted by the student of Professional Program Study Faculty of Dentistry, University "X" in Jakarta is not maximal. It was affected by the Knowledge, Behavior and Environmental Factors which not good enough and has a p value
Conclusion: Knowledge and Behavior can be improved by establishing a program containing health promotion in the form of posters, standard operating procedures based on standard precautions and seminars for the students of Professional Program Study of the faculty of dentistry.
Read More
T-4441
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Erna Kurniawati; Pembimbing: Rita Damayanti; Penguji: Arman Nefi, Christina Rialine Titaley
Abstrak: Salah satu faktor risiko terjadinya berbagai penyakit tidak menular adalah perilaku merokok. Penyebab seseorang merokok antara lain kurangnya pengetahuan, pengaruh orangtua, teman dan juga iklan.
 
Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran dan hubungan antara pengetahuan, sikap, keluarga, teman dekat dan keterpaparan iklan rokok terhadap perilaku merokok pada mahasiswa Universitas Indonesia tahun 2010.
 
Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang dengan menggunakan data sekunder survei perilaku sehat 2010.
 
Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mewakili 12 fakultas, sedangkan sampel yang digunakan adalah mahasiswa yang termasuk kedalam rentang umur remaja akhir (18-21 tahun) yang berjumlah 2.108 responden.
 
Penelitian menunjukkan bahwa ada 263 (12.5%) responden adalah merokok. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan antara jenis kelamin, rumpun, pengetahuan, sikap dan pengaruh keluarga terhadap perilaku merokok.
 

Smoking behavior is one of the factors that risk the infections diseases. The reason why someone smokes can be because of lacking of knowledge, family influence, friends and advertisement.
 
The objectives of this research are to know the description and connections among knowledge, attitude, family, close friends and exposition of cigarette advertisement toward smoking behavior of the students university of Indonesia year 2010.
 
Research design that is used is cutting across using secondary data survey of healthy behavior 2010.
 
Population of this research is from all student represent 12 faculties, while the sample that is used is from students within range of late teenages (18-21 years old) consist of 2108 respondents. The research shows that 263 (12.5%) respondents are smokers.
 
Result test statistically shows the connections among gender, faculty asociation, knowledge, attitude and family influence to wand smoking behavior.
Read More
S-7963
Depok : FKM-UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive