Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 35608 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Benjamin Torun, Vernon R. Young, William M. Rand
641.120 TOR k
Jakarta : Pradnya Paramita, 1986
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Benjamin Torun, Vernon R. Young, William M. Rand
641.120 TOR k
Jakarta : Pradnya Paramita, 1986
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Arnold Pacey, Rachmadhi Purwana
628.7 PAC s
Jakarta : FKM UI, [s.a.]
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adi Hidayat
JKT UM Vol.25, No.2
Jakarta : FK Univ. Trisakti, 2006
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
David Morley, Jon Eliot Rohde
618.9 MOR p
Yogyakarta : Yayasan Essentia Medica, 1979
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hidayati
MJKI No.12
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Helwiah Umniyati
KJKMN Vol.5, No.5
Depok : FKM UI, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yuliza Utari Widyastuti; Pembimbing: Vetty Yulianty Permanasari; Penguji: Ede Surya Darmawan, Soewarta Kosen
Abstrak: Secara global, kesehatan adalah industri senilai USD 3.5 triliun atau setaradengan 8% dari PDB dunia. Menurut data, masih ada kekurangan dari sistem kesehatansaat ini, antara lain: (i) angka harapan hidup yang masih bervariasi; (ii) 100 juta orangdimiskinkan oleh pengeluaran kesehatan; (iii) kesenjangan kesehatan yang terus terjadi,bahkan di negara-negara kaya (US dan Australia); (iv) sebagian besar peralatan yangtidak digunakan dengan semestinya. Memperkuat sistem kesehatan berarti mengatasikendala utama di setiap bidang, dengan demikian derajat kesehatan akan meningkat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif analitik.Metode yang digunakan adalah tinjauan kepustakaan. Jenis data yang digunakan adalahdata sekunder yang didapatkan melalui pencarian studi/penelitian yang sudah adasebelumnya dan teori-teori yang berkaitan dengan topik. Kriteria inklusi pada penelitianini adalah penelitian dengan semua jenis metode yang dapat menjawab topik danmenggunakan framework WHO: Six Building Blocks. Kriteria eksklusi penelitian adalahpenelitian lebih dari 10 tahun, serta penelitian yang tidak dapat menjawab pertanyaanpenelitian. Informasi yang didapatkan dari studi literatur ini akan diuraikan dalambentuk table hasil dan narasi, dengan hasil temuannya yaitu kinerja sistem kesehatan dinegara berkembang belum lebih baik dari negara maju, dilihat dari status kesehatanmasyarakat dan permasalahan kesehatan yang sedang dialami.Kata kunci:sistem kesehatan, six building blocks, WHO.
Globally, healthcare is an industry of USD 3.5 trillion worth or equal to 8% ofthe world GDP. According to the data, there are still shortcomings of the current healthsystem, as follows: (i) life expectancy that still varies; (ii) 100 million people areimpoverished by health spending; (iii) health gaps that continue to occur, even inwealthy countries (the US and Australia); (iv) most of the equipment is not usedproperly. Strengthening the health system means overcoming the main obstacles in eachfield, thus the value of health will increase. This research uses a qualitative approachthat is descriptive-analytic. The methods used are a literature review. The type of dataused is secondary data obtained through pre-existing study/research searches and topic-related theories. The inclusion criteria for this study are research with all types ofmethods that can answer topics and use the WHO framework: Six Building Blocks. Theresearch exclusion criteria are the research of more than 10 years, as well as researchthat cannot answer research questions. The information obtained from this literaturestudy will be described in the form of results table and narration, with the result of thehealth systems performance in the developing countries has not been better than indeveloped countries, judging by the public health status and the health problems that arebeing experienced.Key words:healthcare systems, six building blocks, WHO, compare OR comparing.
Read More
S-10337
Depok : FKM-UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Claudya Veronica Febriana Najoan; Pembimbing: Puput Oktamianti; Penguji: Purnawan Junadi, Vetty Yulianty
Abstrak: Teknologi dalam bidang kesehatan sudah ada sejak lama. Salah satu pemanfaatannya yaitu telemedicine atau pengobatan jarak jauh. Terjadi peningkatan penggunaan telemedicine di negara maju maupun negara berkembang saat pandemi COVID-19 karena mengharuskan masyarakat untuk dibatasi secara social. Peningkatan penggunaan telemedicine ini, berjalan beriringan dengan tantangan-tantangan di dalamnya, khususnya pada negara berkembang, yang belum terbiasa dengan pelayanan ini. Untuk dapat mengatasi tantangan tersebut, maka diperlukan peningkatan kualitas pelayanan. Salah satunya dengan cara menilai aspek-aspek kepuasan pasien pengguna telemedicine dan mencari tahu faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran nilai kepuasan pasien pengguna telemedicine saat masa pandemi COVID-19 dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien di beberapa negara berkembang. Informasi penelitian ini diperoleh berdasarkan hasil penelusuran website dan jurnal yang telah di publikasikan dengan bantuan akses online database seperti ScienceDirect, SAGE Journals, ProQuest, dan PubMed. Terdapat 10 studi yang termasuk dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien dari berbagai negara berkembang dengan deskripsi klinik yang berbeda memiliki tingkat kepuasan yang tinggi terhadap telemedicine secara keseluruhan dengan aspek penilaian berdasarkan TAM dan teori kepuasan pasien. Pada negara berkembang aspek yang paling berpengaruh yaitu usefulness, privacy, waktu dan biaya, dan willingness to use again. Sedangkan, pada aspek trust, klinik kesehatan mental dari negara berbeda, sama-sama memiliki tingkat kepuasan yang rendah. Faktor gender, usia, dan edukasi tidak terlalu mempengaruhi kepuasan pasien. Akan tetapi, faktor-faktor tersebut tidak bisa diabaikan supaya penyedia layanan dapat menyesuaikan kebutuhan pasien sesuai dengn faktor-faktor tersebut atau memberikan pelayanan patient centered. Selain itu, diperlukan edukasi kepada masyarakat tentang telemedicine supaya teknologi ini bisa tepat guna. Rekomendasi lainnya untuk negara berkembang yaitu melaksanakan survei kepuasan bukan hanya di beberapa klinik penyedia layanan tetapi lebih luas lagi, supaya dapat menghasilkan hasil evaluasi yang mewakili seluruh pengguna telemedicine di negara tersebut.
Technology in the health sector has existed for a long time. One of its uses is telemedicine or distance medicine. increasing use of telemedicine in developed and developing countries during the COVID-19 pandemic because people must be socially restricted. This increase in the use of telemedicine goes hand in hand with challenges in it, especially in developing countries, which are not yet familiar with this service. To be able to overcome these challenges, it is necessary to improve the quality of service. One of them is by assessing aspects of patient satisfaction using telemedicine and finding out the factors that influence patient satisfaction. The purpose of this study was to determine the description of patient satisfaction using telemedicine during the COVID-19 pandemic and the factors that affect patient satisfaction in several developing countries. This research information was obtained based on the results of searching websites and journals that have been published with the help of online database access such as ScienceDirect, SAGE Journals, ProQuest, and PubMed. There are 10 studies included in this study. The results showed that the majority of patients from various backgrounds developed with clinical descriptions that had a high level of satisfaction with telemedicine as a whole with aspects based on TAM and patient satisfaction theory. In developing countries the most influential aspects are usability, privacy, time and cost, and willingness to reuse. Meanwhile, on the aspect of trust, mental health clinics from different countries both have low levels of satisfaction. Gender, age, and education factors did not significantly affect patient satisfaction. However, these factors cannot be ignored so that service providers can adjust patient needs according to these factors or provide patient-centred services. In addition, it is necessary to educate the public about telemedicine so that this technology can be effective. Another recommendation for developing countries is to carry out a satisfaction survey not only in a number of service provider clinics but more broadly, so that it can produce evaluation results that are representative of all telemedicine users in the country.
Read More
S-10989
Depok : FKMUI, 2022
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nasrin Kodim
KJKMN Vol.1, No.4
Depok : FKM UI, 2007
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive