Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 29668 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Cermin Dunia Kedokteran (CDK), No.58, 1989, hal. 51-52, ( cat. ada di bendel 89/90 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Reflinar Rosfein
CDK No.56 (1989)
Jakarta : Kalbe Farma, 1989
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Majalah Kedokteran Indonesia (MKI), Vol. 35, No. 10, 15 Oktober 1985, hal. 583-588. ( ket. ada di bendel 1985 - 1992 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Pahmi Leni; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Dian Ayubi, Helda, Eril Supriadi, Isni Shofiyani Marwia
Abstrak: Skrining kanker servik dengan metode inspeksi visual asam asetat (IVA) merupakan cara yang efektif mencegah kanker servik karena membutuhkan biaya murah dan mudah dilakukan. Namun tidak semua wanita mau melakukan tindakan pencegahan ini terutama di Puskesmas Wilayah Kecamatan Jati Sampurna dimana tercatat dalam tahun 2017 dan 2018 rata-rata pemeriksaan IVA baru sebesar 0,16% wanita usia 30-50 tahun yang skrining IVA. Penelitian ini bertujuan mengetahui determinan perilaku skrining IVA pada wanita usia 30-50 tahun yang berada di puskesmas wilayah Kecamatan Jati Sampurna, penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif. Sebanyak 422 responden berpartisipasi dalam penelitian ini dengan mengisi kuesioner yang dibagikan langsung pada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84,6% responden tidak melakukan skrining IVA. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pendidikan, pengetahuan, dukungan suami, dan keterpaparan informasi merupakan determinan dari perilaku skrining IVA pada wanita usia 30-50 tahun di puskesmas wilayah Kecamatan Jati Sampurna. Upaya peningkatan pengetahuan dengan memaksimalkan komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat merupakan salah satu langkah dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk periksa IVA. Disamping itu perlu adanya pengembangan media informasi yang memanfaatkan kemajuan teknologi dalam penyampaian informasi. Perhatian khusus juga diperlukan kepada keterlibatan semua pihak dalam memberikan informasi dan ajakan kepada wanita untuk periksa karena keinginan wanita untuk periksa IVA bisa muncul buka karena adanya pengetahuan dan informasi saja tapi dukungan suami dan keyakinan akan kerentanan dirinya terhadap penyakit kanker servik.
Read More
T-5691
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Refni Dumesty; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Vetty Yulianty Permanasari, Basalama Fatum, Sri Anggraini
Abstrak:

Latar Belakang : jumlah cakupan skrining kanker serviks merupakan indikator terhadap keberhasilan program skrining kanker serviks di Puskesmas sebagai bentuk dari implementasi kebijakan pengendalian kanker serviks. Peningkatan jumlah cakupan yang cukup tinggi pada program skrining Pilot Project Bulan Cegah Kanker Serviks dan penurunan jumlah cakupan skrining pasca Pilot Project menunjukkan adanya faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan cakupan tersebut. Tujuan :  Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pelaksanaan program rutin skrining kanker serviks dengan program skrining Pilot Project Bucekas yang diidentifikasi dari faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan yaitu Kondisi Lingkungan, Hubungan Antar Organisasi, Sumber Daya Organisasi, dan Karakteristik Kapabilitas Instansi serta upaya terhadap program keberlangsungan (sustainability). Metode : penelitian kualitatif dengan disain retrospektif kebijakan terhadap 6 informan kunci. Hasil : terdapat perbedaan di dalam implementasi kebijakan program skrining rutin kanker serviks dengan program Pilot Project Bucekas dilihat dari keempat faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan pengendalian kanker serviks di Sudinkes Jaksel. Kesimpulan : penguatan terhadap komitmen birokrasi, peran stakeholder, kerjasama lintas program dan sektoral, fungsi manajemen, promosi kesehatan, jejaring dan ketersediaan dana menjadikan Pilot Project Bucekas lebih berhasil dibandingkan dengan program skrining rutin dalam meningkatkan cakupan skrining kanker serviks dan belum adanya program sustainability yang matang terhadap program skrining rutin kanker serviks. Pembelajaran dari program Pilot Project Bucekas dapat menjadi landasan kebijakan yang akan diambil oleh policy maker di Sudinkes Jakarta Selatan dan Dinkes Propinsi DKI Jakarta. Kata kunci : skrining kanker serviks, metoda IVA, preventif, kebijakan


Background : The number of cervical cancer screening coverage is an indicator of the success of cervical cancer screening program in the Community Health Center as a form of cervical cancer control policy implementation. Increasing the amount of coverage is high enough in screening programs “Pilot Project Prevent Cervical Cancer Month” ( Bucekas) and decrease the amount of coverage after Universitas Indonesia the Pilot Project showed that factors influencing the decline in coverage. Purpose : this study aimed to compare the implementation of routine cervical cancer screening program with a screening program identified Bucekas Pilot Project of the factors that influence the implementation of the policy are environment conditions, the Inter-Organization Relationship, Organizational Resources and Capabilities Agency Characteristics and efforts toward program sustainability. Methods : qualitative research design with retrospective policy to 6 key informants. Results: there are differences in policy implementation routine cervical cancer screening program with Pilot Project Bucekas program views of the four factors that influence the implementation of cervical cancer control policy at South Jakarta Health Office. Conclusions : The strengthening of the commitment of the bureaucracy, the role of stakeholders, cooperation and cross-sectoral program, the function of management, health promotion, networking and the availability of funds makes the Pilot Project Bucekas more successful than the routine screening program in improving the coverage of cervical cancer screening and the absence of a mature sustainability programs against routine screening program for cervical cancer. Learning from the Pilot Project Bucekas program can be the base policy to be taken by policy makers in South Jakarta Sudinkes and health office of DKI Jakarta. Keywords : cervical  cancer screening, VIA methode, policy

Read More
T-3567
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Chatarina Herlina Supraptini; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Hendra, Agung Nugroho
S-5261
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dumasari Harahap; Pembimbing: Robiana Modjo
S-2450
Depok : FKM UI, 2001
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bruce A. Fenderson, Raphael Rubin
616.07 FEN p (RS)
Jakarta : EGC, 2017
Reserved (pinjaman 1 hari)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Meriska Angelina; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Fatma Lestari, Robiana Modjo, Emilia Amir, Mayarni
Abstrak:

Penelitian ini membahas tentang kesehatan kerja yang bertujuan untuk melakukan manajemen risiko, dimulai dengan identifikasi bahaya, analisis dan evaluasi risiko dan mengetahui besaran risiko bahaya yang terdapat pada kegiatan kerja di Instalasi Ptologi RSUP Fatmawati. Disain penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan semikuantitatif untuk analisis risiko. Teridentifikasi bahaya risiko tinggi yaitu terpajan spesimen dan terpajan bahan infeksius pada penggunaan pipet. Risiko substansial yaitu pada bahaya kebakaran dan ledakan. Risiko sedang yaitu bahaya terkerna pecahan tabung, petridis, dan object glass yang mengandung bahan infeksius, tertusuk jarum suntik, bahaya zat kimia, terkena sengatan listrik, terkena siraman air panas dan mata lelah. Telah dilakukan pengendalian bahaya di laboratorium ini yaitu engineering control, standard operating procedures dan APD, namun masih terdapat risiko residu pada bahaya tersebut dan telah direkomendasi pengelolaan dan pengendalian risikonya. Kata Kunci: Laboratorium mikrobiologi klinik, manajemen risiko, penilaian risiko


 This study discusses about the occupational health which aims to conduct risk management, it begins from hazards identification, risk analysis and risk evaluate, and find out the magnitude of risk hazards which found in work activities of Pathology Installation in RSUP Fatmawati. This research is qualitative descriptive interpretive with a semiquantitative approach to risk analysis. Identified of high risk hazards are specimen exposure and exposed to infectious material on the use of  pipette. Substantial risk are fire and explosion hazards. Moderate risk are the fractional hazard of tube, petridisc, and objects glass that contain infectious material, needle stick, chemical hazards, electrical shock, exposure to hot water and eyes fatigue. Hazard control has been performed in this laboratory, that is engineering controls, standard operating procedures (SOP) and PPE, but there are still residual risks and hazards risk management and risk control has recomended. Key Word: Clinical microbiology laboratory, risk management, risk assessment

Read More
T-3413
Depok : FKM-UI, 2011
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kurnia Widyastuti; Pembimbing: Soedarto Ronoatmodjo
S-1273
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive