Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 30711 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Ali Imron
612.6 IMR p
Yogyakarta : Ar-Ruzz Media, 2012
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dwi Octa Amalia; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Agustin Kusumayati, Heidy Chadidjah
S-5890
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yanti Kurniasih; Pembimbing: Bambang Sutrisna; Penguji: Helda, Heidy Chadijah
S-5893
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hadi Pratomo, Loveria Sekarrini, Kemal N. Siregar, Laily Hanifah, Agustin Kusumayati
613.9 PRA k
Jakarta : Rajagrafindo Persada, [s.a.]
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Safrina Yenni; Pembimbing: Rita Damayanti
S-1696
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Asih Nur Rahmaniah; Pembimbing: Agustin Kusumayati; Penguji: Ella Nurlaela Hadi, Muhammad Dawam
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pendidikan kesehatan reproduksi pada anak usia sekolah prapubertas di Kota Serang pada tahun 2014. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kulitatif kepada 3 kelompok informan, yaitu siswa kelas 1-4, orang tua dan guru. Hasil penelitian menunjukkanbahwa kebutuhan informasi tentang kesehatan reproduksi bagi anak usia sekolahprapubertas berbeda-beda untuk tiap tingkatan kelasnya. Sumber informasi utamatentang kesehatan reproduksi bagi anak usia sekolah prapubertas adalah orang tuadan guru. Sementara itu, media yang paling disukai oleh anak dalam pendidikankesehatan reproduksi adalah media video atau film, sedangkan metode yang dapatdigunakan adalah metode permainan untuk kelas 1 dan 2 serta metode diskusiuntuk kelas 3 dan 4. Kata kunci : kebutuhan, pendidikan, reproduksi, prapubertas
This study is aimed to identify the needs of reproductive health education onprapuberty school-age children in Serang City on 2014. This study usedqualitative method to 3 groups of informants; the 1st-4th grade students, the parentsand the teachers. The result shows that the needs of reproductive healthinformations for prapuberty school-age children were different for every grade.The main source of information about reproductive health for prapuberty schoolage children were parents and teachers. Meanwhile, the most favorite media inreproductive health education was the video or film, and the methods which canbe used in delivering the information about reproductive health were games for 1stand 2nd grade, discussion for 3rd and 4th grade.Keywords : needs, education, reproductive, prapuberty
Read More
S-8183
Depok : FKM-UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dina Atrasina; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Milla Herdayati, Ahmad Syafiq, Ribka Ivana Sebayang, Rahmadewi
Abstrak:
Kehamilan remaja merupakan masalah serius yang dapat memengaruhi kesejahteraan hidup remaja. Populasi kelompok usia remaja di Indonesia tahun 2017 mencapai 63,36 juta jiwa atau 24,27% dari keseluruhan penduduk. Seperempat bagian tersebut, dapat dipandang menjadi peluang ketika remaja tersebut sehat dan berkualitas. Namun faktanya Age Spesific Death Rate (ASDR) kasus kematian maternal tertinggi adalah pada kelompok remaja (<20 tahun). Pendidikan kesehatan reproduksi dinilai dapat menekan terjadinya kehamilan remaja. Sekolah menjadi lembaga yang terpercaya untuk memberikan pendidikan. Selain dari sekolah, pendidikan kesehatan reproduksi juga mudah didapatkan melalui media: buku, majalah, radio, televisi, dan internet. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah terhadap kehamilan remaja usia 15-19 tahun dengan menggunakan analisis data SDKI tahun 2017.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Hasil penelitian dianlisis menggunakan regresi logistik dengan tiga tahap yaitu univariat, bivariate, dan multivariate. Besar sample penelitian sebesar 7.158, sample diambil berdasarkan total sampling data yang masuk dalam kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa distribusi frekuensi remaja usia 15-19 tahun yang hamil dan memiliki riwayat hamil sebesar 2,8%(197). Hasil analisis multivariat pengaruh keterpaparan sekolah berupa pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah terhadap kehamilan remaja usia 15-19 tahun memiliki p-value 0,007 dengan OR 1,732 CI 95% (1,175—2,381) setelah dikontrol variable pengaruh negative teman sebaya. Kata kunci: Kehamilan Remaja, Pendidikan Kesehatan Reproduksi, Media

Adolescent pregnancy is a serious problem that can affect the welfare of adolescents' lives. The population of the adolescent age group in Indonesia in 2017 reached 63.36 million people or 24.27% of the total population. This quarter can be seen as an opportunity when the adolescent are healthy and qualified. However, in fact, the Age Specific Death Rate (ASDR) is the highest case of maternal death in the adolescent group (<20 years). Reproductive health education is considered to be able to suppress the occurrence of teenage pregnancy. Schools are trusted institutions to provide education. Apart from schools, reproductive health education is also easily obtained through the media: books, magazines, radio, television, and the internet. The purpose of this study was to determine the effect of reproductive health education in schools on adolescent pregnancies aged 15-19 years using the 2017 IDHS data analysis. This study used a quantitative approach with a cross-sectional study design. The results were analyzed using logistic regression with three stages: univariate, bivariate, and multivariate. The research sample size was 7,158, the sample was taken based on the total sampling of data included in the inclusion and exclusion criteria of the study. The results of this study indicate that the frequency distribution of adolescents aged 15-19 years who are pregnant and have a history of pregnancy is 2.8% (197). The results of the multivariate analysis of the effect of school exposure in the form of reproductive health education in schools on adolescent pregnancies aged 15-19 years had a p-value of 0.007 with an OR of 1.732 CI 95% (1.175-2.381) after controlling for the variable friends bad influence. Keyword: Adolescent Pregnancy, Reproductive Health Education, Media
Read More
T-6220
Depok : FKM-UI, 2021
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tjutju Turaeni; Pembimbing: Farida Mutiarawati Tri Agustina, C. Endah Wuryaningsih; Penguji: Ella Nurlela Hadi, Tini Setiawan, Ucu Supriatna
T-2125
Depok : FKM-UI, 2005
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kabar Kesmas (IKM), Vol.1, No.4, Des. 2001, hal. 4-6, ( cat. ada di bendel 2001/ 2004 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Suharto
KIK-Vol.1/No.4
Depok : LPKM-FKMUI, 2001
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive