Ditemukan 19610 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Maj. Kedokteran Indonesia (MKI), Vol.53, No.2, Pepr. 2003: hal. 53-56
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
614 GUY b (Rs )
[s.l.] :
Mississippi : Elsevier, 2016, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Rochestri Sofyan
MKM Vol.XXI, No.45
Jakarta : Departemen Kesehatan RI, 1992
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Holy Sarah; Pembimbing: Helda; Penguji: Sudarto Ronoatmodjo, Nur Rasyid
Abstrak:
Read More
Transplantasi ginjal merupakan pilihan terapi utama bagi pasien dengan penyakit ginjal tahap akhir karena memberikan angka harapan hidup dan kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan dengan dialisis. Keberhasilan prosedur ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti karakteristik donor dan resipien, faktor imunologis, serta penatalaksanaan pra-, peri-, dan pasca-operatif. Salah satu faktor yang diduga berperan dalam menentukan kelangsungan hidup pasien pasca-transplantasi adalah hubungan kekerabatan antara donor dan resipien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh hubungan donor dan resipien terhadap kelangsungan hidup pasien transplantasi ginjal di RS Siloam Asri selama periode 2017–2024, dengan mempertimbangkan berbagai faktor kovariat. Penelitian ini menggunakan desain kohort retrospektif dengan analisis kelangsungan hidup berdasarkan data rekam medis 411 pasien. Dari jumlah tersebut, 398 pasien memenuhi kriteria inklusi, dengan 40 pasien mengalami kematian atau kegagalan cangkok. Probabilitas kelangsungan hidup kumulatif pada tahun pertama, ketiga, dan kelima masing-masing sebesar 95,51%, 90,87%, dan 83,23%. Meskipun resipien dari donor tanpa hubungan darah memiliki risiko kematian atau kegagalan cangkok lebih tinggi (HR 3,09; 95% CI 0,42–22,64), hasil tersebut tidak signifikan secara statistik (p=0,267). Kesimpulan menunjukkan bahwa tidak ditemukan pengaruh yang bermakna secara statistik antara hubungan antara resipien dan donor terhadap kelangsungan hidup pasien transplantasi ginjal. Namun, terdapat kecenderungan bahwa resipien dari donor tanpa hubungan darah memiliki risiko kematian atau kegagalan cangkok yang lebih tinggi.
Kidney transplantation is the primary treatment option for patients with end-stage renal disease, as it offers better survival rates and quality of life compared to dialysis. The success of this procedure is influenced by various factors, including donor and recipient characteristics, immunological factors, and pre-, peri-, and post-operative management. One factor suspected to influence post-transplant patient survival is the relationship between recipient and donor. This study aims to evaluate the effect of recipient-donor relationship on the survival of kidney transplant patients at Siloam Asri Hospital during the period 2017–2024, while accounting for several covariates. A retrospective cohort design was used, with survival analysis based on medical record data from 411 patients. Of these, 398 patients met the inclusion criteria, and 40 experienced either death or graft failure. The cumulative survival probabilities at one, three, and five years were 95.51%, 90.87%, and 83.23%, respectively. Although recipients of kidneys from unrelated living donors had a higher risk of death or graft failure (HR 3.09; 95% CI 0.42–22.64), this difference was not statistically significant (p=0.267).The findings suggest no statistically significant association between the recipient-donor relationship and post-transplant patient survival. However, there appears to be a tendency for recipients of unrelated donors to have a higher risk of mortality or graft failure.
T-7340
Depok : FKM UI, 2025
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Maj. Kesmas. Indonesia (MKMI), XXIX, No.5, 2001 , hal. 264-265, ( Cat. ada di bendel 1991-2001 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Budi Tri Akoso
616.953 BUD p
Yogyakarta : Kanisius, 2007
Buku (pinjaman 1 minggu) Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Cermin Dunia Kedokteran (CDK), Vol.34, No.5/ 158, 2007, hal: 261
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
CDK-Vol.34/No.5
Jakarta : Kalbe Farma, 2007
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Metode swim-up menggunakan larutan hanks dan tyrode untuk meningkatkan kecepatan spermatozoa manusia
Maj. Kedokteran Indonesia (MKI), Vol.42, No.1, Jan. 1992, hal. 3-7
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Maj. Kedokt. Indo, Vol.59, No.11, Nov, 2009, hal: 547-554
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
