Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 37736 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Rina K. Kusumaratna
JKT Vol.22, No.3
Jakarta : FK Univ. Trisakti, 2003
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhamad Rafly Syahputra; Pembimbing: Ema Hermawati; Penguji: Budi Hartono, Fajar Nugraha
Abstrak:
Banjir di Daerah Khusus Jakarta memicu krisis kesehatan lingkungan akibat terganggunya akses air bersih, sanitasi, pengelolaan sampah, dan peningkatan vektor penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kesiapsiagaan masyarakat dalam aspek kesehatan lingkungan menghadapi banjir antara Kelurahan Jati Padang (rawan banjir) dan Kelurahan Kebagusan (tidak rawan banjir). Desain penelitian adalah komparatif potong lintang (cross-sectional) dengan teknik purposive sampling pada 30 rumah tangga (15 per kelompok). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan indeks LIPI-UNESCO/ISDR serta uji Mann-Whitney U. Hasil menunjukkan karakteristik sosiodemografis relatif seimbang, namun tingkat pendidikan di Kelurahan Kebagusan lebih tinggi. Indeks pengetahuan dan sikap (KA) termasuk kategori siap (77,04 vs 78,89); rencana tanggap darurat (EP) sangat siap (81,94 vs 85,83); sistem peringatan dini (WS) belum siap (48,48 vs 52,42); mobilisasi sumber daya (RMC) belum siap (29,09 vs 27,27). Skor kesehatan lingkungan Kelurahan Jati Padang (81,1%) lebih tinggi dari Kelurahan Kebagusan (75,4%). Indeks kesiapsiagaan final tidak berbeda signifikan (p=0,059) dan skor kesehatan lingkungan juga tidak berbeda signifikan (p=0,543). Kesimpulannya, klasifikasi administratif zona rawan banjir tidak otomatis menjamin kesiapsiagaan yang lebih baik. Intervensi peningkatan WS, RMC, dan pengendalian vektor diperlukan di kedua kelurahan.

Flooding in Jakarta's Special Capital Region triggers an environmental health crisis due to disrupted access to clean water, sanitation, waste management, and increased disease vectors. This study analyzes differences in community preparedness for floods between Jati Padang (flood-prone) and Kebagusan (non-flood-prone). A comparative cross-sectional study used purposive sampling of 30 households (15 per group). Data from questionnaires and observations were analyzed using the LIPI-UNESCO/ISDR index and Mann-Whitney U test. Results show balanced sociodemographics, but higher education in Kebagusan. The knowledge and attitude (KA) index was “prepared” (77.04 vs. 78.89); emergency response plans (EP) “highly prepared” (81.94 vs. 85.83); early warning systems (WS) “not yet prepared” (48.48 vs. 52.42); resource mobilization (RMC) not ready (29.09 vs. 27.27). The environmental health score was higher in Jati Padang (81.1%) than Kebagusan (75.4%). The final preparedness index (p=0.059) and environmental health scores (p=0.543) were not significantly different. Administrative flood-prone classification does not automatically guarantee better preparedness. Interventions to improve WS, RMC, and vector control are needed in both subdistricts.
Read More
S-12269
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ashary; Pemb. Ede Surya Darmawan; Penguji: Wahyu Sulistiadi, Harry Harsono
S-4906
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sahat M. Ompusunggu, Ferdinand J. Laihad
MPPK Vol.XVIII, No.3
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2008
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Citra Thulusia; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Mieke Savitri, Amila Megraini
S-5329
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
F.R. Habsari Eko Prapti; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih, Elizabeth Kristi Poerwandari
T-1835
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
World Health Organization
R 613.028 WOR p
Jakarta : WHO, 2007
Referensi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
CB: P 1719
[s.l.] : Jaklarta: WHO; 2005, s.a.]
Hibah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rani Nurika; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Surya Ede Darmawan, Murni Hayati
S-6853
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vanda Roza; Pembimbing: Toha Muhaimin; Penguji: R. Sutiawan, M. Royan, Edy S. Purba
Abstrak:

Bencana merupakan suatu rangkaian kejadian yang terjadi  mengancam Kehidupan manusia. Bencana tidak terukur dan tidak dapat diprediksi datangnya. Untuk itu diperlukan suatu perencanaan untuk menghadapi keadaan darurat. Perencanaan Kontinjensi merupakan suatu proses perencanaan ke depan, dalam keadaan tidak menentu. Tujuan dari perancangan sistem ini adalah untuk membangun suatu sistem informasi rencana kontinjensi dalam upaya  kesiapsiagaan  dalam menghadapi bencana banjir bidang kesehatan secara terintegrasi antar lintas program dan lintas sektor di tingkat Wilayah Jakarta Timur. Metodologi untuk perancangan sistem yang digunakan adalah sistem pengambilan keputusan (SPK). SPK adalah suatu sistem interaktif berbasis komputer yang dapat membantu para pengambil keputusan dalam menggunakan data dan model untuk memecahkan persoalan yang bersifat tidak berstruktur. Perancangan sistem ini dilakukan untuk mengidentifikasi peluang pengembangan sistem berdasarkan hasil analisis aspek sumberdaya manusia, aspek keuangan, aspek metode, aspek teknis dan aspek organisasi. Aspek-aspek tersebut memungkinkan untuk menyusun suatu sistem informasi perencanaan kontinjensi dengan mempergunakan rancangan basis data dengan rancangan luar berupa tabel dan rancangan masukan berupa formulir laporan. Sistem yang dikembangkan ini menggunakan cara otomatis, berstruktur. Dalam prosesnya cepat dalam hal pengolahan data, informasi yang dihasilkan dapat disimulasikan untuk menganalisis kebutuhan berdasarkan indikator yang ditetapkan. Sedangkan kekurangan dari sistem ini adalah belum semua modul yang ada terbangun, masih memerlukan pengembangan lebih lanjut serta belum terujinya sistem pada tahap implementasi di Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur. Dalam menyusun perencanaan kontinjensi harus dilakukan secara berkesinambungan dan berkala, sehingga dapat menjadi acuan bagi pemegang keputusan dalam memutuskan kebijakan yang berhubungan dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. x Kata kunci : Perencanaan Kontinjensi, Sistem Informasi.


 

ABSTRACT Disaster is kind of phenomenon which threaten human’s life.The effect of the disaster can not be predictable and often unmeasurable, therefore preventive action should be taken to cope with. Contingency Plan is a kind of process which is future-oriented planning. The aim of the system planning is to build a contingential information  system in order to be alerted and to be trans-programming and trans-sectoral integrated to face with flood’s effect for health in east of Jakarta region. Decision-Making System or Sistem Pengambilan Keputusan (SPK) is used as the methodology for the sistem planning. The system is a computer-based system enables decision makers in using model and data to solve unstructural problems. This planning system is done to identify system development chance based on human resource aspects result analysist, financial aspects, methode aspects, technical aspects and organizational aspects. Those aspects enable to make a contingential information planning system by using data base with tables and report form. This developed system is using automatic structural way which provides quick process in data processing and the information can be simulated based on the necessity by the indicators made.The lack of this system is incomplete modul that needs further development and the system has not implemented yet for Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur. In case of planning contigential system should be done gradually and periodically in order to be refference for the decision makers to decide what should be taken for coping with the disaster might occur. Key word : Contigency plan, Information system

Read More
T-3667
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive