Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 20993 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Maj. Kedokteran Indo (MKI), Vol.60, No.1, Jan. 2010, hal. 27-31, ( Cat ada di bendel 1993-2010 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maj. Ked. Indo. (MKI), Vol.56, No.11, Nop. 2006, hal. 619-623
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mahono Widajat, Ni Luh Putu E.S., Lilis Widianah
MJKI No.7
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2009
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Cermin Dunia Kedokteran (CDK), Vol.37, No.5, Juli - Agt. 2010, hal: 345-349
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Syarief Hasan Lutfie
CDK Vol.37, No.5 (2010)
Jakarta : Kalbe Farma, 2010
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Alfi Yasmina, Meitria Syahadatina Noor, Yulida Rahmi
JPKMI Vol.1, No.1
Banjarbaru : FK Universitas Lambung Mangkurat - IAKMI, 2014
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hafla Hadissa; Pembimbing: Triyanti; Penguji: Fathimah Sulistyowati Sigit, Dieta Nurrika
Abstrak:
Stres merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang umum dialami mahasiswa dan dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis maupun performa akademik. Berbagai faktor gaya hidup, seperti konsumsi probiotik, asupan serat, konsumsi ultra-processed food (UPF), aktivitas fisik, dan kualitas tidur diduga berperan terhadap kejadian stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi probiotik dan faktor lainnya dengan tingkat stres pada mahasiswa FKM UI tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 138 mahasiswa FKM UI. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58% mahasiswa mengalami stres tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara tahun studi (p=0,002), konsumsi UPF (p=0,003; OR=2,9; 95% CI=1,4–6,0), dan kualitas tidur (p<0,001; OR=4,3; 95% CI=1,9–9,6) dengan kejadian stres. Sementara itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi probiotik, jenis kelamin, asupan serat, dan aktivitas fisik dengan kejadian stres (p>0,05). Meskipun demikian, aktivitas fisik menunjukkan kecenderungan. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan menerapkan pola hidup sehat, terutama dengan menjaga kualitas tidur untuk membantu mengurangi risiko stres. Fakultas juga diharapkan mendukung upaya promosi kesehatan mental dan perilaku hidup sehat di lingkungan kampus. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal serta analisis multivariat untuk memahami hubungan faktor gaya hidup dan stres secara lebih mendalam. Kata kunci: stres, konsumsi UPF, kualitas tidur, tahun studi, mahasiswa.

Stress is a common mental health problem among university students and may affect both psychological well-being and academic performance. Various lifestyle factors, including probiotic consumption, dietary fiber intake, ultra-processed food (UPF) consumption, physical activity, and sleep quality, are believed to be associated with stress. This study aimed to examine the relationship between probiotic consumption and other factors with stress among students of the FKM UI, in 2026. A quantitative study with a cross-sectional design was conducted among 138 students. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-square test. The results showed that 50.7% of students experienced high stress. Significant associations were found between year of study (p=0,002), UPF consumption (p=0,003; OR=2,9; 95% CI=1,4–6,0), and sleep quality (p<0,001; OR=4,3; 95% CI=1,9–9,6) and stress. Meanwhile, no significant associations were found between probiotic consumption, sex, dietary fiber intake, physical activity, and stress (p>0.05). Nevertheless, physical activity showed a tendency toward an association with stress. Therefore, students are encouraged to adopt healthy lifestyle behaviors, particularly by maintaining good sleep quality to reduce the risk of stress. The faculty is also expected to support mental health promotion and healthy lifestyle programs within the campus environment. Future studies are recommended to employ longitudinal designs and multivariate analyses to further explore the relationship between lifestyle factors and stress. Keywords        :        stress, UPF consumption, sleep quality, year of study, college students.
Read More
S-12380
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Olivya Esther Raphyta Rajagukguk; Pembimbing: Tiara Amelia; Penguji: Rita Damayanti, Ika Malika
S-12413
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lilis; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Baiduri, Aldrin Palipadang
S-5154
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nada Aliyatunnisa; Pembimbing: Indang Trihandini; Penguji: Prima Alhazimi, Bhayu Hanggadhi Nugroho
Abstrak:
Penyakit Gagal Jantung di Rumah Sakit Universitas Indonesia Tahun 2026 Gagal jantung merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi yang berdampak signifikan terhadap penurunan kualitas hidup pasien. Aktivitas fisik diidentifikasi sebagai salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien gagal jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan kualitas hidup pada pasien penyakit gagal jantung di Poli Jantung dan Kardiovaskular Rumah Sakit Universitas Indonesia Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Sampel berjumlah 98 responden yang dipilih menggunakan simple random sampling. Tingkat aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner IPAQ LF dan kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner SF 36. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square dan analisis stratifikasi menggunakan uji Mantel-Haenszel. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik cukup (70,4%) dan kualitas hidup buruk (56,1%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dengan kualitas hidup pasien gagal jantung (p value = 0,003; OR = 4,432; 95% CI: 1,606–12,236). Pasien dengan aktivitas fisik cukup berpeluang 4,432 lebih besar memiliki kualitas hidup baik dibandingkan pasien dengan aktivitas fisik kurang. Peningkatan program rehabilitasi jantung dan edukasi aktivitas fisik di fasilitas kesehatan diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien gagal jantung.

Heart failure is one of the non communicable diseases with high morbidity and mortality rates that significantly impacts patients quality of life. Physical activity has been identified as an important factor that can influence the quality of life of heart failure patients. This study aimed to determine the relationship between physical activity level and quality of life in heart failure patients at the Cardiology and Cardiovascular Polyclinic of Universitas Indonesia Hospital in 2026. This study used an analytic observational design with a cross sectional approach. The sample consisted of 98 respondents selected using simple random sampling. Physical activity level was measured using the IPAQ LF questionnaire and quality of life was measured using the SF-36 questionnaire. Data analysis was performed bivariately using the Chi Square test and stratification analysis using the Mantel-Haenszel test. The results showed that the majority of respondents had sufficient physical activity (70.4%) and poor quality of life (56.1%). There was a significant relationship between physical activity level and quality of life of heart failure patients (p value = 0.003; OR = 4.432; 95% CI: 1.606–12.236). The Mantel-Haenszel stratification analysis showed that age and gender acted as effect modifiers, with the relationship between physical activity and quality of life being stronger in the age group
Read More
S-12346
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive