Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 27734 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Dwi Fitriana; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Chandra Satrya, Wahyu Agusningrum
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang gambaran tingkat risiko ergonomi dankeluhan subjektif muskuloskeletal disorders pada pekerjaan pengantongan PupukUrea PT. Pupuk Sriwidaja Palembang Tahun 2016. Faktor risiko yang dikaji dalampenelitian ini adalah faktor risiko ergonomi (postur kerja, durasi, frekuensi danbeban) dengan metode RULA dan REBA serta faktor individu (umur, masa kerja, dankebiasaan merokok). Penelitian ini bersifat deskriftif dengan desain studi crosssectional. Sampel penelitian ini adalah 72 pekerja pengantongan pupuk urea. Hasilpenelitian menunjukkan risiko tinggi terdapat pada proses kerja penyusunan karungdi atas pallet. Risiko sedang terdapat pada proses kerja mengisi urea dan penjahitan.Sedangkan risiko rendah terdapat pada proses kerja melipat inner bag danmenggunting benang. Keluhan subjektif Muskuloskeletal Disorders terbanyak adalahpinggang (87,5%), bahu kanan (86,1%) dan bahu kiri (86,1%). Untuk itu perlu upayapengendalian secara teknik dan administratif untuk menurunkan tingkat risiko dankeluhan Muskuloskeletal Disorders.
Kata kunci : pengantongan pupuk, tingkat risiko ergonomi, keluhan musculoskeletaldisorders, RULA dan REBA.
This study about description of ergonomics risk level and musculoskeletaldisorders complaints from the job fertilizer packing at PT. Pupuk SriwidjajaPalembang 2016. The risk factors studied in this study is ergonomics risk factors(work posture, duration, frequency and load) with RULA and REBA methods andalso individual risk factors (age, working time, and smoking). This study isdescriptive with cross sectional study design. The sample study are 72 workerspacking fertilizers. Result of this study is high risk level is found in working processarranging of sack in pallet. Medium risk level are found in working process fillingurea and sewing sacks. While, low risk level are found working process folding innerbag and cutting the yarn. Musculoskeletal Disorders complaints is the most at waist(87,5%), right shoulder (86,1%), and left shoulder (86,1%). It is important to controlthe risk with engineering control and administrative control.
Keywords : fertilizers packing, ergonomic risk level, musculoskeletal disorderscomplaints, RULA and REBA.
Read More
S-9090
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Desvia Dwiaryani; Pembimbing: Sjahrul Meizar Nasri; Penguji: Hendra, Imar Masriyah
Abstrak: Penelitian ini membahas tentang gambaran secara umum tingkat risiko ergonomi dankeluhan subjektif muskuloskeletal yang dirasakan oleh pekerja pada pekerja DinasAircraft Support and Power Services PT GMF AeroAsia Unit Gas Turbine Repair andOverhaul. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif denganmenggunakan pendekatan cross sectional dengan metode Quick Exposure Checklist(QEC) dan Nordic Musculoskeletal Questtionaire (NMQ). Keluhan selama 12 bulanterakhir yang paling sering dialami pekerja Unit Gas Turbine Repair and Overhaul adalahleher (87%), bahu kanan (87%), punggung atas (67%), punggung bawah (60%), danpergelangan tangan kanan (67%) dengan variasi kategori risiko dari sedang hingga tinggi.
Kata kunci:Ergonomi, GMF, NMQ, QEC
This analysis aims to explain a description of the risk level of ergonomic and the overviewof Musculoskeletal disorders on Aircraft Support and Power Services workers at PT GMFAeroAsia Gas Turbine Repair and Overhaul Unit. This research is a quantiativedescriptive study with cross sectional aprroach. Quick Exposure Checklist and NordicMusculoskeletal Quiestionnaire were used as the methodology in this research. For thelast 12 months, the result shows that the most frequent Musculoskeletal disorders (MSDs)complained by the workers are on the neck (87%), right shoulder (87%), upper back(67%), lower back (60%), and right wrist (67%) with variate risk categories starts frommedium to high.
Key words:Ergonomi, GMF, NMQ, QEC.
Read More
S-10290
Depok : FKM UI, 2020
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tiranti Vindhagita Aisyah; Pembimbing: Zulkifli Djunaedi; Penguji: Dadan Erwandi, Tubagus Hedi Saepudin
S-7714
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Diandra Renya Rosari; Pembimbing: Syahrul Meizar Nasri; Penguji: Chandra Satrya, Tasdikin
Abstrak: Proses kerja di bagian Bagging Off memiliki risiko MSDs untuk pekerja.Penelitian ini menggambarkan tingkat risiko ergonomi yang berpotensimenyebabkan gangguan muskuloskeletal pada pekerja dan gambaran dari keluhansubjektif gangguan muskuloskeletal dari pekerja di PT. JAPFA ComfeedIndonesia Unit Tangerang. Desain penelitian ini adalah cross sectional denganmenggunakan REBA dan RULA untuk menilai tingkat risiko ergonomi padasetiap tahap proses kerja dan Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui dimana keluhan pada pekerja. Berdasarkan penilaian REBA pada proses palletingbekerja menunjukkan tingkat risiko sangat tinggi, penilaian RULA pada prosespenjahitan menunjukkan tingkat risiko yang sangat tinggi dan penilaian REBApada proses pengantongan menunjukkan tingkat risiko tinggi dan tingkat risikosedang. Penilaian NBM menunjukkan ada 20 pekerja memiliki keluhan dipinggang, 8 pekerja mengeluh di bawah pinggang dan 7 pekerja memiliki keluhandi leher bagian atas dan bahu kanan. Tingkat risiko dapat dikurangi denganmenyediakan Pallet Adjustable Berdiri untuk proses kerja palleting, mendesainulang tempat kerja pada proses penjahitan dan memberikan kursi yang cocokuntuk pekerja pada proses pengantongan. Selain itu, pekerja harus meregangkanotot sebelum bekerja, di tengah-tengah bekerja dan setelah bekerja, dan kemudianbekerja dengan postur tubuh yang benar.
Working process in section Bagging Off has the risk of MSDs to workers. Thisstudy describe the risk level of ergonomic which potentially causingmusculoskeletal disorders to workers and an overview of complaint subjectivemusculoskeletal disorders on workers at PT. JAPFA Comfeed Indonesia UnitTangerang. The design of this study is cross sectional using REBA and RULA toassess the ergonomic risk level at each stage of working process and Nordic BodyMap (NBM) to know where the complaints on workers. Based on REBAassessment on working process of palleting showed very high risk level, RULAassessment on working process of sewing showed very high risk level and REBAassessment on working process of bagging showed high risk level and mediumrisk level. NBM assessment showed there is 20 workers have complaint in waist,8 workers have complain in under waist and 7 workers have complaint in upperneck and right shoulder. This level of risk can be reduced by providing AdjustablePallet Stand to working process of palleting, redesign workplace on workingprocess of sewing and providing chair which is suitable to workers on workingprocess of bagging. Besides that, workers have to stretch the muscles beforeworking, in the middle of working and after working, and then working with thecorrect posture.
Read More
S-9054
Depok : FKM UI, 2016
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Firmansyah; Pembimbing: Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhanm, Adenan
S-7984
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Daifan Catur Febriansyah; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Chandra Satrya, Irma Setiawaty Wulandari
S-8591
Depok : FKM UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Delti Selvina Elza; Pembimbing: Chandra Satrya; Penguji: Rubiana Modjo, Farida Tusafariah
S-7165
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Fitria Ferbiana; Pembimbing: L. Meily Kurniawidjaja; Penguji: Indri Hapsari, Ike Pujriani
S-7736
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Abdul Mutholib; Pembimbing: Indri Hapsari Susilowati; Penguji: Chandra Satrya, Farida Tusafariah
Abstrak: Perkembangan manusia mengalami kemajuan yang sangat pesat ketika manusia sudah menemukan mesin uap. Titik tersebut merupakan titik revolusiindustri bagi peradaban manusia. Revolusi industri membuat manusia semakin sering berinteraksi dengan mesin-mesin produksi untuk mempermuda dan mempercepat produksi industri. Namun dalam interaksi antara manusia, mesindan lingkungan tempat kerja terdapat berbagai risiko yang dapat menimbulkanpenyakit akibat kerja (PAK) ataupun kecelakaan bagi manusia. Salah satupenyakit akibat kerja yang kerap diderita oleh pekerja adalah penyakit yangberkaitan dengan otot serta rangka, atau lebih dikenal dengan MusculoskeletalDisorders (MSDs). Penelitian ini dilakukan pada pekerja produksi pemurnianperak PT Antam Persero Tbk UBPP Logam Mulia tahun 2014. Penelitian inibertujuan untuk melihat faktor risiko ergonomi dan gejala MSds yang dialamioleh pekerja di bagian produksi pemurnian perak. Metode penelitian ini adalahsemi kuantitatif dengan desain cross sectional. Responden berjumlah 14 orangpekerja produksi yang berada di lokasi pemurnian perak. Tingkat risiko ergonomidinilai dengan menggunakan Quick expossure Checklist (QEC). Penilaianmenggunakan QEC mendapatkan hasil dalam 3 kategori yaitu kategori risikosedang, tinggi, dan sangat tinggi. Nordic Body Map (NBM) digunakan untuk mengetahui keluhan MSDs yang dirasakan pekerja dan didapatkan hasil 100%pekerja mengeluhkan mengalami gejala MSDs.Kata Kunci: QEC, Tingkat Risiko Ergonomi, Keluhan Musculoskeletal Disorders(MSDs), Nordic Body Map (NBM), Pemurnian Perak.
Human development is progressing very rapidly when humans haveinvented the steam engine. The point is the point of the industrial revolution forhuman civilization. The industrial revolution made people increasingly ofteninteract with machines to rejuvenate and accelerate the production of industrialproduction. However, the interaction between human, machine and environmentworkplace there are various risks that may cause accidents or occupationaldiseases to humans. One of the occupational diseases that often suffered byworkers is a disease associated with muscle and frame, or better known asMusculoskeletal Disorders (MSDs). This research was carried out on theproduction worker refining silver PT Antam Tbk UBPP Precious Metals Limited2014. Study aimed to look at the ergonomic risk factors and symptoms of MSDsexperienced by workers in the production of silver refining. This research methodis semi-quantitative cross-sectional design. Respondents amounted to 14production workers at the scene refining silver. Ergonomic risk level assessedusing expossure Quick Checklist (QEC). Assessment using the QEC get results in3 risk categories, medium, high, and very high. Nordic Body Map (NBM) is usedto determine the perceived grievances of workers and MSDs showed 100% ofworkers complained of experiencing symptoms of MSDs.Keywords: QEC, Ergonomics Risk Level, Complaints Musculoskeletal Disorders(MSDs), Nordic Body Map (NBM), Refining Silver.
Read More
S-8323
Depok : FKM UI, 2014
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhammad Faisyal Nur Rahman; Pembimbing: Ridwan Zahdi Sjaaf; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Adenan
S-8021
Depok : FKM UI, 2013
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive