Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 33941 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Kusharisupeni
MMI-Vol.41/No.2
Semarang : Undip, 2006
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kusharisupeni
MMI-Vol.41/No.2
Semarang : Undip, 2006
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kusharisupeni; Pembimbing: Soemilah Sastroamidjojo
D-62
Depok : FKM UI, 1999
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Makara, No.4, Mei 2000, hal. 70-77. ( ket. ada di bendel 2000 - 2009 ); ( dan ada di bendel 2000 - 2001 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Endang Purwaningsih; Pembimbing: Bambang Sutrisna
D-69
Depok : FKM-UI, 2001
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yulia Novika J.; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Diah Mulyawati Utar, Sutanto Priyo Hastono, Abas Basuni Jahari, Anies Irawati
Abstrak:

ABSTRAK Nama : Yulia Novika J Program Studi : Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Peminatan Gizi Judul : Pengaruh ASI Eksklusif dalam Pencapaian Pertumbuhan Linier pada Bayi dengan Panjang Lahir Pendek di Kota Bandar Lampung Pencapaian pertumbuhan linier yang optimal pada bayi lahir pendek dapat dilakukan dengan mencegah peluang terjadinya stunting pada umur berikutnya. Pemberian ASI Eksklusif merupakan makanan ideal bagi bayi selama 6 bulan pertama kehidupan dapat menurunkan peluang terjadi stunting (Fikadu, 2014). Di Indonesia, masalah pendek sudah mulai terlihat pada bayi baru lahir dengan panjang lahir kurang dari 48 cm (20,2%) dan Provinsi Lampung memiliki prevalensi bayi lahir pendek yang lebih besar, yaitu 22,4% (Kemenkes, 2013; Dinkes Lampung, 2015). Penelitian ini menggunakan desain kohort prospektif (longitudinal) untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI Eksklusif pada bayi dengan panjang lahir pendek dalam mencapai pertumbuhan linier yang optimal. Sampel adalah bayi yang berumur 3 bulan dengan panjang lahir pendek berjumlah 179 orang dan diamati sampai bayi berumur 6 bulan. Hasil yang diperoleh yaitu lebih dari 90% bayi dengan panjang lahir pendek dapat mencapai panjang badan normal saat umur 6 bulan. Pemberian ASI Eksklusif masih rendah (45.8%). Proporsi bayi lahir pendek yang diberikan ASI eksklusif dan mencapai pertumbuhan linier normal (97.6%) lebih besar dibandingkan dengan bayi yang tidak ASI Eksklusif (93.8%). Pertumbuhan linier bayi yang diberi ASI eksklusif lebih baik dibandingkan bayi yang tidak ASI eksklusif baik pada pertumbuhan normal maupun yang tetap pendek saat umur 6 bulan. Bayi perempuan memiliki pertumbuhan linier yang lebih baik dibandingkan laki-laki. Growth faltering terjadi pertama kali pada bayi yang tidak diberi ASI eksklusif saat periode umur 4-5 bulan dan bayi yang diberi ASI eksklusif mulai mengalami growth faltering saat umur 56 bulan. Hasil analisis regresi logistik terlihat bahwa bayi lahir pendek yang diberi ASI Eksklusif mempunyai peluang dalam mencapai pertumbuhan linier normal sebesar 3.58 kali dibanding bayi lahir pendek yang diberi susu formula setelah dikontrol variabel penyakit infeksi, kenaikan berat minimal, pekerjaan ibu, tinggi badan ibu, dan pemberian MP-ASI dini. Perlu peran aktif dari tenaga kesehatan untuk mempromosikan ASI eksklusif dan dilakukan pemantauan pertumbuhan melalui pengukuran panjang atau tinggi badan pada anak umur 0 – 72 bulan setiap tiga bulan sekali sesuai dengan Permenkes No. 66 Tahun 2014. Hal ini bermanfaat untuk deteksi dini kejadian growth faltering pada anak balita. Kata Kunci : asi eksklusif, panjang lahir, pertumbuhan linier, stunting


ABSTRACT Name : Yulia Novika J Study Program: Magister Program in Public Heatlth Science Title : Influence of Exclusive Breastfeeding on Linear Growth of Stunted Infants from Birth in Bandar Lampung City Growth assessment is an important part of health evaluation of children and as a global effort to improve early childhood growth. Exclusive breastfeeding is the only appropriate food for infant 0-6 months of age, an ideal nutrition for child development and growth. In the region of Bandar Lampung city, the prevalence of stunting is stiil high compared to national data (22.4%; 20.2%). This study aimed to know the effect of excelusive breasfeeding on linear growth infants with stunting from birth in Bandar Lampung city. A quantitative study with prospective cohort design  was carried out in Bandar Lampung city for 3 months since the babies were 3 months of age. A number of 179 mother singleton baby coupled with stunted from birth and exclusive breastfed from birth to six months of age were completed to follow up. Exclusive breasfeeding in Bandar Lampung city is still low (45.8%). Proportion of stunted infants with exclusive breasfeeding achieving normal linear growth (97.6%) up to six months of age. Linier growth of exclusively breast-fed infants is higher than those who are not exclusively breastfed either on normal growth or in infants who remain stunting at 6 months of age and girls grew better than boys. Growth faltering occurred during 4 – 5 months of age in those infants who were not breastfed exclusively while those who breastfed exclusively at 5 – 6 months of age. Growth pattern throughout 3 – 6 months of age were analyzed by logistic regression and plotted in curves compared to WHO standard. Exclusively breastfed infants had 3,58 times better in linier growth compared to formula fed infants. While partial breastfed infants had 1,6 times to achieve normal linier growth compared to infants who were fed by formula after controlling infectious disease exposure, minimal weight gain standar, materbal occupation, maternal height, and early complementary feeding. Thus, active role of health personnel to promote exclusive breasfeeding and growth monitoring, especially linier growth during 072 months of age in every three month according to Minister of Health Permenkes number 66 year 2014 to monitor growth faltering, is required. Kata Kunci : exclusive breastfeeding, birth length, linier growth, stunting

Read More
T-4963
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
H. Ali Bernadus; Pembimbing: Yvonne Magdalena Indrawani
S-1540
Depok : FKM UI, 1999
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ronald Rachman; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti
S-1636
Depok : FKM UI, 1999
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Kusharisupeni
MSK Vol.6, No.1
Depok : LP UI, 2002
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rini Haryati; Pembimbing: I Made Djaja
S-721
Depok : FKM UI, 1993
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive