Ditemukan 33512 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Makara Seri Sains, Vol.13, No.2, Nov. 2009, hal. 163-172, ( Cat ada di bendel 2008 - 2009 ); ( dan ada di bendel 2000 - 2009 )
[s.l.] :
[s.n.] :
s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Kusharisupeni
MMI-Vol.41/No.2
Semarang : Undip, 2006
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Kusharisupeni
MMI-Vol.41/No.2
Semarang : Undip, 2006
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Karakteristik Ibu Hamil dengan Risiko Tinggi di Kec. Gabus Wetan dan Sliyeg Kab. Indramayu 1991-1992
Sari Handayani; Pembimbing: Izhar M. Fihir
S-724
Depok : FKM UI, 1993
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ronald Rachman; Pembimbing: Siti Arifah Pudjonarti
S-1636
Depok : FKM UI, 1999
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Nila Herawati; Pembimbing: Asri C. Adisasmita
S-817
Depok : FKM UI, 1995
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Eko Tjipto Raharjo
PP-81
Depok : FT UI, 2005
Pidato Pengukuhan Guru Besar Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Arif Setyawan; Pembimbing: Kusharisupeni Djokosujono; Penguji: Sabdra Fikawati, Luknis Sabri, Sihadi
Abstrak:
Read More
Penelitian ini merupakan analisa data sekunder dari data penelitian mengenai Pola Pemberian Makan, Masukan Makanan, dan Status Gizi Anak Umur 0 - 23 bulan di Indramavu. Jawa Barat 1997. Desain Penelitian adalah Cross Sectional. Analisis data yang dilakukan adalah untuk mengetahui hubungan antara praktek pemberian makan dan karakteristik lain dengan status gizi bayi usia 6-11 bulan di Kecamatan Gabus Wetan dan Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu tahun 1997. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10,8 % bayi umur 6-11 bulan memiliki status gizi kurang. Sebagian besar (88,7 %) bayi diberikan ASI, 83,3 % diberikan kolostrum dan 86.8% memiliki pola makan ASI dengan makanan tambahan. Gambaran lain dari hasil penelitian ini adalah masih tingginya penyakit infeksi (44,1 %) dan rendahnya tingkat pendidikan ibu ( SD = 89,2 %). Penelitian ini menyarankan perlunya dilakukan upaya peningkatan dan perbaikan praktek pemberian makan pada bayi, perbaikan kesehatan lingkungan, serta menggalakkan pemberian ASI dan sosialisasi penggunaan MP ASI yang memenuhi syarat gizi dan annan untuk mencegah terjadinya gizi kurang pada bayi.
The study analized data from survey on Feeding Pattern, Nutritional Intake, and Nutritional Status among Children 0-23 months in Indramayu, West Java, 1997. This study is a cross sectional study and the goal of this research is to get information about feeding practice and other determine factors of infant nutritional status 6-11 months old at Gabuswetan and Sliyeg subdistrict of Indramayu, 1997. The study revealed that infant 6-11 months with malnutrition were 10,8 %. 88.7 % infant were breastfeed, 83,3 % have cholostrum, and 86,8 % with breastfed with weaning foods. The other results of this study are prevalence of infectious diseases remain high (44.1 %), and most of the mothers have low educational level (5 SD = 89.2 °ro). Base on the study, it is suggested to give more attention to feed pattern practice infant 6 - 11 months, health environment rehabilitation, and also to promote and socialize breast feeding and the useful of weaning food to prevent malnutrition.
T-1343
Depok : FKM UI, 2002
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Evi Martha; Pembimbing: Sudarti Kresno
T-466
Depok : FKM UI, 1996
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Zeinneis Rudi Saputra; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Fatma Lestari, Triyono
S-6851
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
