Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 18491 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Elly Nurachmah, Mustikasari
MSK Vol.13, No.2
Depok : DRPM UI, 2009
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Retna Dewi; Pembimbing: Luknis Sabri; Penguji: Ella N. Hadi, Nedi Rohendi
S-6462
Depok : FKM UI, 2011
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rochmiliana Rohimi; Pembimbing: Sudarti Kresno
S-3446
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nurul Narulitasari; Pembimbing: Anwar Hasan
S-3865
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Vivi Ristanti; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih
S-3890
Depok : FKM UI, 2004
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Melinda Siahaan; Pembimbing: Tri Krianto, Luknis Sabri
T-1576
Depok : FKM UI, 2003
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Mardiah Hayati; Pembimbing: Endah Wuryaningsih; Penguji: Anwar Hasan, Sarining Rahajoe
S-5498
Depok : FKM-UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lisma Ningsih; Pembimbing: Besral; Penguji: R.Sutiawan, Wenita Indrasari, EliWinardi
Abstrak: Abstrak
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan perilaku berisiko tertular HIV pada pria potensial risti di Indonesia Tahun 2011.
 
Metode: Desain penelitian cross sectional dengan menggunakan data sekunder Survei Terpadu Biologis dan Perilaku (STBP) di Indonesia Tahun 2011. Sampel penelitian adalah pria potensial risti yang terpilih menjadi sampel penelitian STBP, dengan kriteria responden seseorang yang secara biologis laki-laki berumur ≥15 tahun. Besar sampel 4.895 responden. Analisis multivariat dilakukan untuk menguji model yang paling sesuai yang menggambarkan perilaku berisiko tertular HIV pada pria potensial risti dengan menggunakan aplikasi structural equation modeling.
 
Hasil: Penelitian ini menunjukkan masih tingginya perilaku berisiko tertular HIV seperti hubungan seks dengan WPS (43%) dan wanita lain selain istri/pasangan tetap atau WPS (13%). Faktor yang berhubungan bermakna dengan perilaku berisiko tertular HIV adalah persepsi risiko tertular HIV (koeff path=0,30), demografi (koeff path=0,62), pengetahuan (koeff path=-0,20), ketersediaan sumber/fasilitas kesehatan (koeff path=0,74) dan dukungan sosial (koeff path=-0,25).
 
Kesimpulan: Perilaku berisiko dapat diturunkan jika pengetahuannya baik, mendapat dukungan sosial yang memadai, persepsi yang salah tentang risiko tertular HIV dikurangi, dan ketersediaan sumber/fasilitas kesehatan dipenuhi. Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota diharapkan bekerjasama dengan LSM dalam kegiatan penjangkauan dengan cara mendampingi, berdiskusi tentang cara penularan dan pencegahan HIV/AIDS dan mendorong untuk berperilaku aman.
 

Objective: to determine the determinants of HIV risk behaviors among potential high risk men in Indonesia in 2011.
 
Methods: cross sectional study using secondary data Integrated Biological and Behavioral Survey (IBBS) in Indonesia in 2011. The sample was a man who elected as a potential high risk IBBS study sample, with a criterion is a person who is biologically male aged ≥ 15 years. The sample size was 4,895. Multivariate analyzes were performed to examine the most appropriate model that describes HIV risk behaviors among potential high risk men using structural equation modeling applications.
 
Results: This study shows the high HIV risk behaviors such as sex with female sex workers (43%) and nonregular partner (13%). Factors significantly associated with HIV risk behavior is the perception of risk of HIV (koeff path = 0.30), demographics (koeff path = 0.62), knowledge (koeff path = -0.20), the availability of source / health facilities (koeff path = 0.74) and social support (koeff path = -0.25).
 
Conclusion: Risk behavior can be reduced if knowledge is good, adequate social support, a false perception the risk of HIV is reduced, and the availability of resources / health facilities. Cooperation with NGOs in outreach activities by assisting, discuss ways of transmission and prevention of HIV / AIDS and encouraged to behave safely.
Read More
T-3781
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Bayu Firmansyah; Pembimbing: Endah Caroline Wuryaningsih; Penguji: Evi Martha, Anwar Hassan, Bambang Sutrisna; Morina Klara
Abstrak: Perilaku Pencegahan HIV-AIDS adalah semua hal yang berhubungan dengan aktifitas untuk mencegah terinfeksi HIV-AIDS. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan gambaran mendalam mengenai perilaku pencegahan HIV-AIDS pada Kelompok Berisiko Tinggi di Kabupaten Cianjur dengan menggali informasi mengenai sosiodemografi, self efficacy dan ketersediaan fasilitas.Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan disain Rapid Assesment Procedures (RAP) dengan menggunakan analisa isi.Informan kelompok berisiko tinggi pada penelitian ini sebagian besar berada pada usia produktif, berpendidikandasar, dengan lama menjadi kelompok berisiko tinggi antara 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun, dan tidak mempunyai pekerjaan lain. Adapun status perkawinan pada informan berisiko tinggi terdiri dari janda, belum menikah dan menikah.Semua informan kelompok berisiko tinggi pada penelitian ini mempunyai persepsi yang salah terutama mengenai penggunaan kondom dan mengenai HIV-AIDS.Informan kelompok berisiko tinggi masih ada yang belum terpapar penyuluhan dan belum melakukan VCT secara rutin.
Read More
T-4223
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmi Solehah; Pemb. Indang Trihardini; Penguji: Luknis Sabri, Ida Rochayati
S-5251
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive