Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 27573 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Lingkungan & Pembangunan, Vol.20, No.3, 2000, hal. 194-201, ( Cat. ada di bendel 1997 - 2000 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Lingkungan & Pembangunan, Vol.19, No.3, 1999, hal. 184-190, ( Cat. ada di bendel 1997 - 2000 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Hermana
Seri Gizi 19
Bogor : P3G, 1996
Laporan Penelitian   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sekar Tuti ... [et al.]
Bulitkes Vol.35, No.3
Jakarta : Balitbangkes Kemenkes RI, 2007
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
I Wayan Bawa; Pembimbing: Amran Halim, J.C. Anceaux, Ayatrohaedi
Abstrak: ABSTRAK
 
 
Melalui penerapan dialektologi struktural (yang dimulai oleh Weinreich, 1954) dan dialektologi tradisional (dimulai oleh Wenker, 1876) dengan metode pengumpulan data pupuan lapangan (Ayatrohaedi, 1978), maka berhasil diungkapkan variasi dan sejumlah dialek-dialek geografis bahasa Bali, baik dari struktur fonologi maupun dari sudut kosa katanya. Dialek-dialek geografis bahasa Bali di Daerah Tingkat I Propinsi ?Bali dari variasi struktur fonologinya dapat dilihat dari inventarisasi fonem, distribusi, dan realisasinya, baik fonem vokal maupun fonem konsonannya. Dari sudut inventarisasi fonem vokal, bahasa Bali di Daerah Tingkat I Propinsi Bali dapat dibagi menjadi tiga dialok geografis, yaitu (1) dialek geografis bahasa Bali yang memiliki inventarisasi fonem vokal /i, E, a,g , u, o/, (2) dialek geografis bahasa Bali yang memiliki inventarisasi fonem vokal o, a , j , u, o/, dan. (3) dialek geografis bahasa Bali yang memiliki inventarisasi fonem vocal/I, E, a, j, U, o/. Dialek geografis bahasa Bali kelompok pertam.a, yang memiliki inventarisasi fonem vokal /i, E, a,j, u, o/ memiliki wilayah pada umumnya di daerah pegunungan di Bali yakni di daerah yang di scbut daerah Bali Aga/Bali Mula. Dialek geografis kelompok kedua, yang memiliki inventarisasi fonem vokal /I, e, a,j, U, 0/ terdapat di daerah-daerah yang umumnya menjadi pusat kekuasaan kerajaan Majapahit di Bali dan di kota Singaraja dan sekitarnya. Pusat kekuasaan Majapahit yang paling lama di Bali adalah di Kota Klungkung dan sekitarnya. Sedangkan dialek geografis bahasa Bali kelompok ketiga, yang memiliki inventarisasi fonem vocal/I, E, a, j,U, o/ terdapat di daerah bagian barat pulau Bali. Daerah dialek goografis kelompok tiga merupakan daerah kekuasaan Majapahit, sedangkan daerah dialek goografis bahasa Bali kelompok pertama adalah daerah-daerah yang sangat sulit menerima pengaruh kekuasaan Majapahit.
Read More
D-163
Jakarta : FS UI, 1983
S3 - Disertasi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
kompas
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Koran   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Rahmawati; Pembimbing: Trini Sudiarti; Penguji: Diah Mulyawati Utari, Siti Arifah Pujonarti, Tiska Yumeida, Yuni Pradilla Fitri
Abstrak:
Anemia merupakan masalah yang dialami oleh 38,2% ibu hamil di dunia pada tahun 2011. Sekitar setengah dari kejadian anemia tersebut disebabkan karena defisiensi besi. Hasil RISKESDAS Tahun 2018 menunjukkan bahwa proporsi anemia ibu hamil adalah sebesar 48,9%, meningkat 11% dibandingkan data RISKESDAS 2013 sebesar 37,1%. Dampak anemia pada ibu hamil yaitu kelelahan, kapasitas kerja yang kurang baik, gangguan fungsi kekebalan tubuh, peningkatan risiko penyakit jantung bahkan kematian. Selain itu anemia berdampak terhadap persalinan prematur yaitu proses kelahiran bayi sebelum aterm. Keadaan ini akan menimbulkan masalah baru bagi bayi, seperti BBLR, penurunan status imun, kemungkinan adanya gangguan fisiologis, dan tumbuh kembang bayi. Pulau Jawa dan Bali termasuk wilayah dengan proporsi kejadian anemia yang cukup tinggi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui determinan anemia ibu hamil di Pulau Jawa dan Bali dengan data Riskesdas Tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan 414 sampel yang diperoleh dari total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data didapatkan dengan menggunakan kuesioner Riskesdas Tahun 2018. Analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan Anemia ibu hamil adalah usia kehamilan (p value=0,001). Analisis multivariat menunjukkan bahwa usia kehamilan menjadi faktor dominan pada kejadian anemia ibu hamil di Pulau Jawa dan Bali Tahun 2018 setelah dikontrol variabel usia ibu, konsumsi TTD, paritas, gangguan selama kehamilan, status gizi dan konsumsi sayur. (p value=0,001; OR=3,83; 95%, CI=1,85-7,93). Kata kunci: Anemia, Determinan Anemia, Usia Kehamilan, Pulau Jawa dan Bali

Anemia is a problem experienced by 38.2% of pregnant women in the world in 2011. About half of anemia cases are caused by iron deficiency. The results of the 2018 RISKESDAS show that the proportion of anemia in pregnant women was 48.9%, an increase of 11% compared to the 2013 RISKESDAS data of 37.1%. The impact of anemia on pregnant women is fatigue, poor work capacity, impaired immune function, increased risk of heart disease and even death. Apart from that, anemia has an impact on premature birth, namely the process of giving birth to a baby before term. This situation will cause new problems for the baby, such as LBW, decreased immune status, the possibility of physiological disorders, and the baby's growth and development. The islands of Java and Bali are areas with a fairly high proportion of anemia. The research aims to determine the determinants of anemia in pregnant women on the islands of Java and Bali using 2018 Riskesdas data. The research design used was cross sectional with 414 samples obtained from total sampling based on inclusion and exclusion criteria. Data was obtained using the 2018 Riskesdas questionnaire. Bivariate analysis showed that the variable associated with anemia in pregnant women was gestational age (p value=0,001). Multivariate analysis shows that gestational age is the dominant factor in the incidence of anemia in pregnant women in Java and Bali in 2018 after controlling for the variables of maternal age, TTD consumption, parity, disorders during pregnancy, nutritional status and vegetable consumption. (p value=0,001; OR=3.83; 95%, CI=1.85-7.93). Advice for pregnant women to be aware of the importance of consuming foods rich in iron, regularly carrying out ANC according to their gestational age and being obedient to taking TTD. Keywords: Anemia, Determinants of Anemia, Gestational Age, Java and Bali Islands
 
Read More
T-6998
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Barodji ... [et al.]
MJKI No.11
Jakarta : Grafiti Medika Pers, 2008
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ratih Fatimah; Pembimbing: Bambang Wispriyono; Penguji: Suyud W. Utomo, Jetro Situmorang
S-7296
Depok : FKM UI, 2012
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Indonesian Doctor, Ed.01, Febr. 2016, hal. 64-
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive