Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 27543 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Agustini E. Raintung
MKP Vol.III, No.1
Jakarta : Unika Atma Jaya, 1996
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nellyana; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Baiduri Widanarko, Deni Andreas
Abstrak: Pemukiman yang padat memiliki risiko terhadap kejadian kebakaran, karakteristik tempat tinggal yang padat, pencahayaan yang kurang, jarak antar rumah yang berdekatan, akses jalan yang sempit dan perilaku masyarakat yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi resiko bahaya kebakaran pada warga pemukiman padat di RT 02 dan 05 Kel. Pekojan, Kec. Tambora, Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan semi-kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Responden pada penelitian ini adalah warga RT 02 dan RT 05 Kelurahan Pekojan, Kec. Tambora, Jakarta Barat yang terdiri dari 65 responden dari RT 02 yang belum pernah mengalami kebakaran, dan RT 05 terdiri dari 56 responden adalah RT yang sudah pernah mengalami kebakaran. Penelitian ini menggunakan 8 Dimensi Paradigma Psikometri (kesukarelaan, potensi dampak, pengetahuan risiko, pengendalian, keparahan, ketakutan, kebaruan dan efek segera) dengan persepsi risiko, dan variabel pendahulu yaitu karakteristik responden (jenis kelamin, usia, pendidikan), pengalaman, dan kondisi tempat tinggal. Parameter yang digunakan adalah skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi responden di RT 02 dan RT05 sudah cukup baik. Dari 8 Dimensi Paradigma Psikometri di RT 02 yang memiliki kriteria baik yaitu pengetahuan risiko, pengendalian, ketakutan, keparahan, dan efek segera, dan di RT 05 yang memiliki kriteria baik yaitu kesukarelaan, potensi dampak, pengetahuan risiko, pengendalian, dan keparahan. Hasil uji bivariat didapatkan bahwa di RT 02 terdapat hubungan yang bermakna antara dimensi pengetahuan risiko, pengendalian, ketakutan, efek segera dan keparahan terhadap persepsi risiko kebakaran, sedangkan di RT 05 didapatkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kesukarelaan, potensi dampak, pengetahuan risiko, dan keparahan terhadap persepsi risiko kebakaran
 

Dense settlements have risks to fires, densely populated characteristics, insufficient lighting, adjacent house spacing, narrow road access and poor community behavior. This study aims to determine the perceptions of risk of fire hazard to densely populated residents in RT 02 and 05 Kel. Pekojan, Kec. Tambora, West Jakarta. This research uses semi-quantitative approach with cross-sectional study design. Respondents in this research are the residents of RT 02 and RT 05 Pekojan Village, Kec. Tambora, West Jakarta, consisting of 65 respondents from RT 02 who had never experienced a fire, and RT 05 consisting of 56 respondents are RTs who have experienced fire. This study uses 8 Dimensions of Psychometric Paradigm (volunteerism, impact potential, risk knowledge, control, severity, fear, novelty and immediate effect) with risk perception, and predecessor variables are respondent characteristics (gender, age, education), experience, residence. The parameter used is Likert scale. The results showed that respondents' perceptions in RT 02 and RT05 were good enough. Of the 8 Dimensions of the Psychometric Paradigm in RT 02 which have good criteria of risk knowledge, control, fear, severity, and immediate effect, and in RT 05 which has good criteria of volunteerism, potential impact, risk knowledge, control, and severity. The result of bivariate test shows that in RT 02 there is a significant correlation between risk knowledge dimension, controlling, fear, immediate effect and severity to perception of fire risk, whereas in RT 05 it is found that there is a significant relationship between volunteerism, impact potential, risk knowledge, and severity on perceptions of fire risk.
Read More
S-9755
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Risa Rosmalin; Pembimbing; Ridwan Z. Sjaaf; Penguji: Robiana Modjo, Dadan Erwandi, Mayarni
T-3529
Depok : FKM UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Destry Rizkawati; Pembimbing: Ahmad Syafiq; Penguji: Sandra Fikawati, Doddy Izwardy
Abstrak: Stunting tidak hanya berdampak pada perawakan yang pendek namun juga pada penurunan fungsi kognitif usia sekolah, menurunkan kapasitas kerja dan kemampuan ekonomi serta peningkatan risiko penyakit metabolik di usia dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor dominan kejadian stunting pada balita kelompok usia 6-12 bulan, 13-24 bulan dan 25-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Tambora tahun 2017. Desain penelitian ini adalah kasus control dengan 68 sampel kasus dan 68 sampel kontrol. Data dianalisis dengan uji chi square untuk melihat hubungan antar variabel dan uji regresi logistik ganda untuk menemukan faktor dominan penyebab stunting pada setiap kelompok usia. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara tinggi badan ibu, kenaikan berat badan hamil, panjang badan lahir, asupan energi saat usia 6-12 bulan, 13-24 bulan dan 25-59 bulan, asupan protein saat usia 6-12 bulan dan 13-24 bulan, penyakit infeksi dan sanitasi total dengan kejadian stunting pada balita di setiap kelompok usia. Berdasarkan hasil analisis multivariat diketahui bahwa faktor dominan kejadian stunting pada balita kelompok usia 6-12 bulan adalah asupan energi saat usia 6-12 bulan (p-value 0,001; OR 7,382; 95%CI 2,261-24.102), pada kelompok usia 13-24 bulan adalah penyakit infeksi (p-value 0,016; OR 7,154; 95%CI 1,436-35,653) dan pada kelompok usia 25-59 bulan adalah asupan energi saat usia 13-24 bulan (p-value 0,040; OR 12,599; 95%CI 1,125-141,126). Perlu adanya perbaikan asupan gizi balita sesuai kelompok usia dan pencegahan penyakit infeksi melalui pendekatan sanitasi total berbasis masyarakat. Kata kunci: Stunting, balita, asupan energi, penyakit infeksi Stunting affects not only to short stature but also decreases in cognitive function at school age, decreases work and economic capacity at the productive age and increases the risk of metabolic diseases in elderly. The purpose of this study was to analyze the dominant factors of stunting among children aged grup 6-12 months, 13-24 months and 25-59 months in Kelurahan Tambora. This was case control study with 68 cases and 68 controls. The data were analyzed by chi square test for bivariate analysis and multiple logistic regression test to find the dominant factor of stunting in each of age group. The results of this study shows that there was a significant relationship between maternal height, weight gain during pregnancy, birth length, energy intake at 6-12 months, 13-24 months and 25-59 months, protein intake at 6-12 months and 13-24 months, infectious diseases and sanitation with stunting. Based on multivariate analysis, it was found that the dominant factor of stunting at 6-12 months children was energy intake at 6-12 months (p-value 0,001; OR 7,382; 95% CI 2,261-24,102), at 13-24 Months was infectious disease (p-value 0.016; OR 7,154; 95% CI 1,436-35,653) and at 25-59 months was energy intake at 13-24 months (p-value 0,040; OR 12,599; 95% CI 1,125 -141,126). It is necessary to improve the nutritional intake of under five children and prevention of infectious diseases through community-based total sanitation approaches. Keyword : Stunting, under five children, energy intake, infectious diseases
Read More
T-5014
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Chaerul Anwar; Pembimbing: Yuniar, Tri Yunis Miko Wahyono, Victoria Indrawati, Linda Lidya
T-4370
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Astuti; Pembimbing: I Made Djaja; Penguji: Renti Mahkota, Beben Saiful Bahri
S-6176
Depok : FKM UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rachmat Suherwin; Pembimbing: Agustin Kusumayati, Bambang Wispriyono
T-2018
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Etna Fatmini; Pembimbing: Zulazmi Mamdy
S-1276
Depok : FKM UI, 1998
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
edited by Krishna Kumar
338.900684 RAP r
Washington, DC : World Bank, 1993
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agus Hidayatulloh; Pembimbing: Sandra Fikawati; Penguji: Ahmad Syafiq, Annies Irawati
Abstrak: Ibu menyusui memerlukan tambahan asupan zat gizi, terutama energi. Kementrian Kesehatan RI merekomendasikan penambahan sekitar 330 kkal saat menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asupan energi ibu menyusui terhadap keberhasilan menyusui. Desain penelitian yang digunakan adalah kohort prospektif (longitudinal) yang dilakukan pada 53 pasang ibu-bayi yang masih memberikan ASI predominan. Pemilihan responden dilakukan dengan purposive sampling pada bulan Maret—September 2014. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kuesioner, observasi, dan pengukuran status gizi (berat badan dan panjang badan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 54,7% responden mendapat rata-rata asupan energi 2.100 kkal atau lebih. Uji Chi-square menunjukkan terdapat pengaruh yang bermakna rata-rata asupan energi ibu menyusui terhadap keberhasilan menyusui (RR=4,91).
 

 
The postpartum maternal needs incremental nutrition intake especially energy intake when she breastfeeds her baby. The ministry of health affairs suggests 330 kcal as additional energy is needed while mothers are breastfeeding. This research aims to understand the effect of postpartum maternal energy intake toward successful breastfeeding. The design of the research used prospective cohort (longitudinal) to 53 couples of breastfeeding mother-infant. Respondents of the research were selected by purposive sampling method from March to September 2014. Data were collected from interview by questionnaire, observation, and measurement of nutrition status (weight and height). The research results 54,7% of respondents posses 2100 kcal or more in average energy intake. Chi-square test indicates that there is a significant effect between the average of mother-breastfeeding energy intake and successful breastfeeding (RR=4,91).
Read More
S-8567
Depok : FKM-UI, 2015
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive