Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 28173 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Tjandra Yoga Aditama; Pembimbing: Wiku Bakti Bawono Adisasmito
B-367
Depok : FKM UI, 1998
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dimas Nugroho, Irfan Wahyudi, Arry Rodjani
JInMA-Vol.62/No.2
Jakarta : IDI, 2012
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
362.11068 ADI m
[s.l.] : Jakarta: UI Press, 2004, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Susilawati; Pembimbing: Anwar Hasan
S-784
Depok : FKM UI, 1994
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Idawati Muas; Pembimbing: Prastuti Soewondo; Penguji: Sandi Ilyanto, Puput Oktamianti, Soewarta Kosen, Hendrianto Trisnowibowo
Abstrak: [

ABSTRAK Nama : Idawati Muas Program Studi : Ilmu Kesehatan Masyarakat Peminatan : Ekonomi Kesehatan Judul : “Analisis Pertumbuhan Profil Keuangan Rumah Sakit Pemerintah Di Jawa Barat Tahun 2013-2015” Pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional di Indonesia sejak tahun 2014 telah mengubah pola pembayaran pelayanan kesehatan di rumah sakit dari sistem pembayaran berdasarkan pelayanan menjadi sistem paket INA CBGs. Hal ini memberikan dampak terhadap kinerja keuangan rumah sakit, termasuk rumah sakit pemerintah yang sebagian pendanaan berasal dari pasien JKN dan pihak manajemen ditantang untuk melakukan berbagai upaya untuk keberlangsungan operasional rumah sakit. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kinerja keuangan RS pemerintah di Jawa Barat meliputi pertumbuhan total aset, pertumbuhan pendapatan, ratio likuiditas dan rasio aktifitas serta diketahui hubungan antara kunjungan rawat jalan dan kasus rawat inap dengan total aset dan hubungan antara kunjungan rawat jalan dan kasus rawat inap dengan pendapatan di tahun 2013-2015. Menggunakan data sekunder dari survei, penelitian deskriptif ini mengamati perubahan di kinerja keuangan rumah sakit dalam era Jaminan Kesehatan Nasional. Total aset di RS pemerintah  kelas A  di Jawa Barat mengalami peningkatan di tahun 2014 tetapi menurun di tahun 2015, tetapi total pendapatan RS pemerintah kelas A mengalami peningkatan di tahun 2014 dan 2015. Pertumbuhan pendapatan rumah sakit secara prosentase lebih tinggi di kelas C dibanding kelas B. Terdapat hubungan yang signifikan antara kunjungan rawat jalan dan kasus rawat inap dengan total aset yang menunjukkan semakin banyak kunjungan rawat jalan dan kasus rawat inap maka semakin tinggi  total aset. Dan hubungan yang signifikan antara kasus rawat inap dengan pendapatan yang menunjukkan semakin banyak kasus rawat inap maka semakin tinggi pendapatan. Rasio likuiditas yang diukur dengan rasio kas, rasio cepat dan rasio lancar di RS pemerintah di Jawa Barat terjadi peningkatan untuk tahun 2014 dan tahun 2015. Rasio aktifitas di RS pemerintah di Jawa Barat tahun 2014 dan tahun 2015 terjadi peningkatan perputaran total aset namun periode penagihan hutang mengalami penurunan tahun 2014 dan 2015 sedangkan lama penagihan hutang mengalami penurunan. Kata Kunci : Jaminan Kesehatan Nasional, Kinerja Keuangan, Rumah Sakit


ABSTRACT Name : Idawati Muas Study Programe : Public Health Majority : Health Economic Title : “Growth on Financial Profille of Public Hospitals in West Java in year of 2013 – 2015" The implementation of the Indonesia’s national health insurance (JKN) in Indonesia in early 2014 has changed the pattern of health service payments in hospitals from the service-based payment system to the INA CBGs package system. This has an impact on the financial performance of hospitals, including public hospitals that are partly funded by JKN patients and management is challenged to adapt and evolve to sustain the hospital's operations. This study aims to understand the financial performances of public hospitals in West Java in 2013 – 2015, uncovering total asset growth, revenue growth, liquidity ratio and activity ratio; while also analyzing the relationship between outpatient visit and inpatient case with total assets and relationship between outpatient visit and inpatient case with revenue in the period of 2013 – 2015. Using secondary survey data, this descriptive study observes the changes in the financial performance of hospitals as it transitions into the JKN era. Total assets in type A public hospital in West Java have increased in 2014 but decreased in 2015, while income of Type A public hospital has increased in 2014 and 2015. The growth of hospital income in percentage is higher in type C than type B. The study also found a significant relationship between outpatient visits and inpatient cases with total assets, indicating larger outpatient visits and inpatient cases had higher total assets. The same significant relationship was found to be true between in-patient cases and income. Liquidity ratio that was measured by cash ratio, fast ratio and current ratio in public hospital in West Java has increased for 2014 and 2015. In the activity ratio, there was an increase in total asset turnover in 2014 and 2015, however debt collection period experienced a decline in 2014 and 2015 while the duration of debt collection decreased. Keywords : National Health Insurance, Financial Performance, Hospital

, ]
Read More
T-5259
Depok : FKM-UI, 2018
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Journal of Infectious Diseases, Vol.3, No.01, 2016, hal. 8-13
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Journal of Infectious Diseases, Vol.3, No.01, 2016, hal. 14-21
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sujana Jatiputra
LP 618.33 JAT a
Jakarta : FKM UI, 1978
Laporan Penelitian   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adinda Putriansyah; Pembimbing: Haryoto Kusno Putranto; Penguji: Zakianis, Hikmah Kurniaputri
Abstrak:
Keberadaan limbah B3 medis padat yang dihasilkan oleh fasyankes masih menjadi perhatian, apabila tidak dikelola dengan tepat dapat menjadi ancaman bagi kesehatan manusia dan lingkungan sekitar. Rumah sakit sebagai produsen utama limbah B3 medis diwajibkan mengelola limbah B3 yang dihasilkannya dengan tepat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Namun di DKI Jakarta, masih banyak limbah B3 medis dari fasyankes yang belum dikelola sesuai standar, dimana hanya 52,9% fasyankes yang melakukan pengelolaan limbah B3 medis sesuai standar, sementara daerah lain mampu mencapai 84,6%. Sejumlah tantangan masih harus dihadapi DKI Jakarta dalam mengelola limbah B3 medis rumah sakit. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terhadap pengelolaan limbah B3 medis padat rumah sakit di DKI Jakarta. Desain penelitian ini merupakan kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif studi kasus yang dilakukan pada lima RSUD di DKI Jakarta. Pengambilan data dilakukan secara langsung di rumah sakit melalui metode wawancara, observasi, dan telaah dokumen terkait dengan praktik pengelolaan limbah B3 medis padat rumah sakit. Karakteristik limbah B3 medis padat di lima RSUD DKI Jakarta meliputi limbah infeksius, patologis, benda tajam, farmasi, dan kimia, dengan tambahan limbah sitotoksik di RSUD A, RSUD D, dan RSUD E. Sumber utama limbah berasal dari instalasi rawat inap, IGD, unit hemodialisa, dan kamar operasi. Rata-rata timbulan harian mencapai 416,44 kg/hari, dengan jumlah tertinggi di RSUD D. Seluruh rumah sakit telah memenuhi standar pelatihan, sarana, dan prasarana, sementara pengelolaan mencakup pengurangan, pemilahan, pewadahan, penyimpanan, hingga pengangkutan eksternal yang dilakukan oleh pihak ketiga berizin. Tingkat kesesuaian pengelolaan limbah tertinggi dicapai oleh RSUD A (93,4%) dan terendah RSUD C (80,7%). Pengelolaan limbah B3 medis padat di RSUD DKI Jakarta telah memenuhi sebagian besar standar regulasi, namun peningkatan diperlukan pada aspek pemilahan, pewadahan, dan jalur pengangkutan internal untuk mencapai kesesuaian yang lebih baik secara menyeluruh.

The presence of solid hazardous medical waste generated by healthcare facilities remains a significant concern. If not properly managed, it can pose serious threats to human health and the surrounding environment. Hospitals, as the primary producers of hazardous medical waste, are required to manage this waste in accordance with Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. However, in DKI Jakarta, a significant amount of medical hazardous waste from healthcare facilities is still not managed according to standards, with only 52.9% of facilities complying, compared to 84.6% in other regions. DKI Jakarta continues to face various challenges in managing hospital medical hazardous waste effectively.This study aims to provide an overview of the management of solid hazardous medical waste in hospitals in DKI Jakarta. The research employed a mixed-methods design, combining qualitative and quantitative approaches, using a descriptive case study conducted at five regional general hospitals (RSUD) in DKI Jakarta. Data collection was conducted directly at the hospitals through interviews, observations, and reviews of relevant documents on waste management practices. The characteristics of solid hazardous medical waste (B3) in the five regional general hospitals in DKI Jakarta include infectious, pathological, sharp, pharmaceutical, and chemical waste, with additional cytotoxic waste identified in RSUD A, RSUD D, and RSUD E. The primary sources of waste originate from inpatient wards, emergency rooms, hemodialysis units, and operating rooms. The average daily waste generation reaches 416.44 kg/day, with the highest amount recorded at RSUD D. All hospitals have met the standards for training, facilities, and infrastructure, while waste management encompasses reduction, segregation, containment, storage, and external transportation handled by licensed third parties. The highest compliance level in waste management was achieved by RSUD A (93.4%) and the lowest by RSUD C (80.7%). The management of solid hazardous medical waste in five regional general hospitals across DKI Jakarta has met most regulatory standards; however, improvements are needed in segregation, containment, and internal transportation routes to achieve better overall compliance.
Read More
S-11905
Depok : FKM-UI, 2025
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
H. Multazam Sumarno; Pemb. Sri Anggarini
A-290
Jakarta : FKM UI, 1976
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive