Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
616.9 BEN p (Rs)
[s.l.] : Canada : Elsevier Saunders, 2015, s.a.]
Kumpulan Daftar Isi Buku   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aurora Sihombing; Pembimbing: Zarfiel Tafal
S-1832
Depok : FKM UI, 2000
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aurora; Pembimbing: Ella Nurlaella Hadi; Penguji: Luknis Sabri, Hendry Novtrizal
S-5565
Depok : FKM UI, 2008
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dinda Kharisa Aurora; Pembimbing: Asri C. Adisasmita; Penguji: Ratna Djuwita, Reno Riyawan
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan di Provinsi Bengkulu pada tahun 2018. Data dalam penelitian ini merupakan data sekunder dari Riskesdas tahun 2018. Penelitian dengan desain potong lintang ini menemukan prevalensi kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan di Provinsi Bengkulu adalah sebesar 25,3%. Pekerjaan ibu (PR: 2,26; 95% CI: 1,39-3,68), tinggi badan ibu (PR: 1,78; 95% CI: 1,27-2,51), umur anak (PR: 1,83 95% CI: 1,09-3,08), dan tempat tinggal (PR: 2,26; 95% CI:1,46-3,5) ditemukan berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan di Provinsi Bengkulu. Tempat tinggal ditemukan menjadi confounder dalam hubungan antara panjang badan lahir dengan kejadian stunting pada anak usia 12-59 bulan di Provinsi Bengkulu. Meningkatkan awareness masyarakat luas terhadap isu stunting, kerjasama lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, serta pelaksanaan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dengan memberikan perhatian lebih pada kelompok-kelompok berisiko dapat mencegah dan menanggulangi stunting pada anak balita.
Read More
S-10756
Depok : FKM UI, 2021
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aurora Intan Maghfira; Pembimbing: Dwi Gayatri; Penguji: Trisari Anggondowati, Nining Mularsih
Abstrak:
Penyakit tidak menular (PTM) merupakan masalah kesehatan utama sehingga deteksi dini melalui program skrining menjadi strategi penting. Namun, pemetaan capaian dan pola faktor risiko hasil skrining PTM di Provinsi Jakarta masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan program skrining PTM di Provinsi Jakarta tahun 2020-2024 menurut tahun, jenis kelamin, dan wilayah kota di Provinsi Jakarta tahun 2020–2024. Studi menggunakan desain epidemiologi deskriptif dengan rancangan ekologi berbasis data agregat Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta menurut tahun, jenis kelamin, dan lima wilayah kota. Hasil menunjukkan capaian skrining meningkat tajam dari 38,8% (2020) menjadi 99,1% (2021), mencapai 100% (2022), dan melampaui 100% pada 2023–2024 (100,4% dan 101,4%). Jumlah peserta skrining juga naik dari 2.746.144 (2020) menjadi 7.865.422 (2024), dengan mayoritas peserta perempuan (53,5%–56,1%). Tiga faktor risiko terbanyak secara konsisten adalah obesitas sentral, obesitas, dan tekanan darah tinggi. Pada 2024, proporsi obesitas sentral mencapai 45,5%, diikuti obesitas 32,0% dan tekanan darah tinggi 25,2%, dengan pola tiga faktor risiko teratas yang relatif serupa di seluruh wilayah kota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa obesitas sentral dan obesitas masih tinggi di Provinsi Jakarta sehingga diperlukan penguatan intervensi promotif–preventif yang lebih terarah menurut kelompok sasaran dan wilayah.

Non-communicable diseases (NCDs) represent a major public health concern; therefore, early detection through screening programmes is a critical strategy. However, evidence mapping screening coverage and the patterns of NCD risk factors identified through screening in Jakarta Province remains limited. This study aimed to describe the NCD screening programme in Jakarta Province from 2020 to 2024 by year, sex, and municipal area. A descriptive epidemiological study with an ecological design was conducted using aggregated data from the Jakarta Provincial Health Office by year, sex, and five municipal areas. The results showed that screening coverage increased sharply from 38.8% (2020) to 99.1% (2021), reached 100% (2022), and exceeded 100% in 2023–2024 (100.4% and 101.4%). The number of individuals screened also increased from 2,746,144 (2020) to 7,865,422 (2024), with females comprising the majority of participants (53.5%–56.1%). The three most frequently identified risk factors were consistently central obesity, obesity, and hypertension. In 2024, the proportion of central obesity reached 45.5%, followed by obesity at 32.0% and hypertension at 25.2%, with a broadly similar pattern of the top three risk factors across all municipal areas. The study concludes that central obesity and obesity remain high in Jakarta Province, underscoring the need to strengthen more targeted health promotion and preventive interventions by population group and area.
Read More
S-12210
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aurora Sihombing; Pembimbing: Budi Hidayat; Penguji: Pujiyanto, Wachyu Sulistiadi, Wkisnu Handoyo, Ari Purwohandoyo
Abstrak:

ABSTRAK Name : Aurora Sihombing Study Program : Health Economic Title of Reserach : “Analisa Biaya Satuan Tindakan Terapi Radiasi Eksternal Pada Pasien Kanker Payudara di Instalasi Radioterapi RS. Kanker Dharmais Tahun 2016”. Angka kasus kanker payudara di Indonesia, tinggi. Kunjungan pasien kanker payudara ke RS Kanker Dharmais mengalami peningkatan. Terapi Radiasi eksternal termasuk layanan unggulan untuk pengobatan kanker payudara di RS. Kanker Dharmais. Pemerintah membiayai tindakan terapi ini lewat tarif INA CBG’s sebesar Rp 1.014.906. Melalui metode perhitungan Activity Based Costing (ABC), peneliti ingin mengetahui berapa sebenarnya biaya satuan tindakan untuk terapi ini ; lalu dibandingkan dengan tarif INA CBG’ s yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya tindakan 1 siklus terapi radiasi eksternal kanker payudara di RS Kanker Dharmais tahun 2016 adalah sebesar Rp 36.482.930, dengan biaya satuan tindakan sebesar Rp 1.216,098,- Keywords : Unit Cost, Activity Based Costing (ABC), External radiation


ABSTRACT Name : Aurora Sihombing Study Program : Health Economics Title of Research : Analysis of Unit Cost of External Radiation Therapy  for Breast Cancer Patient of Radiotherapy Installation at Rumah Sakit Kanker Dharmais in 2016. The number of breast cancer cases in Indonesia is at alarming rate. Breast cancer patients looking for treatment at Rumah Sakit Kanker Dharmais have continually increased for the last several years. The external radiation therapy of Rumah Sakit Kanker Dharmais has been considered as one of the best cancer treatment facilities in the country. Indonesian government subsidizes cost of the therapy based on INA- CBG’s tariff scheme of Rp 1.014.906. Using Activity Based Costing (ABC) approach, the researcher would like to investigate the real unit cost of the treatment; the result will then be compared to the INA- CBG’s tariff. The study showed that the total cost of one cycle of the external radiation therapy for breast cancer at Rumah Sakit Kanker Dharmais is Rp36.482.930 in 2016, while the unit cost is Rp 1.216,098,- for the same periode. Keywords: Unit Cost, Activity Based Costing (ABC), External Radiation

Read More
T-4983
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aurora; Pembimbing: Pujiyanto; Penguji: Budi Hidayat, Ede Surya Darmawan, Yuliana Firmansyah, Ondrio Nas
Abstrak:

Tesis ini membahas hubungan karakteristik perusahaan peserta PT. Asuransi Jiwa InHealth Indonesia dengan pemanfaatan benefit persalinan sectio caesaria produk managed care dengan menggunakan data sekunder yaitu perusahaan yang mengambil benefit persalinan sebanyak 1.441 perusahaan. Disain penelitian ini adalah cross sectional. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara karakteristik group yaitu proporsi wanita usia subur, proporsi perempuan menikah, rerata jumlah anak, jenis badan usaha dan besar kelompok dengan pemanfaatan benefit persalinan sectio caesaria, ditemukan variabel dominan yang berhubungan dengan pemanfaatan benefit persalinan sectio caesaria diantaranya kelompok besar, kelompok sedang dan proporsi wanita usia subur. Kata kunci : Sectio Caesaria, Managed Care


This thesis discusses the relationship characteristics of participating companies PT. Asuransi Jiwa InHealth Indonesia benefit to the utilization of sectio caesaria maternity, managed care product. Using secondary data,  the companies that take the benefit of maternity by the number of 1441 companies. This study design was cross sectional. The result showed relationship between the characteristics of the group: the proportion of women of childbearing age, the proportion of married women, the average number of children, types of bussiness and type of groups to the utilization of benefits sectio caesaria and found that the dominant variabel are a large group, average group, and the proportion of women are childbearing age. Key words : Sectio Caesaria, Managed Care

Read More
T-3628
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive