Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Deswita, Besral, Yeni Rustina
KJKMN Vol.5, No.5
Depok : FKM UI, 2011
Indeks Artikel Jurnal-Majalah Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Deswita; Pembimbing: Hafizurrachman, Pujiyanto
T-1933
Depok : FKM UI, 2004
S2 - Tesis Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Resky Dwi Deswita Iqbal; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Abdul Kadir, Yunita Setiarsih
S-12160
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Deswita Natalia Ibo; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Yovsyah, Piya Siyania
Abstrak:
Read More
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kecukupan kunjungan Antenatal Care (ANC) sesuai standar K6 serta prevalensi bayi berat lahir rendah (BBLR) pada balita di Indonesia berdasarkan data sekunder Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024. Dengan pendekatan analisis deskriptif, penelitian ini memanfaatkan data ibu balita yang memiliki kelengkapan informasi mengenai riwayat kehamilan dan kelahiran. Hasil menunjukkan prevalensi BBLR nasional sebesar 6,4%, dengan variasi antar provinsi yang cukup lebar—tertinggi di Kalimantan Selatan dan terendah di Papua Pegunungan. Proporsi ibu yang melakukan kunjungan ANC adekuat (minimal enam kali) mencapai 75,5%, sementara 24,5% masih belum memenuhi standar. Prevalensi BBLR sedikit lebih tinggi pada kelompok ibu dengan kunjungan ANC tidak adekuat (6,5%) dibandingkan kelompok adekuat (6,3%). Distribusi BBLR juga dipengaruhi oleh karakteristik ibu seperti usia, pendidikan, tempat tinggal, pekerjaan, dan status kekurangan energi kronis (KEK). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun cakupan ANC sudah relatif baik, peningkatan jumlah kunjungan saja belum cukup untuk menekan prevalensi BBLR secara signifikan. Oleh karena itu, diperlukan upaya terintegrasi yang lebih menekankan kualitas pelayanan ANC, intervensi gizi ibu hamil, serta penanganan kesenjangan regional agar dapat memberikan dampak yang lebih optimal terhadap kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
This study aims to describe the adequacy of Antenatal Care (ANC) visits according to the K6 standard and the prevalence of low birth weight (LBW) infants among toddlers in Indonesia based on secondary data from the 2024 Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI). Using a descriptive analysis approach, this study utilized data from mothers of toddlers with complete information on pregnancy and birth history. The results showed a national LBW prevalence of 6.4%, with considerable variation across provinces—highest in South Kalimantan and lowest in Papua Pegunungan. The proportion of mothers who had adequate ANC visits (at least six times) reached 75.5%, while 24.5% still did not meet the standard. The prevalence of LBW was slightly higher among mothers with inadequate ANC visits (6.5%) compared to those with adequate visits (6.3%). LBW distribution was also influenced by maternal characteristics such as age, education, place of residence, occupation, and chronic energy deficiency (CED) status. These findings indicate that although ANC coverage is relatively good, increasing the number of visits alone is not sufficient to significantly reduce LBW prevalence. Therefore, integrated efforts are needed that emphasize the quality of ANC services, nutritional interventions for pregnant women, and addressing regional disparities to achieve more optimal impacts on maternal and child health in Indonesian.
S-12389
Depok : FKM-UI, 2026
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
