Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 19 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Maj. Kedk Indo. (MKI), Vol.44, No.5, Mei. 1994, hal. 284-290
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Lestari; Pembimbing: Sjaaf, Ridwan Z.
M-2135
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Basuki Dwi Lestari; Pembimbing: Yvonne M. Indrawani
T-481
Depok : FKM UI, 1996
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Lestari; Pembimbing: Umar Fahmi Achmadi
S-3411
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Lestari; Pembimbing: Diah Mulyawati Utari; Penguji: Triyanti, Kusharisupeni Djokosojono, Televisianingsih Dwi Ketjana; Tiara Luthfie
Abstrak: Severe wasting merupakan salah satu permasalahan gizi pada tingkat global, Asia maupun di Indonesia termasuk di Kota Tangerang. Berdasarkan Data Riskesdas Tahun 2018 balita severe wasting di Indonesia sebesar 3,5%, Provinsi Banten 4,58%, sedangkan Kota Tangerang lebih tinggi dibanding Indonesia dan Provinsi Banten yaitu sebesar 4,84%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan severe wasting pada balita 6-59 bulan di Kota Tangerang Tahun 2019. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain kasus kontrol. Total sampel sebanyak 108 balita (kasus 36 balita, kontrol 72 balita). Analisis statistik yang digunakan adalah analisis univariat, bivariat dengan chi square dan multivariat dengan analisis regresi logistik. Penelitian dilakukan pada bulan April-Mei 2019 di 13 Kecamatan di Kota Tangerang. Hasil analisis bivariat adalah secara statistik tidak ada hubungan antara asupan energi, asupan karbohidrat, asupan lemak, asupan protein, ASI eksklusif, keberagaman makanan, status imunisasi, perilaku mencuci tangan, kunjungan posyandu, tingkat pendidikan dan penghasialan orang tua dengan severe wasting, tapi terdapat hubungan antara penyakit infeksi dengan severe wasting. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa penyakit infeksi berhubungan signifikan dengan severe wasting.
Read More
T-5629
Depok : FKM-UI, 2019
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Lestari; Pemb. Teng Soegilar; Penguji: Ratna Maida, Rina Artining Anggorodi
S-5097
Depok : FKM UI, 2007
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Lestari; Pembimbing: Renti Mahkota; Penguji: Nasrin Kodim, Rustika, Djarot Harsono
T-4161
Depok : FKM-UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Binti Khofifah; Pembimbing: Helda; Penguji: Yovsyah, Sri Lestari
Abstrak:

ABSTRAK Nama : Binti Khofifah Program studi : Epidemiologi Komunitas Judul Tesis : Hubungan Waist – Hip Ratio/ WHR (Rasio Lingkar Pinggang – Lingkar Pinggul) Terhadap Kejadian Disabilitas Pada Usia ≥ 45 Tahun di Indonesia (Analisis Data Indonesia Family Life Survey V Tahun 2014) Disabilitas ADLs dari tahun ke tahun meningkat, sehingga rasio ketergantungan lanjut usia juga meningkat setiap tahunnya. Pengukuran rasio lingkar pinggang – lingkar pinggul pada lanjut usia merupakan indikator yang tepat untuk mengukur tingkat kelebihan massa lemak. Hal itu berkaitan erat dengan berbagai penyakit kronis dan memungkinkan berkembang ke arah disabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan rasio lingkar pinggang – lingkar pinggul dengan kejadian disabilitas pada usia ≥ 45 tahun. Desain penelitian ini adalah cross sectional, dengan analisis data ROC (untuk mengetahui titik pototng disabilitas ADLs), Chi – Square dan Regresi Cox. Populasinya adalah seluruh seluruh populasi usia ≥ 45 tahun yang memenuhi kriteria pada IFLS V tahun 2015. Hasil menunjukkan bahwa PR disabilitas ADLs dan rasio lingkar pinggang – lingkar pingul adalah sebesar 2,7 setelah dikontrol variabel interaksi WHR dengan jenis kelamin, WHR dengan pekerjaan dan WHR dengan status merokok. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan  selalu melakukan uji konfirmasi pengukuran rasio lingkar pinggang – lingkar pinggul khususnya pada usia ≥ 45 tahun teritama pada mereka yang tidak melakukan pekerjaan dan juga pada mereka yang merokok, sebab keduanya mempunyai interaksi sinergis dengan WHR yang akan meningkatkan disabilitas ADLs. Kata Kunci : disabilitas ADLs, IFLS V, rasio lingkar pinggang – lingkar pinggul, lanjut usia


ABSTRACK Name : Binti Khofifah Study Program : Community of Epidemiology Tittle : Relationship of Waist – Hip Ratio/ WHR with Disability at ≥ 45 years age in Indonesia (Data Analysis of  Indonesia Family Life Survey V, 2014) ADLs disability have been increasing every year, so dependently ratio of oldests people increased too every years. Measurements of waist – hip ratio in oldest people are as the true indicator to identify at increased risk of accumulation of abdomial fat. It’s related with some chronical diseases and maybe can be developing into disability. Research objective is to analyze the relationship between waist hip ratio with ADLs disability in people with ≥ 45 age years. Research design is cross sectional, with data analysis with ROC (it’s to determine cut off point of ADLs disability), Chi – Square and Cox Regression Analysis. Population are all peoples with ≥ 45 age according criteria in IFLS V at 2014. The result showed that Prevalence Ratio ADLs disability with waist – hip ratio are 2,7 after controlled by interaction variable of gender by WHR, job by WHR, and smoking status by WHR. According the result to advices someone always have been measured waist – hip ratio especially for someone with ≥ 45 ages, and there are without activity but there are smoking, becouse the both have sinergic interaction with waist hip – ratio and increased ADLs disability. Keyword : ADLs disability, IFLS V, WHR, oldest – peoples

Read More
T-4906
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ashar Nuzulul Putra; Pembimbing: Helda; Penguji: Nurhayati Adnan, Yovsyah, Sri Lestari
Abstrak: Latarbelakang : Disabilitas merupakan istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan impairment, keterbatasan fungsi fisik, keterbatasan partisipasi sosial. Disabilitas ADL atau ketidakmampuan melakukan aktifitas daily living (kegiatan sehari-hari/dasar) dikarenakan proses penuaan atau dampak dari penyakit kronis yang membatasi kemampuan seseorang dalam melakukan aktifitas. Hal ini berpengaruh langsung pada tingkat ekonomi dan kemiskinan yang dialami para penderita disabilitas. Studi ini ditujukan untuk melihat hubungan antara artritis dan disabilitas ADL pada mereka yang berusia > 40 tahun di Indonesia. Metode : studi cross-sectional dilakukan pada bulan mei 2017. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Indonesia family life survey V tahun 2014. Sampel pada penelitian ini sebanyak 8.185 responden. Dalam mengumpulkan data mengenai Artritis dan Disabilitas ADL, semua responden diukur menggunakan kuesioner yang telah disusun oleh penyelenggara Indonesia Family Life Survey V tahun 2014. Hasil : analisis cox regression menunjukan bahwa usia, obesitas, status pekerjaan merupakan efek modifikasi pada hubungan antara artritis dan keterbatasan pakaian, mandi, bangun tidur, makan tanpa bantuan, namun tidak ada interaksi pada hubungan antara arthritis dan dan toileting. Artritis dan ketidakmampuan menahan BAB/BAK menunjukan tidak adanya hubungan karna nilai PR yang didapatkan sebesar 1,01. Kesimpulan : Artritis berhubungan dengan hampir semua kegiatan yang ada pada penilaian Activity Daily Living, namun efek artritis terdapat perbedaan pada beberapa kegiatan pada Activity Daily Living tergantung pada usia, obesitas, dan status pekerjaan. Kata Kunci : Artritis, Disabilitas ADL Background : Disability is an umbrella term for impairment, activities limitation, and participation restriction. Ageing and chronical diseases are risk factors that causes activities limitation in activities daily living or can causes ADL disability. Activities limitation in activities daily living have a negative impact on poverty and economic levels for people who experienced ADL disability. This study aimed to determine the relationship between arthritis and ADL disability in people who > 40 years old in Indonesia. Methods : A Cross-sectional study perfomed in may 2017. The research using secondary data from Indonesia Family Life Survey 2014 (5th edition). Samples in this study were 8,185 respondents. In collecting data on ADL disability and Arthritis, all respondents were measured using a questionnaire that had been prepared by the organizer of Indonesia Family Life Survey 2014 (5th edition). Results : Cox regression analysis of arthritis showed an age, obesity, occupational status were an effect modifier on the relationship between artritis and limitation for dress, bathe, get out of bed, eat without help, but have no effect modifier between arthritis and and toileting. Arthritis and control urination and defecation showed no relationship with PR 1,01. Conclusion : Arthritis have a relationship with most activities in the Activity Daily Living assessment, but the effect of arthritis is that some activities in Activity Daily Living depend on age, obesity, and occupational status. Keywords : Arthritis, ADL Disability
Read More
T-4893
Depok : FKM-UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Sri Lestari; Pembimbing: Hadi Pratomo, Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Siti Arifah Pujonarti, Nur Qomariah, Kusnadi
Abstrak: Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas PERGIZI dilihat dari komponen input, proses, output dan outcome. Penelitian kualitatif dengan rancangan RAP (Rapid Assesment Procedure), dilakukan minggu keempat bulan Mei 2013 dengan informan kepala seksi gizi, petugas gizi, kader, bidan di desa, ibu balita dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan PERGIZI efektif untuk menanggulangi gizi buruk di Puskesmas Sepatan. dengan indikator meningkatnya status gizi sebesar 69,1%, hanya komponen input yakni dana yang disebagian besar pos gizi masih kurang, sedangkan dari komponen proses dan output telah dapat mencapai tujuan yang ditetapkan. Agar mengoptimalkan penanggulangan gizi buruk di wilayah Puskesmas Kabupaten Tangerang dengan PERGIZI.


The aims of this study was to determine the effectiveness of the PERGIZI program viewed by its component such as inputs, process, outputs and outcomes. A qualitative research with RAP (Rapid Assessment Procedure) design was conducted at fourth week of May 2013. The data collection methods used an indepth interview and focused group discussion. With the informants 42 persons consisting of section head of nutrition, nutrition workers, cadres, village midwives, mothers of under five children and community leaders. This could be seen from change of nutritional status from the under five children as much as 69,1%. From the input component the mean barrier was funding both component process and output was considered successfull and achieving the predetermined goal. It is recomended to solve existing under five nutritional problem in the district of Tangerang using the PERGIZI approach.

Read More
T-3814
Depok : FKM-UI, 2013
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive