Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Liza Maulidya; Pembimbing: Dadan Erwandi; Penguji: Baiduri Widanarko, Wahyudin Lihawa
Abstrak: Skripsi ini membahas mengenai analisis at risk behaviour perilaku tidak aman pada pekerja di area furnacePT. X. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatifdengan menggunakan desain studi potong lintang cross sectional study dan total sampel sebanyak 78 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh responden sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumen perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan model Cooper's Reciprocal Safety Culture dimensiBehavioural Approach.
 
Hasil: sebanyak 60 responden pekerja di area furnacemelakukan safe behaviourdan 40 lainnya melakukan at risk behaviour. Faktor individu yang berhubungan dengan at risk behaviouryang dilakukan oleh pekerja adalah pengetahuan terhadap keselamatan, motivasi terhadap keselamatan dan kepercayaan diri ketika bekerja. Faktor organisasi yang berhubungan dengan at risk behaviouryang dilakukan pekerja adalah komitmen manajemen, partisipasi terhadap keselamatan, dukungan rekan kerja dan komunikasi organisasi.
 

This thesis discusses about the analysis at risk behavior unsafe behavior on workers in the furnace area PT. X. This research is a quantitative research using cross sectional study design and total of 78 respondents. The data used in this research is primary data and secondary data. Primary data obtained from questionnaires filled by respondents while secondary data obtained through corporate documents. This research uses Coopers Reciprocal Safety Culture model of Behavioral Approach dimension.
 
Results: 60 respodents in the furnace area doing safe behavior and 40 other doing at risk behavior. Individual factors associated woth at risk behavior by workers are safety knowledge, safety motivation and self efficacy in safety. Organizational factors related to at risk behavior by workers are management commitment, safety participant, co worker support and organizational communication.
Read More
S-9868
Depok : FKM-UI, 2018
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Liza Maulidya ; Pembimbing: L. Meily; Penguji: Abdul Kadir, Indri Hapsari Susilowati, Lidwina Margaretha Laka, Tan Malaka
Abstrak:
Keluhan pada tulang belakang (Musculoskeletal Disorder) sering dijumpai pada pekerja perkantoran, salah satunya adalah keluhan nyeri tengkuk. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan keluhan nyeri tengkuk pada pekerja kantor pusat salah satu perusahaan penyewaan alat berat di Jakarta Tahun 2024. Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi akut keluhan nyeri tengkuk sebesar 59,7% dan prevalensi keluhan kronis sebesar 61,2%. Didapatkan jenis kelamin, jenis pekerjaan, penggunaan telefon genggam (paling dominan) dan masalah tidur berhubungan signifikan dengan kejadian keluhan nyeri tengkuk pekerja kantor pusat. Sedangkan usia, IMT, tingkat pendidikan, literasi kesehatan, merokok, olahraga, peregangan, perilaku perebah, lama bekerja di depan device, jumlah waktu istirahat, depresi, kecemasan, stres, posisi dan penggunaan layar monitor, posisi dan penggunaan keybaord, posisi dan penggunaan sandaran lengan, desain kursi kerja, desain meja kerja, suhu, pencahayaan dan postur kerja, tidak berhubungan dengan keluhan nyeri tengkuk pada pekerja kantor pusat perusahaan penyewaan alat berat di Jakarta tahun 2024.

Office employees are likely to suffer the discomfort on the spine (Musculoskeletal Disorder), one of the them are discomfort of the neck (neck pain). This study was conducted to determine the risk factors related to neck pain discomfort among office employees. The methodology of this research is cross-sectional. The results of the study showed that the acute prevalence of neck pain discomfort among office employees was 59.7% and chronic prevalence of neck pain was 61,2%. There was a significant relationship between gender, the type of administrative work, mobile phone overuse (most significant), sleep problem and neck pain discomfort. There was no relationship between age, BMI, education level, health literacy, smoking, exercise, stretching, reclining behavior, duration of device use, rest time, depression, anxiety, stress, position and use of additional monitors, position and use of keyboards, position and use of armrests, chair design, desk design, temperature, lighting, and working posture with neck pain complaints. In multivariate analysis, the final model for risk factors related to neck pain complaints includes the variables gender, occupation, mobile phone use, and sleep problems.
Read More
T-7140
Depok : FKM UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive