Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 18 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Adang Mulyana; Pembimbing: Ratna Djuwita
S-3132
Depok : FKM UI, 2003
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Helmi; Pembimbing: Suprijanto Rijadi; Penguji: Pujiyanto, Adang Mulyana, Inggit Meliana
T-4498
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Marlynda Happy Nurmalita Sari; Pembimbing: Caroline Endah Wuryaningsih; Penguji: Dian Ayubi, Meike Savitri, Adang Mulyana, Wayan Sri Agustini
Abstrak: Kecamatan Sukamakmur termasuk wilayah Kabupaten Bogor yang masih rendah pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yaitu 55,2% pada tahun 2014. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penolong persalinan di Kecamatan Sukamakmur. Desain penelitian cross sectional, sampel 146 menggunakan probability proportionate to size sampling. Hasil penelitian ibu bersalin di tenaga kesehatan 52,1% dan non tenaga kesehatan 47,9%. Terdapat hubungan variabel pendidikan ibu, pendidikan suami, pendapatan keluarga, kunjungan antenatal care, akses pelayanan kesehatan dan kepercayaan terhadap tenaga kesehatan, dengan penolong persalinan. Variabel kepercayaan terhadap tenaga kesehatan (pvalue= <0,001) merupakan faktor paling dominan (OR 4,55 95% CI 2,11-9,83).
Kata kunci : penolong persalinan, tenaga kesehatan, non tenaga kesehatan
Read More
T-4344
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Dian Fitri Arestria; Pembimbing: Adik Wibowo; Penguji: Puput Oktamianti, Wahyu Sulistiadi, Lily S. Sulistyowati, Adang Mulyana
Abstrak: Puskesmas Muara Labuh mempunyai persentase TMDR relatif tinggi (71,1%) dan Puskesmas Talunan mempunyai persentase TMDR yang relatif rendah (15,1%). Berfokus pada dua puskesmas ini, penelitian ini mengevaluasi promkes TMDR dengan teori CDC dan Bowen dengan menganalisis stakeholder, uraian program, disain evaluasi, pengumpulan bukti yang kredibel, kesimpulan yang diambil dari evaluasi, serta sharing pembelajaran dari temuan evaluasi. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan kuesioner kader dan pelaksana promkes di puskesmas dan wawancara mendalam kepada stakeholders. Temuan penelitian ini adalah: 1. Keterlibatan wali nagari dan tokoh masyarakat ternyata berperan penting dalam keberhasilan TMDR, 2. Belum semua stakeholder terlibat dalam promkes TMDR, 3. Sumber daya belum memadai untuk promkes TMDR, 4. Belum ada perencanaan khusus untuk kegiatan promkes TMDR, 5. Advokasi dan kemitraan terkait promkes TMDR belum pernah dilakukan, dan 6. Teori CDC dan Bowen (Canadian Institute of Health Research) dapat digunakan untuk mengevaluasi program kesehatan. Disarankan agar disusun peran yang jelas dari wali nagari dan tokoh masyarakat untuk promkes TMDR, dibentuknya kebijakan lokal TMDR, dan menyususn indikator strategi promkes untuk TMDR.
Kata kunci: Evaluasi, Promosi Kesehatan, Tidak Merokok dalam Rumah

Puskesmas Muara Labuh shows high NSH percentage (71,1%) and Puskesmas Talunan has low NSH percentage (15,1%). Focusing on these two Puskesmas, this study evaluated the health promotion program using on theories of CDC and Bowen (analysis of stakeholder, program implementation, evaluation design, evidence based data, highlights of evaluation and sharing of the evaluation findings). The study used quantitative and qualitative approach. The findings were: 1. The involvement of wali nagari and community leaders play high role in the success of the activities of health promotion NSH, 2. Not yet all relevant stakeholders were involved, 3. Low resources, 4. Not specific plan for health promotion NSH, 5. Lack of advocacy on health promotion NSH, and 6. The theories of CDC and Bowen (Canadian Institute Of Health Research) could be used for evaluating health program. It is recommended to create clear role of the wali nagari and community leaders, the need for local regulation on NSH and to create indicators to measure the achievements of the activities on NSH.
Keywords: Evaluation, Health Promotion, Health Promotion on NSH.
Read More
T-4348
Depok : FKM UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Agung Aji Perdana; Pembimbing: Nuning Maria Kiptiyah; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Yety Intarti, Adang Mulyana
Abstrak: Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh suatu parasit yanghidup di dalam darah melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Malaria masihmerupakan masalah di Indonesia karena hingga tahun 2015 jumlah keseluruhankasus malaria sebesar 217.025 kasus. Pada tahun 2015 Provinsi Lampung memilikijumlah kasus paling banyak setelah Papua, NTT, Papua Barat, Maluku SumateraUtara dengan jumlah kasus positif 3.991 kasus dimana Kabupaten Pesawaranmerupakan kabupaten endemis malaria. Tujuan penelitian ini adalah mengetahuihubungan perilaku dan tempat perindukan nyamuk terhadap kejadian malariasetelah dikontrol dengan variabel potensial confounder lainnya. Penelitian inimerupakan penelitian case-control dengan jumlah sampel 180 responden, dengankasus 60 dan kontrol 120 berusia ≥ 15 tahun, menggunakan data insiden. Datadianalisis dengan uji chi-square, stratifikasi, dan regresi logistik. Setelah dikontrolvariabel confounding didapatkan variabel pemasangan kawat kasa berhubungandengan kejadian malaria (OR : 3,15 ; 95% CI : 1,099-9,074; p = 0,033). Sedangkanvariabel keluar malam, obat nyamuk, penggunaan kelambu, tempat perindukannyamuk dan jarak tempat perindukan nyamuk tidak berhubungan dengan kejadianmalaria. Umur merupakan efek modifikasi terhadap hubungan antara penggunaankelambu dan kejadian malaria. Masyarakat hendaknya melakukan upayapencegahan dengan melakukan pemasangan kawat kasa pada setiap ventilasi rumahdan menutup setiap lubang pada dinding rumah yang berpotensi nyamuk bisamasuk serta menggunakan kelambu pada saat tidur malam.
Kata Kunci : Kawat kasa, Kelambu, Kejadian Malaria.
Malaria is an infectious disease caused by a parasite that lives in the bloodthrough the bite of a female Anopheles mosquito. Malaria is still a problem inIndonesia since 2015 the total number of 217.025 of malaria cases. In 2015,Lampung province has the most number of cases after Papua, East Nusa Tenggara,West Papua, Maluku, North Sumatera amount of positive 3,991 cases in which theDistrict Pesawaran a malaria endemic districts. The main purpose of this study wasto determine the relationship of behavior and breeding places on the incidence ofmalaria after controlling for potential confounders. This study is a case-controlstudy with a sample size of 180 respondents, with 60 cases and 120 controls aged≥ 15 years, using incident data. Data were analyzed by chi-square test, stratificationand logistic regression. After adjusting confounding variables installation of wirenetting significant relationship with the incidence of malaria (OR : 3,15 ; 95% CI :1,099-9,074; p = 0,033). Out of the house at night, insect repellent, use of mosquitonets, mosquito breeding places and distances breeding places are not relationshipwith the incidence of malaria. Age is a modification effect on the relationshipbetween the use of mosquito nets and malaria. The people should take steps toprevent the installation of wire netting perform at every home ventilation and closeany holes in the walls of houses that potentially could enter and use mosquitonetting when sleeping at night. The people should take steps to prevent malaria bydoing the installation of wire netting at each home ventilation and close any holesin the walls of houses that potentially could enter and use mosquito netting whensleeping at night
Kata Kunci : Wire Netting, Mosquito Net, Malaria.
Read More
T-4658
Depok : FKM UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Selpi Pratiwi; Pembimbing: Mondastri Korib Sudaryo; Penguji: Tri Yunis Miko Wahyono, Renti Mahkota, Adang Mulyana
Abstrak: Campak adalah salah satu penyebab utama kematian di kalangan anak-anak meskipun vaksin yang aman dan hemat biaya tersedia. Pada tahun 2015, ada 134 200 kematian akibat campak global dan sekitar 367 kematian setiap hari atau 15 kematian setiap jam. Vaksinasi Campak mengakibatkan penurunan 79% kematian akibat campak antara tahun 2000 sampai dengan 2015 di seluruh dunia. Meskipun sudah mencapai target lebih dari 90% cakupan imunisasi campak di wilayah desa Cigudeg dan Ciampea namun masih ada kejadian luar biasa campak di Desa tersebut pada tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian campak pada kejadian luar biasa campak di desa Cigudeg dan Ciampea Kabupaten Bogor tahun 2016. Desain penelitian menggunakan studi kasus kontrol dengan perbandingan 1:3 menghasilkan sampel terdiri dari 36 kasus dan 108 kontrol dengan kekuatan uji 80 % memiliki derajat kepercayaan 95%. Hasil analisis dengan menggunakan regresi logistik di dapatkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian campak pada kejadian luar biasa campak di Desa Cigudeg dan Ciampea Kabupaten Bogor tahun 2016 secara signifikan adalah imunisasi (OR= 3,44; 95% CI : 1,09 10,65; Nilai P= 0,034), luas ventilasi udara (OR=4,7; 95%CI: 1,47 15,39: Nilai P= 0,009) dan riwayat kontak (OR= 28,6; 95% CI 9,06 90,42; Nilai P=0,000). Cakupan imunisasi campak di desa Cigudeg dan Ciampea sudah mencapai lebih dari 90%, namun belum bisa menjadikan desa tersebut memiliki kekebalan kelompok terhadap campak, sehingga perlu adanya kajian atau penelitian lanjutan terhadap hal tersebut. Kata Kunci : Campak, Kejadian Luar Biasa, Imunisasi, Kabupaten Bogor.

Measles is one of the leading causes of death among children although safe and cost-effective vaccines are available. By 2015, there are 134 200 deaths from global measles and about 367 deaths every day or 15 deaths every hour. Measles Vaccination resulted in a 79% reduction in measles deaths between 2000 and 2015 worldwide. Despite reaching the target of more than 90% coverage of measles immunization in Cigudeg and Ciampea villages, there is still an extraordinary incidence of measles in these two villages by 2016. This study aims to determine the risk factors associated with measles incidence in the extraordinary incidence of measles in villages of Cigudeg and Ciampea Bogor Regency in 2016. The study design using case control study with a ratio of 1: 3 resulted in a sample consisting of 36 cases and 108 controls with a strength of 80% test having 95% confidence degree. The result of the analysis by using logistic regression was found that the risk factors associated with measles incidence in measles outbreaks in Villages Cigudeg and Ciampea Bogor Regency in 2016 were significantly immunized (OR = 3.44; 95% CI: 1.09 - P = 0,034), air ventilation area (OR = 4,7; 95% CI: 1.47 - 15.39: P value = 0.009) and contact history (OR = 28.6; 95% CI 9.06 - 90.42; P value = 0.000). Measles immunization coverage in villages Cigudeg and Ciampea has reached more than 90%, but not yet able to make the village has a group immunity against measles, so the need for further studies or research on it. Keywords: Measles, Outbreak, Immunization, Bogor District.
Read More
T-5081
Depok : FKM UI, 2017
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Khairunnisa Rina Fadli; Pembimbing: Anhari Achadi; Penguji: Suprijanto Rijadi, Kurnia Sari, Adang Mulyana, Sardi
T-4521
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Adang Mulyana; Pembimbing: Sudarto Ronoadmodjo; Penguji:Asri C. Adisasmita, Tri Yunis Miko Wahyono, Nani Dharmasetiawarni, Eulis Wulantari
Abstrak:

ABSTRAK Persalinan 2 bidan merupakan kebijakan baru di Kabupaten Kebumen dalam rangka menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi AKB. Desain studi kohort restropektif pada ibu bayi untuk mengetahui hubungan pelayanan 2 bidan dengan pengetahuan dan kepuasan ibu tentang asuhan bayi baru lahir (BBL). Jumlah sampel 226 ibu. Persalinan 2 bidan berpengaruh terhadap peningkatan pegetahuan pelayanan BBL (OR: 4,61, 95% CI 2,30-9,26) setelah di kontrol pelatihan APN dan pendidikan ibu, tetapi tidak berpengaruh terhadap kepuasan (OR: 0,11, 95% CI 0,01-1,24). Dalam jangka pendek kebijakan tersebut cukup baik. Pemerintah perlu meningkatkan mutu layanan untuk meningkatkan kepuasan ibu.


 ABSTRACT 2 midwives childbirth is a new policy in Kebumen in to reduce maternal mortality (MMR) and infant mortality rate IMR. Retrospective cohort study design on the baby's mother to determine the relationship of labor 2 midwives with the knowledge and satisfaction about the mothers of newborncare (NBW). Number of samples 226 mothers. 2 midwives childbirth affect the increased knowledge of newborn care (OR: 4.61, 95% CI 2.30 to 9.26) after the control of APN training and education of the mother, but had no effect on satisfaction (OR: 0.11, 95% CI 0.01 to 1.24). In the short term the policy is good enough. Governments need to improve the quality of services to improve maternal satisfaction.

Read More
T-3582
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Muhamad David Setiadi; Pembimbing: Evi Martha; Penguji: Tri Krianto, Tri Yunis Miko Wahyono, Tri Krianto Karjoso;Tri Yunis Miko Wahyono;Adang Mulyana; Mochamad Hidayat
Abstrak: Deteksi dini atau screening merupakan salah satu strategi penting dalam tatalaksana diabetes melitus, skrining perlu dilakukan karena memiliki manfaat positif, antara lain dapat mendeteksi faktor resiko penyakit kronis.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui intensi pada golongan dewasa muda dalam melakukan screening penyakit diabetes wilayah kerja Puskesmas Bojonggede Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan populasi dewasa muda (usia 18 - 40 tahun) dengan pendekatan Theory of Planned Behavior. Hasil analisis menunjukkan variabel yang mempunyai hubungan signifikan dengan intensi yaitu sikap, norma subjektif dan perceived behavior control, sedangkan yang paling dominan adalah variabel sikap. Responden dengan sikap positif mempunyai peluang 7,34 kali untuk memiliki intensi melakukan skrining diabetes yang baik setelah dikontrol oleh variabel norma subjektif dan perceived behavior control.
Early detection or screening is an important strategy in managing diabetes mellitus, screening needs to be done because it has positive benefits, including being able to detect risk factors for chronic disease. The purpose of this study was to determine the intention of young adults in carrying out screening diabetes in the working area of the Bojonggede Public Health Center, Bogor Regency. The research method used is cross sectional with the young adult population (age 18 -40 years) with the approach Theory of Planned Behavior. The results of the analysis show that the variables that have a significant relationship with intention are attitudes, subjective norms and perceived behavior control, while the most dominant is the physical variable. Respondents with a positive attitude have a 7.34 times chance of having the intention to do a good diabetes screening after being controlled by the variable subjective norms and perceived behavior control.
Read More
T-6697
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Jakaria; Pembimbing: Tiara Amelia; Penguji: Anwar Hassan, Adang Mulyana
Abstrak: Tingginya angka TB di Puskesmas Dramaga menyebabkan di perlukannya penelitian kualitatif mengenai hal-hal dalam kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan dan ketidak berhasilan pengobatan TB Paru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengacu pada teori Health Belief Model (HBM). Pengambilan data dilakukan pada 11 orang dari pasien TB Paru, keluarga, dan petugas kesehatan dengan metode wawancara mendalam. Keberhasilan pengobatan TB dalam kepatuhan minum obat dipengaruhi oleh persepsi informan terhadap kerentanan, keparahan, manfaat dan hambatan yang dialami selama menjalani pengobataan TB. Selain itu juga pengaruh dari besarnya dukungan keluarga dan pemberian informasi TB yang lengkap kepada pasien dan keluarga. Kata kunci: TB Paru, kepatuhan minum obat TB, Health Belief Model The high rate of TB in Puskesmas Dramaga led to the need for qualitative research on matters in medication adherence. This study aims to see what factors influence the success and failure of pulmonary tuberculosis treatment. This research is a qualitative research that refers to the theory of Health Belief Model (HBM). Data were collected on 11 people from TB patients, family, and health care workers with in-depth interview method. The success of TB treatment in medication adherence is influenced by informants' perceptions of the susceptibility, severity, benefits and constraints experienced during TB treatment. It also influences the extent of family support and the provision of complete TB information to patients and families. Keywords: TB Lung, TB medication adherence, Health Belief Model.
Read More
S-9577
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive