Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 8 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Aloysius K. Ruslim
BIKF Vol.1, No.2
Jakarta : RS Fatmawati, 1999
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aloysius K. Ruslim
651.504261 SIS
Depok : DIII AKK FKM UI, 1999, 2000, 2001
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aloysius K. Ruslim
651.504261 SIS
Depok : DIII AKK FKM UI, 1999, 2000, 2001
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Aloysius K. Ruslim
651.504261 SIS
Depok : DIII AKK FKM UI, 1999, 2000, 2001
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Tina Rosalina; Pembimbing: Aloysius K. Ruslim
M-249
Depok : FKM UI, 1998
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Donny Safitri; Pembimbing: Aloysius K. Ruslim
M-200
Depok : FKM UI, 1998
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Deni Herdis Effendi; Pembimbing: Aloysius K. Ruslim
M-202
Depok : FKM UI, 1998
D3 - Laporan Magang   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Maya Amiarny Rusady; Pembimbing: Ronnie Rivany; Penguji: Prastuti Soewondo, Mardiati Nadjib, Aloysius K. Ruslim, Hadhisantoso
Abstrak: Pembiayaan kesehatan di Indonesia semakin hari semakin berat. Hal ini diperberat lagi dengan adanya krisis ekonomi. Data LitBangKes (1996) menunjukkan bahwa pengeluaran biaya kesehatan di Indonesia meningkat lebih dari 3 kali lipat dalam kurun walctu 10 tahun yaitu dari Rp. 1,89 trilyun di tahun |984/1985 menjadj Rp. 7,03 trilyun pada tahun 1994/1995. Berbagai bentuk pembayaran pra upaya telah dilakukan sepcrti sistcm kapitasi unluk mengendalikan biaya dengan sistcm pcmbayaxan sebelumnya dengan sistem ?Fee for Services?, tetapi dari sudul pandang asuransi tumbuh pemikiran tcntang pcrlunya pengendalian biaya dengan mengembangkan sistem pembayaran pra upaya dengan cara lain sepcrti Diagnosis Related Groups (DRGs)_ Sistem ini terbukti dapat melakukan penghematan biaya yang Signifikan di Amerika dan semakin banyak digunakan scbagai dasar perhitungan biaya rawat inap oleh banyak rumah sakit dan perusahaan asuransi_ Penelitian ini mempakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional untuk mcngclompokkan diagnosa terkait Abortus dan melakukan analisa biaya untuk masing-masing jenis diagnosa tcrkait_ Hasil dari penelitian yang dilakukan dalam mengelompokkan diagnosa terkait Abonus di Rumah Sakit Fatmawati pada tahun 2000 terhadap 330 sampel penelilian menunjukkan bahwa pcngclornpokkan diagnosa terkait dapat diterapkan di Rumah Sakit Fatmawati. Diagnose. Abonus yang diteliti dapat dibagi ke daiam 2 kelompok diagnosa yaitu kelompok diagnosa Abortus dengan tindakan (DRG 381) dan kelompok diagnosa Abortus tanpa tindakan (380). Adapun djagnosa abortus terbanyak adalah Abortus Inkomplit sebesar 78,2%. Ditemukan rata-rata biaya pada kasus Abortus dengan tindakan operasi besar sebesar Rp_l_125_37l,-, sedangkan rata-rata biaya abortus dengan operasi scdang adalah Rp_l.072. !?76,_ Pada abortus dengan tindakan curet rata-rata biayanya Rp.334.243,- dan rata-rata biaya tanpa tindakan adalah 200.600,-_ Diketahui rata-rata lama hari rawat pada kasus diagnosa Abortus dengan tindakan operasi besar 6 hari, dengan tindakan operasi sedang 2,13 hari , dengan tindakan curet 1,92 hari dan pada kasus tanpa tindakan adalah 3,07 hari. Tindakan yang terbanyak ditemukan adaiah tindakan curet sebanyak 83%. Diketahui pada kelompok umur 25-45 tahun lebih besar resiko untuk mendapatkan penyakit sekunder, tindakan operasi Sena biaya rawat inap yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok umur kurang dari 25 tahun. Ditemukan bahwa biaya rawat inap menjadi lebih tinggi bila disertai dengan adanya penyakit penyerta atau pemberat. Untuk mengetahui apal-:ah biaya rawat inap berdasarkan pengelompokkan diagnosa terkait dapat digunakan sebagai dasar pembayaran kepada rumah sakit, perlu dilalcukan penelitian Iebih lanjut lagi terhadap jenis diagnosa lain serta bcbcrapa rumah sakit yang lain.
Read More
T-1199
Depok : FKM-UI, 2001
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive