Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Paru, Vol.15, No.3, Juli, 1995, hal. 92-95. ( ket. ada di bendel majalah campuran no.5 )
[s.l.] : [s.n.] : s.a.]
Indeks Artikel Jurnal-Majalah   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
W.G. Spector; alih bahasa, Soetjipto, Harsoyo, Amelia Haman, Pudji Astuti
616.07 SPE p
Yogyakarta : Gadjah Mada University Press, 1977/1993
Buku (pinjaman 1 minggu)   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Patricia Soetjipto; Pembimbing: Wiku Bak Bawono Adisasmito; Penguji: Pujiyanto, Ahari Achadi, Rohani Budi Prihatin, Widyastuti Wibisana
Abstrak:

Abstrak

Pembentukan kebijakan pengendalian dampak tembakau dipengaruhi oleh faktor diantaranya kesehatan, ekonomi, hukum dan politik. Keempat faktor tersebut merupakan faktor yang saling mempengaruhi didalam membentuk kebijakan pengendalian dampak tembakau. Faktor Kesehatan merupakan faktor yang paling utama dalam pembentukan kebijakan ini. Tingginya prevalensi perokok di Indonesia, perokok dewasa pria maupun wanita, dan terutama perokok remaja dan anak-anak. Rokok menyebabkan sakit dan kematian. Faktor ekonomi tidak seluruhnya mempengaruhi, ekonomi yang terkait beban sakit dan mati saja yang merupakan faktor yang mempengaruhi bagi dibentukan kebijakan ini. Ekonomi terkait pertanian dan industri diatur dalam kebijakan yang berbeda dengan kebijakan pengendalian tembakau. Faktor hukum merupakan faktor yang harus ada dalam memberikan dasar hukum, payung hukum dan menjadi hukum positif yang ditaati dan melindungi kepentingan kesehatan masyarakat dari dampak buruk rokok. Sedangkan faktor politik merupakan faktor penentu dalam mewujudkan kebijakan pengendalian tembakau. Sedangkan faktor politik merupakan kunci bagi sebuah kebijakan untuk dapat diwujudkan menjadi hukum positif. Proses, persepsi dan komitmen dari pembentuk kebijakan merupakan faktor politik yang sangat mempengaruhi pembentukan kebijakan pengendalian dampak tembakau.


The making of policies on the control of Tobacco Effects on Health is affected by various factors, including health, economy, law and politics. Those four factors are mutually affecting in the making of policies on the control of tobacco effects. The health factor is the most dominant factor in this matter, including the high level of smokers? prevalence in Indonesia, adult male and female smokers, and especially teenage and child smokers. Cigarettes cause diseases and death. The economic factor does not entirely affect the policy making, only economic aspects which are related to the burden of illness and death are influential to the policy making. Economic aspects related to agriculture and industry are regulated by policies which are separated from the policies on tobacco control. The legal factor must exist in order to provide legal basis and legal umbrella, and will also become the positive law which must be complied with and will protect public health interest from the negative impacts of cigarettes. Whereas the political factor is a determining factor in realizing policies on tobacco control. The political factor is also a key factor for enabling a policy to become a positive law. The process, perception and commitment of the policy-makers constitute the political factors which greatly affect the making of policies on the control of tobacco effects.

Read More
T-3505
Depok : FKM-UI, 2012
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Prosiding simposium: temu ilmiah akbar 2002 editor.L.A.Lesmana, dkk. (daftar isi: 1. Penatalaksanaan Komplikasi pada Penyalahgunaan NAPZA, oleh: Nanang Sukmana; 2. Tata Laksana Detoksifikasi Cepat pada Pengguna Narkoba, oleh: M. Ruswan Dachlan; 3. Penatalaksanaan Paripurna pada Kasus Ketergantungan Zat Psikoaktif, oleh: Danardi; 4. Evaluasi dan Tata Laksana Obesitas pada Anak, oleh: Damayanti Rusli Sjarif; 5. Peran Organisasi Profesi dan Instansi dalam Penanggulangan Kebutaan Terpadu di Indonesia, oleh: Istiantoro; 6. Perkembangan Bedah Katarak di Bagian Mata Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, oleh: Vidyapati Mangunkusumo; 7. Aplikasi Laser pada Katarak Sekunder, oleh: Bondan Harmani; 8. Obesitas dan Permasalahannya, oleh: Sidartawan Soegondo; 9. Kegemukan: Pendekatan Klinis dan Pemilihan Obatnya, oleh: Sarwono Waspadji; 10. Sedot Lemak (Liposuction), oleh: Chaula L. Sukasah; 11. Psikoneuroimunoendokrin Hubungan Masalah Reproduksi, oleh: Enud J. Surjana, Jan Purba; 12. Nasib Kehamilan Triwulan Pertama: Manfaat Penentuan Progesteron dan Antibodi Antikardiolipin Serum, oleh: T. Z. Jacoeb; 13. Diare Persisten, oleh: Aswitha Boediarso; 14. Infeksi Helicobacter pylori pada Anak, oleh: Badriul Hegar; 15. Steatohepatitis Non Alkoholik Sebagai Salah Satu Bentuk Penyakit Hati Kronis pada Anak, oleh: Purnamawati S. Pujiarto; 16. Evidence- based Medicine: The Real Continuing Medical Education, oleh: Sudigdo Sastroasmoro; 17. Algoritme dan Tata Laksana Infertilisasi, oleh: T.Z. Jacoeb; 18. Penatalaksanaan Vertigo, oleh: Andradi; 19. Tata Laksana Epilepsi, oleh: S.M. Lumbantobing; 20. Masalah Diagnosis Tuberkulosis pada Anak, oleh: Nastiti N. Rahajoe; 21.Terapi Tuberkulosis pada Anak dan Permasalahannya, oleh: Darmawan BS; 22. Tata Laksana Rasional dan Mutakhir Asma pada Anak, oleh: I. Boediman; 23. Gangguan Suara (Disfonia), oleh: Hartono Abdoerrachman; 24. Sinusitis Kronik dan Bedah Sinus Endoskopi Fungsional, oleh: Damayanti Soetjipto; 25. Diagnosis dan Penatalaksanaan Otitis Media Supuratif Kronik, oleh: Zainul A. Djaafar; 26. Gangguan Motilis Usus pada Sirosis Hati, oleh: L.A. Lesmana; 27. Diagnosis dan Tata Laksana Gangguan Motilitas Saluran Cerna, oleh: Dharmika Djojoninrat; 28. Refluks Gastroesofagus pada Anak, oleh: Agus Firmansyah; 29. Penatalaksanaan Tuberkulosis Terkini, oleh: Priyanti Zuswayudha; 30. Tuberkulosis Paru dan Kesempatan Kerja, oleh: Mukhtar Ikhsan; 31. Analisis Pola Jalan (Gait Analysis), oleh: Angela B. M. Tulaar; 32. Terapi Akuatik (Aquatic Therapy), oleh: Tirza Z. Tamin; 33.Penatalaksanaan Rehabilitasi Medik Masalah Kesulitan Makan pada Anak, oleh: Luh K. Wahyuni; 34. Perkembangan Obat Asma, oleh: Faisal Yunus; 35. Teknik Molekuler untuk Diagnosis dan Evaluasi pada Penyakit Infeksi HIV, oleh: Budiman Bela; 36. Genetika Medik dan Aplikasi Kliniknya, oleh: Wahyuning Ramelan; 37. Pengaruh Medan Elektromagnet Terhadap Pekerja Kelistrikan, oleh: Oentoeng Soeradi; 38. Autisme Masa Kanak, oleh: Ika Widyawati; 39. Pengenalan Dini Penyimpangan Perilaku Anak dalam Praktek Sehari-hari, oleh: Soedjatmiko; 40. Gangguan Pemusatan Perhatian/ Hiperaktivitas, oleh: Hardiono D. Pusponegoro; 41. Trombolisis pada Infark Miokard Akut: Bisakah Dilakukan di Mana Saja?, oleh: Asikin Hanafiah; 42. Primary PTCA: Apakah Perlu Dilakukan?, oleh: Otte J. Rachman; 43. Proses Menua dan Implikasi Kliniknya, oleh: Supartondo; 44. Pencegahan Penuaan Dini pada Kulit, oleh: Ronny P. Handoko; 45. Perkembangan Antimikroba Saat Ini, oleh: Rianto Setiabudy; 46. Penanganan Depresi Terkini, oleh: Sasanto Wibisono; 47. Perlindungan Profesi Kedoteran: Peran Serta Asuransi Profesi, oleh: Budi Sampurna; 48. Pemilihan Obat yang Rasional pada Nyeri Akibat Osteoartritis, oleh: Harry Isbagio; 49. Penatalaksanaan Bedah pada Osteoartritis Genu, oleh: Soelarto Reksoprodjo; 50. Peran Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi pada Osteoartritis, oleh: Angela B. M. Tulaar; 51. Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut, oleh: Alan R. Tumbelaka; 52. Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang Balita, oleh: Soedjatmiko; 53. Kedaruratan dan Pelayanan Kedokteran Penerbangan, oleh: Bastaman Basuki; 54. Agen yang Menentukan Siapa dan Bagaimana Anda: Enzim dan Aplikasinya dalam Ilmu Kedokteran, oleh: Nur Asikin; 55. Prinsip Pelbagai Teknik Biomolekuler untuk Deteksi Infeksi, oleh: Agus Sjahrurachman; 56. Imunoterapi pada Asma, oleh: Dina H. Mahdi Abidin; 57. Peran Latihan Jasmani pada Anak Obesitas, oleh: Sri Nilawati)
P 610 PRO
[s.l.] : Jakarta FK UI 2002, s.a.]
Prosiding   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive