Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query :: Simpan CSV
Suningrat; Pembimbing: Hendra; Penguji: Doni Hikmat Ramdhan, Yuni Kusminanti
Abstrak:
ABSTRAK Dalam bangunan pusat perbelanjaan terdapat risiko kebakaran. Hal ini dapat dilihat dari bervariasinya aktivitas serta material yang terdapat dalam pusat perbelanjaan yang dapat menyebabkan risiko kebakaran semakin besar serta memberi kontribusi dalam penjalaran api saat terjadi kebakaran. Di samping itu, karakteristik pengunjung juga berkontribusi dalam proses evakuasi saat terjadi kebakaran. Berdasarkan hal tersebut, penyediaan sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta manajemen tanggap darurat yang baik merupakan cara yang efektif guna mencegah dan meminimalisir terjadinya kebakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sarana pencegahan dan penanggulangan serta manajemen tanggap darurat yang terdapat di ITC Depok yang dibandingkan dengan dengan standar yang berlaku di Indonesia dan Internasional, yaitu Permen PU No.26/PRT/M/2008, Kepmen PU No.11/KPTS/ 2000 dan NFPA (10, 13, 14, 72, 101). Dalam gedung ITC sudah dilengkapi dengan sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta manajemen tanggap darurat. Namun terdapat beberapa komponen sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran serta manajemen tanggap darurat yang belum sesuai dengan standar acuan yang digunakan.
ABSTRACT In shopping center, there is a fire risk. This can be seen from the variety of activities and materials in the shopping center that could lead to greater fire risk and contributing to the spreading of flames during fire. In addition, the characteristics of visitors also contribute when process of evacuation during fire. Accordingly, the provision of good prevention and control of fire and emergency response management is an effective way to prevent and minimize the occurrence of fire. The objective of this study is to know facilities of prevention and control of fire and emergency response management in ITC Depok which compared with the standards prevailing in Indonesia and International, which Permen PU No.26/PRT/M/2008, Kepmen PU No.11/KPTS/2000 and NFPA (10, 13, 14, 72, 101). In the ITC building has been equipped with facilities of prevention and control of fire and emergency response management. However there are several components of facilities of prevention and control of fire and emergency response management that have not been in accordance with the reference standard used.
Read More
ABSTRACT
S-6607
Depok : FKM-UI, 2011
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
Ade Purnama Ning Cahya; Pembimbing: Doni Hikmat Ramdhan; Penguji: Hendra, Suningrat
Abstrak:
Skripsi ini membahas tingkat konsentrasi debu PM2,5 dan keluhan saluran pernapasan pada pekerja di PT. X Plant Kasablanka Tahun 2016. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian menyarankan bahwa PT. X Plant Kasablanka dengan uji statistik yang tidak ditemukan hubungan antara kadar PM2,5 dengan keluhan pernafasan, namun perlu dilakukan evaluasi terhadap kesehatan pekerjaan dan pencegahan terhadap timbulnya gangguan kesehatan yang disebabkan bahan-bahan kimia berbahaya dikarenakan kadar PM2,5 yang tinggi pada dua area di tempat kerja PT. Ready Mix Plant Kasablanka. Pekerja dengan keluhan pernafasan lebih banyak dari pada yang tidak ada keluhan, usia para pekerja yang kebanyakan lebih dari 30 tahun, yang merupakan usia yang rentan dengan gangguan saluran pernafasan, banyak pekerja yang memiliki masa kerja lebih dari 6 bulan dan terpapar > 8 jam perhari dan banyaknya keluhan pernafasan pada pekerja yang tidak menggunakan masker. Pengendalian terhadap bahaya faktor-faktor yang ada atau timbul dilingkungan kerja dimaksudkan untuk menciptakan atau memelihara lingkungan kerja agar tetap sehat dan aman atau memenuhi persyaratan kesehatan dan norma keselamatan, sehingga tenaga kerja terbebas dari ancaman gangguan kesehatan dan keamanan atau tenaga kerja tidak menderita akibat kerja dan tidak mendapatkan kecelakaan kerja. Kata Kunci: Partikulat PM2,5, Industri ready mix, keluhan saluran pernapasan This thesis discuss dust concentration levels of PM2,5 and respiratory tract complaints for worker at PT. X Plant Kasablanka year 2016. this study is quantitative research with the descriptive design. The result of study suggest that PT. X Plant Kasablanka statistical test that no relationship was found between the levels of PM2,5 with respiratory complaints, but need to be evaluated and to the health of the job and the prevention of the onset of health problems caused by harmful chemicals due to high levels of PM2,5 in two areas workplace PT. Ready Mix Plant Kasablanka. Workers with respiratory complaints more than that no complaints, the age of the workers were mostly over 30 years, which is a vulnerable age with respiratory disorders, many workers who have a work period of more than 6 months and exposed to > 8 hours per day and, the number of respiratory symptoms in workers who are not wearing masks. Control of the danger factors that exist or arise in the work environment is intended to create or maintain a working environment in order to remain healthy and safe or meets the requirements of health and safety norms, so that labor is free from the threat of disruption of health and safety or workers do not suffer as a result of the work and do not get a work accident. Key Word: Particulate PM2,5, Industry ready mix, respiratory tract complaints
Read More
S-9311
Depok : FKM-UI, 2017
S1 - Skripsi Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
☉
