Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Kemas Ahmad Widad; Pembimbing: Fatma Lestari; Penguji: Zulkifli Djunaedi, Muhammad HIkam, Masjuli
Abstrak: Tesis ini membahas mengenai analisis yang dilakukan terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran pada saat penerimaan di tangki timbun BBM. Dilatar belakangi oleh kejadian kebakaran T.24 Depot Plumpang, penulis melakukan pengukuran persentase LBL (Lower Explosion Limit) di atas tangki timbun, pengukuran MIE (Minimum lgnition Energy), dan energi akibat gesekan peralatan yang digunakan. Dari hasil pengukuran persentase LEL didapat kondisi di atap tangki timbun BBM pada saat penerimaan BBM berlangsung merupakan kondisi yang flammable, baik pada waktu siang maupun malam hari dimana persentase LEL 30 % didapat pada jarak sekitar 3 meter dari sumber. Sedangkan dari pengukuran MIE didapatkan hasil BBM klas 1 yang didapat dari pengujian ini didapat antara 0,25 Joule sampai dengan 0.274 Joule dan dalam kondisi LEL 20% sampai dengan 40%. Dimana untuk Premium 0.274 Joule pada LEL 40 %. Pertamax 0,243 Joule pada LEL 30% dan Pertamax Plus 0.25 Joule pada LEL 20%. Pertamax plus mempunyai minimum ignition energy yang lebih kecil dibandingkan premium dan pertamax. Untuk energi gesekan didapatkan hasil energi minimal pada material tali cotton sebesar 7,4 E -9 J dan maksimal pada material dipstick stainless 4,5 I li-5 J. Hasil penelitian merekomendasikan untuk tidak diperbolehkan adanya kegiatan di atas tangki selama penerimaan BBM berlangsung.
 

This thesis will explain further about analysis of factors which can caused fire in receiving fuel storage tank activities. Tank fire in T. 24 Depot Plumpang, is what forms the background of this thesis. The writer will do some measurements such as persentage of LEL (Lower Explosion Limit), MIE (Minimum Ignition Energy) on the top of the fuel storage tank and also energy that occurs because of friction with equipments which are been used. From the measurement of LEL's percentage, the result is, the condition at the top of fuel storage tank when receiving activity is done will be in flammabe circumstances, either in the afternoon or in the night, where the percentage of LEI is 30% about 3 meter far from the source. From MIE measurement the result of class I fuel is 0.25 Joule-0,274 Joule in LEL's condition of` 20%-40%. For premium 0.274 Joule in LEL's percentage of 40 %. Pertamax 0.243 Joule in LEL`s percentage of` 30% dan Pertamina Plus 0.25 Joule in LEL's percentage of` 20%. Pertamax plus has the Smallest minimum ignition energy compared with premium and pertamax. For friction energy, the result is, minimum energy in cotton rope is 7,4 E -9 J and maximum energy in dipstick stainless material is 4,5l E-5 J. The researcher suggests that to not doing activity on the top of fuel storage tank when receiving activity is done.
Read More
T-3260
Depok : FKM-UI, 2010
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Rahmah Febriana P; Pembimbing: Meily Kurniawidjaja; Penguji: Hendra, Kemas Ahmad Widad
S-6132
Depok : FKM-UI, 2010
S1 - Skripsi   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Ari Fitri Sandini; Pembimbing: Zulkifli Djunaidi; Penguji: Ridwan Zahdi Syaaf, Doni Hikmat Ramdhan, Mufthi G Sukardi, Kemas Ahmad Widad
Abstrak: Tesis ini membahas tentang Kinerja Sistim Manajemen Keselamatan TransportasiDarat (SMKTD) yang terdiri dari 5 (lima) pilar yaitu Manajemen Pengemudi,Manajemen Risiko Perjalanan, Manajemen Peralatan dan Kendaraan, ManajemenHSSE, Manajemen Kontraktor dan insiden mobil tangki. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan kinerja masing-masing dan keseluruhan pilar padaSistem Manajemen tersebut dengan penurunan insiden di PTMS. Penelitianbersifat deskriptif analitikal dengan menggunakan metode statistik analisisunivariat, bivariat, multivariat dan dilengkapi dengan analisis kualitatif. Hasilpenelitian menyarankan agar dapat dilakukan awareness kepada semua pihak ataspelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Transportsi Darat melalui seminar,pelatihan dan pembinaan pengemudi, ketersediaan pelaporan data insiden yangakurat dan penyediaan media informasi yang efektif sehingga diharapkan dapatmeningkatkan kepedulian dan konsistensi dalam pelaksanaan Sistem ManajemenKeselamatan Transportasi Darat.Kata kunci:Sistim Manajemen Keselamatan Transportasi Darat, Manajemen Pengemudi,Manajemen Risiko Perjalanan, Manajemen Peralatan dan Kendaraan, ManajemenHSSE, Manajemen Kontraktor, awareness.
This thesis discusses about performance of Land Transportation SafetyManagement System (SMKTD) which consist of 5 (five) pillar are drivingmanagement, expedition management risk, tools and vehicle management, HSSEmanagement, and contractor management and tanker incident. Aim of this thesisis to find out relation of each performance and the entire pillar on the safetymanagement system with decreasing incidence in PTMS. This analyticaldescriptive thesis uses univariat, bivariat, multivariate analysis statistic methodand completed by qualitatif analysis. The result of this thesis is suggestingawareness for all parties for the implementation of Land Transportation SafetyManagement System through seminar, training and driver development,accurancy incident data availability and effectiveness of information mediaprovider which is expected to raise awareness and consistency in theimplementation of the Land Transportation Safety Management System.Key Words:Land transportation safety management system, driver management, riskexpedition management, tools and vehicle management, HSSE management,contractor management, awareness.
Read More
T-4433
Depok : FKM-UI, 2015
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive