Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Dewi Yana; Pembimbing: Kurnia Sari; Penguji: Dumilah Ayuningtyas, Amila Megraini, Enie Rochaeni, Sumijatun
Abstrak: Tesis ini membahas tentang stres kerja serta faktor yang mempengaruhi stres kerjapada perawat IGD RSUD Pasar Rebo Tahun 2014. National Institute forOccupational Safety and Health (NIOSH) membagi faktor yang mempengaruhistres kerja menjadi faktor kondisi pekerjaan, non pekerjaan, individu dandukungan. Penelitian dilakukan pada 24 perawat IGD. Desain penelitian yangdigunakan adalah deskriptif observasional dengan metode cross sectional.
Padapenelitian ditemukan 45,8% perawat mengalami stres yang tinggi. Perbedaanproporsi terbesar ditemukan pada faktor individu (kepercayaan diri) dan dukungan(dukungan atasan). Hasil merekomendasikan perbaikan deskripsi kerja yang lebihjelas dan akurat serta pelatihan komunikasi terkait upaya manajemendalammengelola stres kerja.
This study discusses work stress and the factors that affect work stress amongnurses In Emergency Room in RSUD Pasar Rebo 2014. National Institute forOccupational Safety and Health (NIOSH)categorizes the factors that influencework stress, which are as job stressor, non-work, individual, and support factors.This study was conducted among 24 emergency room nurses at RSUD PasarRebo. Descriptive observational cross-sectional method was used in this study.
The results found that 45.8% of nurses experienced high stress. The largestproportionswere found in individual factor (self-esteem) and support (supervisorsupport). This study recommend improvements on clearer job descriptions andaccurate communication and training related to management efforts in managingwork stress.
Read More
B-1628
Depok : FKM UI, 2014
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Nur Indah; Pembimbing: Sandi Iljanto; Penguji: Jaslis Ilyas, Meinarwati, Dewi Yana
Abstrak: Pemanfaatan pelayanan akupunktur di Puskesmas merupakan pelayanan pelengkap yangdiharapkan dapat mempercepat proses penyembuhan pasien, akan tetapi penyelenggaraannyabelum berjalan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinanpengguna pelayanan akupunktur di 2 Puskesmas Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun2016. Penelitian ini menggunakan disain cross sectional, pengumpulan data melaluipengisian kuesioner pada 86 pasien yang mendapatkan terapi akupunktur di 2 puskesmasKota Administrasi Jakarta Selatan yang diambil secara simple random sampling. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pelayanan akupunktur di 2 Puskesmas KotaAdministrasi Jakarta Selatan adalah 3.76 kali kunjungan per pasien. Sebagian besar penggunapelayanan akupunktur berjenis kelamin perempuan dan berpendidikan SMU keatas.Pengetahuan, pendidikan, persepsi responden terhadap sikap petugas dan dukungan temansebaya dianalisis tidak berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan akupunktur di 2puskesmas Kota Administrasi Jakarta Selatan, sedangkan variabel jenis kelamin merupakanvariabel yang secara signifikan berpengaruh (p=0.024) dan diasumsikan sebagai variabelyang dominan dalam kaitannya dengan Pemanfaatan Pelayanan Akupunktur di 2 PuskesmasKota Administrasi Jakarta Selatan.Kata Kunci : pemanfaatan pelayanan, akupunktur, puskesmas.Daftar Pustaka : 40 (1996-2015)
The utilization of acupuncture health service in public health center as a complementary isexpected to speed up the healing process, but the implementation of acupuncture healthservice is not running optimally. The aim of the study is to know the user determinant ofacupunture health service in 2 public health center in South of Jakarta 2016. This is a crosssectional study, using questionnare to 86 participants who get acupuncture therapy in 2 publichealth center and taken by simple random sampling. The results of the study showed that theutilization level of acupuncture health services is 3.76 times per visit patients. Most ofacupuncture health service user are woman and educated senior high school and above.Knowledge, the perception of atittude of the officers and support of peers analyzed is notrelated with the utilization of acupuncture health service in 2 public health center in SouthJakarta 2016, while gender is a variable that significantly affect (p=0.024) and assumed as adominant variable in relation with the utilization of acupuncture health service in 2 publichealth in South Jakarta 2016.Keywords: Utilization, acupuncture, public health center.References : 40 (1996-2015).
Read More
T-4625
Depok : FKM-UI, 2016
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Petra Ade Paramita Lestari; Pembimbing: Adang Bachtiar; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Vetty Yulianty Permanasari, Nugroho Kampono, Dewi Yana
Abstrak:
Latar Belakang : Penyebab kematian pada bayi baru lahir sebagian besar disebabkan oleh prematuritas, asfiksia, sepsis dan kelainan kongenital. Kesemua kondisi klinis tersebut memerlukan NICU dalam perawatannya. RSIA Brawijaya Duren Tiga di bawah Brawijaya Group berusaha memberikan layanan paripurna bagi ibu dan anak. Pasca akuisisi, ekspektasi masyarakat akan layanan yang diberikan meningkat. Rencana strategis pengembangan NICU dibuat dalam upaya meningkatkan mutu layanan RSIA Brawijaya Duren Tiga (BDT). Adanya NICU yang terjangkau pada sebuah RSIA diharapkan dapat meningkatkan citra RS menjadi institusi yang lengkap dan menjamin kontinuitas pelayanan bagi pasien. Tujuan penelitian : secara umum adalah tersusunnya rencana strategis dan studi kelayakan pengembangan NICU RSIA BDT 2021 – 2025, secara khusus diperoleh data terkait analisis lingkungan internal dan eksternal RS, faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap penyusunan renstra NICU, diketahuinya posisi RSIA BDT secara strategi bisnis, mendapatkan strategi pengembangan, mengetahui Key Performance Indicator (KPI) untuk mengukur kinerja, serta mengetahui kegiatan yang diperlukan untuk mencapai KPI. Metode penelitian : menggunakan metode penelitian operasional. dilakukan di RSIA Brawijaya Duren Tiga pada bulan Oktober 2019 – Mei 2020. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan diskusi grup terarah (focused group discussion) untuk data primer, sementara data sekunder didapat dari dokumen internal RS, UU, Peraturan Pemerintah, hasil survei, hasil penelitian dan data pendukung lain. Instrumen penelitian menggunakan daftar pertanyaan sebagai pedoman wawancara serta alat perekam. Teknik analisis data dilakukan dengan mengolah data primer dan sekunder, kemudian diolah sesuai tahapan pembuatan rencana strategis, hingga diperoleh strategi alternatif serta penentuan strategi prioritas yang diturunkan menjadi KPI dan kegiatan. Hasil penelitian : visi dan misi RS mendukung rencana strategis pengembangan layanan NICU. Analisis lingkungan internal dan eksternal menunjukkan data yang mendukung untuk pengembangan. Hasil Matcing Stage pada matriks IE menunjukkan posisi RS pada sel 4 di matriks IE, yaitu grow dan build. Pada matriks TOWS, strategi alternatif dominan pada kuadran IV yaitu future quadrant. Kedua matriks menghasilkan strategi market development dan product development. Hasil QSPM dalam penentuan strategi prioritas menghasilkan urutan strategi sebagai berikut : meningkatkan promosi dan marketing layanan NICU, kendali biaya pada layanan NICU, audit kepatuhan Clinical Pathway pada iv Universitas Indonesia kasus NICU, meningkatkan kualitas pengelolaan SDM RS, mempertahankan loyalitas pasien, meningkatkan peran mitra dalam perolehan pasar, monitoring dan evaluasi indikator mutu NICU. Strategi diturunkan menjadi KPI dan kegiatan. Pada studi kelayakan sederhana layanan NICU, berdasarkan asumsi yang sudah ditetapkan, penyelenggaraan NICU layak untuk dijalankan dengan bukti break even point dapat dicapai di tahun kedua. Upaya yang harus dilakukan agar dapat bertahan adalah memenuhi asumsi : jumlah kenaikan sensus pasien meningkat 12/tahun, efisiensi biaya operasional tidak lebih dari 10% per tahun, meningkatkan tarif layanan NICU 10% per tahun. Kesimpulan : penelitian menunjukkan bahwa pengembangan layanan NICU di RSIA BDT layak untuk dilaksanakan selama seluruh pihak memiliki komitmen untuk menjalankan strategi serta kegiatan yang telah disepakati. Kata Kunci :NICU, rencana strategi, studi kelayakan, KPI, kegiatan
Background : Prematurity, asphyxia, sepsis and congenital disorder still considered as the cause of death in many newborn. All of those conditions required NICU treatment. Brawijaya Duren Tiga (BDT) Hospital under the Brawijaya Group has the commitment to give comprehensive care for mother and babies. After the acquisition process, there has been some increase expectation from the public. NICU development strategic plan has been made to upgrade the quality of care in the BDT hospital. An affordable NICU for all will make the good image of a hospital. Purpose : to make a NICU development strategic plan and feasibility study in BDT Hospital year 2021-2025. In a specific purpose, this research tries to analyze data related to internal and external environmental, what kind of internal and external factor that will affect the establishment of a strategic plan, in what spot the hospital position is in a business strategic scheme, and to know any development strategy, key performance indicator, and what kind of activity that is needed. Research method : operational research, held at BDT hospital, October 2019 – Mei 2020. Collecting data technique for the primary data done by doing in-depth interview to the key person and followed by focused group discussion. Secondary data is done by collecting any supporting data : internal hospital document, regulation, government rules, survey data, journal report dan others. Research instrument is question list as the interview guideline and audio recorder. Data is analyzed by processing primary and secondary data, then it is processed to establish the strategic plan. The result of data processing is alternative strategies, priority strategy, KPI and activities. Result : hospital vision and mission is supporting strategic plan of NICU development. The analysis of internal and external environment data supports the issue for development of NICU. IE matrix puts the hospital positioning on cell 4 : grow and build. TOWS matrix offered alternative strategies which are dominant at the four quadrant : future quadrant. Both matching stages matrix show that the strategy for NICU development is market development and product development. QSPM generates list of priority strategies : increase the marketing and promotion, cost control, audit process to clinical pathway compliance, emphasize the human resource management, maintain patient loyalty, increase partner part, to monitor and evaluate the NICU quality indicator. Simple feasibility study shows that based on the assumption, NICU is worth to develop because it will achieve the BEP on the second year. Some efforts must be done to fulfill the assumptions : the increase of census should be 12 patients/year, operational cost should vi Universitas Indonesia be efficient, not more than 10% per year, review of NICU tariff aim to increase of 10%/year. Conclusion : this research shows that the development of NICU in BDT hospital is feasible as long as everybody has commitment to do the strategy and activities. Keyword : NICU, strategic plan, feasibility study, KPI, activity
Read More
B-2142
Depok : FKM-UI, 2020
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive