Hasil Pencarian :: Kembali

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query ::  Simpan CSV
cover
Jimmy Sakti Nanda Berguna; Pembimbing: Masyitoh; Penguji: Vetty Yulianty Permanasari, Purnawan Junadi, Bambang Dwipoyono, Margaretha Irene Baptistarini
Abstrak:
Peningkatan angka operasi sectio caesarea, kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan perioperatif yang memprioritaskan keselamatan pasien (patient safety) menjadi semakin mendesak. Enhanced Recovery After Caesarean Surgery telah diadopsi secara luas selama 10 tahun terakhir dipercaya dapat meningkatkan luaran klinis pascaoperasi. penelitian ini dirancang mengevaluasi implementasi serta memberikan rekomendasi penerapan ERACS di RS Permata Depok protokol ERACS yang diterapkan di RS Permata Depok belum pernah dievaluasi dari sudut pandang input, proses, dan output. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mix methods). Desain kuantitatif yang dipilih adalah desain potong lintang. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Permata Depok, pada bulan September-Desember 2023. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari segi input terdapat perbedaan daftar tilik pada edukasi preoperatif dan manajemen post-operatif SDM yang terlibat dalam ERACS sudah mencukupi, kecuali perawat anestesi. Fasilitas penunjang rumah sakit seperti gedung IGD, kamar bersalin, kamar operasi, dan ruang rawat sudah memadai untuk mengakomodasi kebutuhan ERACS. Obat-obatan yang tersedia di rumah sakit dari segi jumlah dan varian sudah memadai. Dari segi proses didapatkan bahwa kepatuhan terhadap protokol ERACS yang dinilai dari kelengkapan pengisian daftar tilik masih rendah yaitu 78%. Dari segi output didapatkan bahwa lama rawat inap SC ERACS lebih cepat, waktu hingga mobilisasi pasien SC ERACS lebih cepat yaitu 6 jam, kejadian infeksi luka operasi 0%, pasien 100% merasa puas. Perlu adanya pengkajian ulang terhadap daftar tilik, peningkatan teknologi digital, dan analisis ulang agar dapat diterapkan pada pasien JKN.

By the increasing of the caesare sectio operation, the needs to increase periopratif service prioritizing patient’s safety become urgent. Enhanced Recovery After Caesarean Surgery being addopted broadly in the past 10 years is believed can enhance clinical output post operation. This study was designed to evaluate the implementation and also to sugggest recommendations regarding the ERACS’s implementation at RS Permata Depok. The applied ERACS’s protocol at RS Permata Depok had been not evaluated from the view of input, process, and output. This study is mix method qualitative and quantitative by sequential exploratic’s design. The used qualitative’s approach is fenomenology’s approach. The choosen quantitative design is cross-sectional design. This study was conducted at Permata Depok Hospital from September to December 2023. The obtained result is from input there were differences at preorative education’s checklist and post operation management SDM involved in ERACS was sufficient except anestacy nurse. ICU Building, birthting room, operation room, inpatient room, also were sufficient to accommodate ERACS’s need. Drugs availability at hospital were also suficient both of variety and quantity. From a process perspective, the compliance to the ERACS’s protocol based on the checklist filled form’s completeness was low scoring, 78%. From output’s perspective gained that length of stay was short. Duration time to patient’s mobility was faster, 6 hours. Incident of wound inspection such as the wound post operation 0%. 100% people feel satisfied. It recommends restudying to digital technology improvement and re-analyzing to be applied to JKN patient.
Read More
B-2443
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Yundri Martiraz; Pembimbing: Ede Surya Darmawan; Penguji: Amal Chalik Sjaaf, Wachyu Sulistiadi, Frizar Irmansyah, Chairulsjah
Abstrak:
Dengan kemajuan dalam bidang kedokteran yang terus menerus melakukan peningkatan perbaikan layanan demi kepuasan dan keselamatan pasien yang lebih baik. ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Section) merupakan suatu kemajuan dalam layanan kedokteran terutama dalam bidang obstetric, dimana pendekatan multimodal dalam persiapan pre operasi, intra operasi, dan juga pasca operasi. ERACS merupakan kolaborasi multidisplin yang sangat menentukan keberhasilan luaran dari ERACS, kolaborasi anatar dokter spesialis obgyn, dokter spesialis anastesi, perawat/bidan, dan juga pasien itu sendiri. ERACS juga telah dilaksakan di RSIA Kemang Medical Care sejak November 2021 dan masih menjadi pilihan layanan untuk pasien yang akan melahirkan secara operasi terencana/elektif sampai dengan saat ini. Untuk itu dalam upaya untuk menjamin mutu pelayanan di RSIA Kemang Medical Care, maka perlu untuk mengukur efektivitas (length of stay, nyeri, dan biaya) dari penerapan protocol ERACS di RSIA Kemang Medical Care tahun 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kuantitatif cross sectional. Dimana data yang diambil merupakan data sekunder untuk melihat kepatuhan penerapan protocol ERACS yang dilihat berdasarkan daftar tilik ERACS RSIA Kemang Medical Care. Selain itu juga melihat kepatuhan masing-masing tenaga kesehatan yang terlibat begitu juga dengan kepatuhan pasien yang menjalankan proyokol ERACS. Wawancara dilakukan kepada beberapa pihak manajemen sebagai pemangku kebijakan untuk memperkuat hasil penelitian. Berdasarkan hasil analisis statistik, dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan (p value 0,04) antara kepatuhan penerapan protocol ERACS terhadap efektivitas ERACS di RSIA Kemang Medical Care. Dimana setiap kepatuhan penerapan protocol ERACS akan berpengaruh sebesar 8 kali terhadap efektivitas ERACS di RSIA Kemang Medical Care pada tahun 2022.

With advances in the medical field, we are continuously improving services for better patient satisfaction and safety. ERACS (Enhanced Recovery After Cesarean Section) is an advancement in medical services, especially in the field of obstetrics, where there is a multimodal approach in pre-operative, intra-operative and also post-operative preparation. ERACS is a multidisciplinary collaboration that really determines the success of ERACS outcomes, collaboration between ob-gyn specialists, anesthesiologists, nurses/midwives, and also the patients themselves. ERACS has also been carried out at RSIA Kemang Medical Care since November 2021 and is still the service of choice for patients who are going to give birth via planned/elective surgery until now. For this reason, in an effort to guarantee the quality of service at RSIA Kemang Medical Care, it is necessary to measure the effectiveness (length of stay, pain and costs) of implementing the ERACS protocol at RSIA Kemang Medical Care in 2022. This research uses a quantitative cross sectional study approach. Where the data taken is secondary data to see compliance with the implementation of the ERACS protocol which is seen based on the RSIA Kemang Medical Care ERACS checklist. Apart from that, it also looks at the compliance of each health worker involved as well as the compliance of patients who carry out the ERACS procedure. Interviews were conducted with several management parties as policy makers to strengthen the research results. Based on the results of statistical analysis, it was stated that there was a significant relationship (p value 0.04) between compliance with the implementation of the ERACS protocol and the effectiveness of ERACS at RSIA Kemang Medical Care. Where every compliance with the implementation of the ERACS protocol will have an impact of 8 times on the effectiveness of ERACS at RSIA Kemang Medical Care in 2022.
 
Read More
B-2433
Depok : FKM-UI, 2024
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Intan Nurhayati; Pembimbing: Mardiati Nadjib; Penguji: Pujiyanto, WFP Kaunang, Yudianto Budi Saroyo
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa hubungan penerapan operasi sesar metode ERACS (Enhanced Recovery After Sectio Surgery) dengan efisiensi biaya dan mutu layanan di RS Hermina Galaxy tahun 2022. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kohort retrospektif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa dengan menggunakan metode ERACS pada pasien tindakan operasi bedah sesar didapatkan efektivitas biaya dengan mutu layanan yang baik. Mutu layanan yang dinilai pada penelitian ini adalah mobilisasi yang lebih cepat, lama hari rawat yang lebih singkat, dan infeksi daerah operasi tidak ditemukan. Disarankan pada RS Hermina Galaxy untuk menggunakan metode ERACS pada pasien tindakan operasi bedah sesar agar mutu layanan meningkat dan menyebabkan pasien menjadi lebih nyaman pasca operasi SC dan biaya layanan menjadi lebih rendah daripada SC metode konvensional.

This study aims to analyze the relationship between the implementation of the ERACS (Enhanced Recovery After Sectio Surgery) method and the cost efficiency and quality of service at Hermina Galaxy Hospital in 2022. The research design used was a retrospective cohort with a quantitative and qualitative approach. The conclusion in this study is that by using the ERACS method in patients with cesarean section surgery, cost effectiveness with good service quality is obtained. The quality of service assessed in this study was faster mobilization, shorter length of stay, and no surgical site infections were found. It is recommended for Hermina Galaxy Hospital to use the ERACS method for cesarean section patients so that the quality of service increases and causes patients to be more comfortable after SC surgery and service costs are lower than conventional SC methods.
Read More
B-2346
Depok : FKM-UI, 2023
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
cover
Felicitas Nia Aryani; Pembimbing: Atik Nurwahyuni; Penguji: Prastuti Soewondo, Amal Chalik Sjaaf, Lulis Delawati, Erik Aditya
Abstrak: Pendahuluan : Permasalahan yang belum tuntas dalam upaya MDGs salah satunya adalah penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan penurunan Angka Kematian Bayi (AKB). Sejak terbitnya Peraturan Menteri Kesehatan no 26 tahun 2021 pada bulan Agustus tahun 2021 maka klaim INACBGs untuk bayi sehat dibayarkan dalam 1 (satu) paket persalinan ibunya. Di Rumah Sakit Kartika tindakan Sectio Caesaria merupakan tindakan bedah bidang kandungan yang paling banyak dilakukan setiap bulannya . Dengan adanya PMK tersebut maka Rumah Sakit mengalami selisih negatif. Persalinan SC dengan metode terbaru yaitu ERACS diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu dan menurunkan selisih tarif rumah sakit dengan tarif INACBGs. Metode ERACS sudah dilakukan sejak Desember 2021 terhadap seluruh pasien SC yang tidak memiliki kontraindikasi. Berdasarkan penelitian di atas maka peneliti ingin melakukan analisis hubungan penerapan SC Metode ERACS terhadap efisiensi biaya dan mutu layanan di RS Kartika Kasih, Sukabumi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis perbedaan tagihan setiap komponen layanan dan mutu layanan operasi SC metode ERACS dan non ERACS. Metode penelitian adalah penelitian non eksperimental dengan cara pengumpulan data secara cross sectional yang diolah dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Kartika Kasih sukabumi sejak Januari 2022 sampai Juni 2022. Hasil penelitian : terdapat hubungan antara penerapan SC metode ERACS dengan mutu layanan berupa lama hari rawat, waktu mobilisasi, diet pasca operasi dan kejadian infeksi pasca operasi dan tagihan layanan berupa komponen akomodasi, komponen obat, komponen bahan medis habis pakai, komponen pemeriksaan penunjang, komponen jasa medis dokter dan yotal seluruh taghan komponen di RS Kartika Kasih . Kesimpulan : terdapat hubungan antara penerapan SC dengan mutu layanan dan tagihan layanan di RS Kartika Kasih, Sukabumi
Read More
B-2276
Depok : FKM-UI, 2022
S2 - Tesis   Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
:: Pengguna : Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat
Library Automation and Digital Archive